Susi harusnya berpikir seluas samudra dengan mempertimbangkan situasi kawasan yang sedang dipecahbelah negara-negara imperialis. Selama ini TNI-AL sudah berusaha menahan diri menjaga solidaritas ASEAN. Kalau tidak, 1 peluru saja ditembakkan terarah ke kapal negara tetangga, berarti Susi telah menghilangkan hak ekonomi eksklusif Indonesia (200 mil). Kalau neng Susi tidak ngerti bahasa hukum ini cobalah pahami suara hati mafia impor beras seandainya Vietnam menolak jual berasnya. Apa Susi tidak kasihan para bajingan importir itu bakal sedih? Maka berpikirlah lebih dalam dari lautan. Insiden laut mutakhir: https://youtube.com/embed/4k5RFh_k6Ts
--- ilmesengero@... wrote: Mengapa ditengelamkan? Kalau disita berarti bisa dijual [dilelang] atau diberikan kepada koperasi nelayan dan akan lebih menguntungkan dari pada ditengelamkan. Cuma saja kalau diberikan kepada koperasi nelayan apakah para nelayan yang bergambung dalam koperasi mempunyai keahlian untuk mengurus dan menjalankan kapal-kapal tsb. Maka oleh karena itu mereka mempunyai armada perikanan laut yang cukuo besar dibandingkan dengan negara-negara Asean lainnya. Pada masa komunis berkuasa di Europa Timur, pada masa itu Vietnam mengirm mungkin sekali ribuan pemuda untuk belajar tentang penangkapan ikan dengan kapal, mereka belajar menjadi nahkoda, menjadi masinnis dan awak kapal. Saya kira waktu tidak ada dari RI yang dikirim, terkecuali pembuatan kapal, tetapi hanya beberapa orang saja. On Sat, May 4, 2019 at 5:02 PM j.gedearka wrote: https://www.antaranews.com/berita/856099/susi-pudjiastuti-pimpin-penenggelaman- 26-kapal-asing-di-kalbar Susi Pudjiastuti pimpin penenggelaman 26 kapal asing di Kalbar Sabtu, 4 Mei 2019 19:53 WIB Pontianak (ANTARA) - Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti memimpin langsung penenggelaman 26 Kapal Ikan Asing Ilegal di wilayah Kalimantan Barat. "Pemusnahan kapal ini untuk kesekian kalinya kita lakukan sebagai jalan keluar dari pencegahan illegal fishing di wilayah perairan kita. Dengan hal ini diharapkan sumber daya kelautan dan perikanan kita bisa dinikmati masyarakat kita sendiri, bukan nelayan dari luar," kata Susi saat kegiatan pemusnahan Kapal Ikan Asing Ilegal di Kantor PSDKP Pontianak, Sabtu. Selama ini katanya, dengan aksi pencurian nelayan asing di wilayah perairan Indonesia mengakibatkan pendapatan sumber daya laut dari masyarakat terus mengalami penurunan. Stok ikan di Indonesia yang puluhan juta ton menurun hingga hanya beberapa juta ton beberapa tahun lalu yang dikarenakan 10 ribu kapal asing beroperasi di Indonesia. "Stok ikan kita, puluhan juta ton, berkurang menjadi 7,1 juta ton di tahun 2014. Otomatis, rumah tangga nelayan kita berkurang hampir separuhnya dan menyebabkan 115 eksportir ikan tutup karena kekurangan bahan baku," tuturnya. Dengan penenggelaman kapal ini diharapkan bisa memberikan efek jera bagi nelayan asing untuk menjarah wilayah perairan Indonesia. Ini juga mendapat persetujuan dari Presiden Joko Widodo, karena menurutnya, memang tidak ada jalan lain selain melakukan tindakan tegas dengan penenggelaman kapal tersebut. "Ini merupakan langkah tegas kita untuk menakutkan nelayan dari negara lain, karena kita juga terus memberikan peringatan kepada negara lain melalui