https://www.antaranews.com/berita/860082/situng-kpu-sudah-memasukkan-data-suara-
di-70529-persen-tps
Situng KPU sudah memasukkan data
suara di 70,529 persen TPS
Selasa, 7 Mei 2019 23:51 WIB
Hasil Situng KPU pukul 22:45:03 WIB (Antaranews/KPU)
Jakarta (ANTARA) - Sistem Informasi Penghitungan Suara Komisi Pemilihan
Umum (Situng KPU) pada Selasa pukul 22.45 WIB telah memasukkan data dari
573.649 tempat pemungutan suara, total ada 813.350 TPS di seluruh
Indonesia dan luar negeri, atau sebanyak 70,529 persen.
Dari laman https://pemilu2019.kpu.go.id yang dipantau ANTARA
memperlihatkan, dari jumlah input data yang telah mencapai 70,529 persen
tersebut, pasangan capres-cawapres 01, Joko Widodo-Ma'ruf Amin,
memperoleh 56,26 persen atau 60.803.616 suara.
Sementara, pasangan capres-cawapres 02, Prabowo Subianto-Sandiaga
Salahuddin Uno, mendapat 43,74 persen atau 47.265.500 suara.
Dalam sebaran di tingkat provinsi, beberapa provinsi sudah hampir
menyelesaikan input data C1, misalnya Provinsi Bengkulu sudah 100
persen, Gorontalo 99,8 persen, Bali 99,0 persen, Sulawesi Barat 98,2
persen, Sulawesi Tenggara 98,2 persen, dan Kepulauan Bangsa Belitung
98,0 persen.
Ada dua provinsi yang tingkat penyelesaian input C1 masih minimal, yakni
Papua meng-input data C1 sebesar 7,4 persen dan Papua Barat 20,3 persen.
Dalam disclaimer Situng, KPU menyatakan bahwa data entri yang
ditampilkan pada menu hitung suara adalah data yang disalin apa
adanya/sesuai dengan angka yang tertulis pada salinan Formulir C1 yang
diterima KPU kabupaten/kota dari KPPS.
Apabila terdapat kekeliruan pengisian data pada Formulir C1, dapat
dilakukan perbaikan pada rapat pleno terbuka rekapitulasi di tingkat
kecamatan.
Apabila terdapat perbedaan data antara entri di Situng dan salinan
Formulir C1, akan dilakukan koreksi sesuai data yang tertulis di salinan
Formulir C1.
Data yang ditampilkan di Situng bukan merupakan hasil resmi penghitungan
perolehan suara. Penetapan hasil rekapitulasi penghitungan perolehan
suara dilakukan secara berjenjang sesuai tingkatannya dalam rapat pleno
terbuka.
Pewarta: Riza Harahap
Editor: Eddy K Sinoel
COPYRIGHT © ANTARA 2019