https://mediaindonesia.com/read/detail/233188-politisasi-agama-jadi-problem-dalam-pemilu/
/
//
//
/*Politisasi Agama Jadi Problem Dalam Pemilu*/
Penulis: *Melalusa Susthira K* Pada: Kamis, 02 Mei 2019, 21:03 WIB
Politik dan Hukum <https://mediaindonesia.com/politik-dan-hukum>
<https://www.facebook.com/share.php?u=https://mediaindonesia.com/read/detail/233188-politisasi-agama-jadi-problem-dalam-pemilu>
<https://twitter.com/home/?status=Politisasi Agama Jadi Problem Dalam
Pemilu
https://mediaindonesia.com/read/detail/233188-politisasi-agama-jadi-problem-dalam-pemilu
via @mediaindonesia>
Politisasi Agama Jadi Problem Dalam Pemilu
<https://disk.mediaindonesia.com/thumbs/1200x-/news/2019/05/50c86322027cc9546c5c3db02ef17b8b.jpg>
/MI/ BARY FATHAHILAH/
Spanduk Tolak Politik Isu SARA
POLITISASI agama yang dinilai mengemuka sejak Pilkada DKI Jakarta tahun
2017 lalu, lantas bergulir di panggung Pemilu 2019. Menurut Dosen
Program Studi Agama dan Lintas Budaya UGM Achmad Munjid agama dan
politik menjadi isu besar yang sengaja dieksploitasi dalam pemilu demi
mendulang suara.
Padahal menurutnya, agama dan politik ibarat minyak dan api, sehingga
menggabungkannya justru akan menghasilkan kobaran api, dan bukan pencerahan.
"Politik identitas jadi problem yang sangat besar di pemilu, agama
dieksploitasi untuk mobilisasi politik," terang Achmad dalam diskusi
Politics and Religion in Indonesia yang diselenggarakan AMINEF di
auditorium CSIS, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Kamis (2/4).
*Baca juga: *Masyarakat Harus Waspada Bahaya Politisasi Agama
<https://mediaindonesia.com/read/detail/227611-masyarakat-harus-waspada-bahaya-politisasi-agama>
Tidak hanya isu agama yang dipolitisasi, identitas eksklusif lainnya
seperti suku dan ras juga ikut dimainkan. Menurut Achmad, identitas
agama tumbuh pasca reformasi. Hal tersebut ia nilai merupakan buah atas
terepresinya ruang berekspresi di publik yang dibungkam selama era Orde
Baru.
"Dalam kaitan dengan itu sebetulnya itu masih euphoria pasca reformasi,
dulu sebelum reformasi kan negara begitu kuat rakyat nggak bisa apa-apa.
Jadi ada sedikit apa-apa negara langsung sikat," terang Ahmad.
Perihal arah bangsa Indonesia yang dikhawatirkan semakin bergerak ke
arah 'kanan' serta mengarah pada radikalisme. Peneliti dari Departement
of Sociology, Anthropology, and Social Work University of North Florida,
Amerika Serikat, Prof Ronald Lukens-Bull PhD mengatakan bahwa masyarakat
Indonesia justru lebih berkembang ke arah formalisme dalam beragama.
"Masyarakat di publik terlihat sangat formalisme. Formalisme merupakan
pengkhianatan atas prioritas pribadi. Saya berharap masyarakat lebih
berfokus pada prioritas pribadi," ujar Lukens.
Lukens, maupun Direktur Eksekutif Perkumpulan untuk Pemilu dan Demokrasi
(Perludem), Titi Anggraini yang juga ikut mengisi acara, sama-sama
mengkritisi berlakunya presidential threshold yang dinilai membuat
masyarakat terdampak pada politisasi agama dan akhirnya menjadi
terpolarisasi.
Menurut Titi, apabila presidential threshold dihapuskan dan diganti
dengan formula yang lebih ramah dan fleksibel maka dapat memunculkan
opsi yang lebih beragam pada masyarakat, dengan harapan membawa banyak
gagasan baru sehingga dapat mengalihkan isu-isu usang sebelumnya.
"Mengusulkan penghapusan ambang batas pencalonan presiden, sehingga
nanti tidak kemudian terjadi polarisasi yang begitu membelah, tetapi
bagaimana saluran-saluran politik itu bisa difasilitasi oleh keragaman
pilihan," pungkas Titi.
Acara diskusi yang diselenggarakan oleh Centre for Strategic and
International Studies (CSIS), American Indonesian Exchange Foundation
(Aminef), Fullbright, dan United States – Indonesia Society (Usindo)
tersebut dibuka oleh Direktur Eksekutif AMINEF, Alan H Feinstein.
Sedangkan jalannya diskusi dimoderatori oleh Direktur CSIS Philip J.
Vermonte. Selain itu hadir pula narasumber lainnya yakni peneliti
Institute for Policy Analysis of Conflict (IPAC), Nava Nuraniyah dan
Peneliti CSIS, Noory Okthariza. (OL-4)
<https://www.facebook.com/share.php?u=https://mediaindonesia.com/read/detail/233188-politisasi-agama-jadi-problem-dalam-pemilu>
<https://twitter.com/home/?status=Politisasi Agama Jadi Problem Dalam
Pemilu
https://mediaindonesia.com/read/detail/233188-politisasi-agama-jadi-problem-dalam-pemilu
via @mediaindonesia>
**