Dubesnya dan pengusahanya," kata dia. Di tempat yang sama, Gubernur Kalimantan Barat Sutarmidji menyatakan dukungannya terhadap pemusnahan kapal asing yang menangkap ikan di perairan Indonesia, termasuk di perairan Kalbar. "Saya sangat setuju kalau kapal asing yang sudah ditangkap kemudian ditenggelamkan. Karena kalau harus dilelang atau diserahkan kepada nelayan itu justru menjatuhkan marwah negara kita," kata Sutarmidji. Selain itu, jika kapal asing yang ditangkap di lelang atau diserahkan kepada nelayan, banyak hal yang harus dipertimbangkan, seperti perbaikan alat tangkapnya, permodalan bagi nelayan dan seolah-olah kita memanfaatkan barang bukti untuk masyarakat kita dan ini tentu tidak baik. Ia menilai, dengan proses hukum yang cukup panjang untuk pemusnahan barang bukti kapal seperti saat ini, dapat menimbulkan perkara baru, bila sang pemilik kapal bebas di pengadilan. "Karena penangkapan ikan secara ilegal merupakan kejahatan terhadap negara, itu hukumannya harus tegas. Makanya saya sangat mendukung penenggelaman kapal asing tersebut," katanya. Pewarta: Rendra Oxtora Editor: Nurul Hayat COPYRIGHT © ANTARA 2019 #yiv6824178200 -- #yiv6824178200ygrp-mkp {border:1px solid #d8d8d8;font-family:Arial;margin:10px 0;padding:0 10px;}#yiv6824178200 #yiv6824178200ygrp-mkp hr {border:1px solid #d8d8d8;}#yiv6824178200 #yiv6824178200ygrp-mkp #yiv6824178200hd {color:#628c2a;font-size:85%;font-weight:700;line-height:122%;margin:10px 0;}#yiv6824178200 #yiv6824178200ygrp-mkp #yiv6824178200ads {margin-bottom:10px;}#yiv6824178200 #yiv6824178200ygrp-mkp .yiv6824178200ad {padding:0 0;}#yiv6824178200 #yiv6824178200ygrp-mkp .yiv6824178200ad p {margin:0;}#yiv6824178200 #yiv6824178200ygrp-mkp .yiv6824178200ad a {color:#0000ff;text-decoration:none;}#yiv6824178200 #yiv6824178200ygrp-sponsor #yiv6824178200ygrp-lc {font-family:Arial;}#yiv6824178200 #yiv6824178200ygrp-sponsor #yiv6824178200ygrp-lc #yiv6824178200hd {margin:10px 0px;font-weight:700;font-size:78%;line-height:122%;}#yiv6824178200 #yiv6824178200ygrp-sponsor #yiv6824178200ygrp-lc .yiv6824178200ad {margin-bottom:10px;padding:0 0;}#yiv6824178200 #yiv6824178200actions {font-family:Verdana;font-size:11px;padding:10px 0;}#yiv6824178200 #yiv6824178200activity {background-color:#e0ecee;float:left;font-family:Verdana;font-size:10px;padding:10px;}#yiv6824178200 #yiv6824178200activity span {font-weight:700;}#yiv6824178200 #yiv6824178200activity span:first-child {text-transform:uppercase;}#yiv6824178200 #yiv6824178200activity span a {color:#5085b6;text-decoration:none;}#yiv6824178200 #yiv6824178200activity span span {color:#ff7900;}#yiv6824178200 #yiv6824178200activity span .yiv6824178200underline {text-decoration:underline;}#yiv6824178200 .yiv6824178200attach {clear:both;display:table;font-family:Arial;font-size:12px;padding:10px 0;width:400px;}#yiv6824178200 .yiv6824178200attach div a {text-decoration:none;}#yiv6824178200 .yiv6824178200attach img {border:none;padding-right:5px;}#yiv6824178200 .yiv6824178200attach label {display:block;margin-bottom:5px;}#yiv6824178200 .yiv6824178200attach label a {text-decoration:none;}#yiv6824178200 blockquote {margin:0 0 0 4px;}#yiv6824178200 .yiv6824178200bold {font-family:Arial;font-size:13px;font-weight:700;}#yiv6824178200 .yiv6824178200bold a {text-decoration:none;}#yiv6824178200 dd.yiv6824178200last p a {font-family:Verdana;font-weight:700;}#yiv6824178200 dd.yiv6824178200last p span {margin-right:10px;font-family:Verdana;font-weight:700;}#yiv6824178200 dd.yiv6824178200last p span.yiv6824178200yshortcuts {margin-right:0;}#yiv6824178200 div.yiv6824178200attach-table div div a {text-decoration:none;}#yiv6824178200 div.yiv6824178200attach-table {width:400px;}#yiv6824178200 div.yiv6824178200file-title a, #yiv6824178200 div.yiv6824178200file-title a:active, #yiv6824178200 div.yiv6824178200file-title a:hover, #yiv6824178200 div.yiv6824178200file-title a:visited {text-decoration:none;}#yiv6824178200 div.yiv6824178200photo-title a, #yiv6824178200 div.yiv6824178200photo-title a:active, #yiv6824178200 div.yiv6824178200photo-title a:hover, #yiv6824178200 div.yiv6824178200photo-title a:visited {text-decoration:none;}#yiv6824178200 div#yiv6824178200ygrp-mlmsg #yiv6824178200ygrp-msg p a span.yiv6824178200yshortcuts {font-family:Verdana;font-size:10px;font-weight:normal;}#yiv6824178200 .yiv6824178200green {color:#628c2a;}#yiv6824178200 .yiv6824178200MsoNormal {margin:0 0 0 0;}#yiv6824178200 o {font-size:0;}#yiv6824178200 #yiv6824178200photos div {float:left;width:72px;}#yiv6824178200 #yiv6824178200photos div div {border:1px solid #666666;min-height:62px;overflow:hidden;width:62px;}#yiv6824178200 #yiv6824178200photos div label {color:#666666;font-size:10px;overflow:hidden;text-align:center;white-space:nowrap;width:64px;}#yiv6824178200 #yiv6824178200reco-category {font-size:77%;}#yiv6824178200 #yiv6824178200reco-desc {font-size:77%;}#yiv6824178200 .yiv6824178200replbq {margin:4px;}#yiv6824178200 #yiv6824178200ygrp-actbar div a:first-child {margin-right:2px;padding-right:5px;}#yiv6824178200 #yiv6824178200ygrp-mlmsg {font-size:13px;font-family:Arial, helvetica, clean, sans-serif;}#yiv6824178200 #yiv6824178200ygrp-mlmsg table {font-size:inherit;font:100%;}#yiv6824178200 #yiv6824178200ygrp-mlmsg select, #yiv6824178200 input, #yiv6824178200 textarea {font:99% Arial, Helvetica, clean, sans-serif;}#yiv6824178200 #yiv6824178200ygrp-mlmsg pre, #yiv6824178200 code {font:115% monospace;}#yiv6824178200 #yiv6824178200ygrp-mlmsg * {line-height:1..22em;}#yiv6824178200 #yiv6824178200ygrp-mlmsg #yiv6824178200logo {padding-bottom:10px;}#yiv6824178200 #yiv6824178200ygrp-msg p a {font-family:Verdana;}#yiv6824178200 #yiv6824178200ygrp-msg p#yiv6824178200attach-count span {color:#1E66AE;font-weight:700;}#yiv6824178200 #yiv6824178200ygrp-reco #yiv6824178200reco-head {color:#ff7900;font-weight:700;}#yiv6824178200 #yiv6824178200ygrp-reco {margin-bottom:20px;padding:0px;}#yiv6824178200 #yiv6824178200ygrp-sponsor #yiv6824178200ov li a {font-size:130%;text-decoration:none;}#yiv6824178200 #yiv6824178200ygrp-sponsor #yiv6824178200ov li {font-size:77%;list-style-type:square;padding:6px 0;}#yiv6824178200 #yiv6824178200ygrp-sponsor #yiv6824178200ov ul {margin:0;padding:0 0 0 8px;}#yiv6824178200 #yiv6824178200ygrp-text {font-family:Georgia;}#yiv6824178200 #yiv6824178200ygrp-text p {margin:0 0 1em 0;}#yiv6824178200 #yiv6824178200ygrp-text tt {font-size:120%;}#yiv6824178200 #yiv6824178200ygrp-vital ul li:last-child {border-right:none !important;}#yiv6824178200
