Selandia Baru Bakal Menjadi Penghubung Penting Tiongkok dan Amerika Latin
http://indonesian.cri.cn/20190508/2a82664e-5e06-2829-3da4-35bc321c20b0.html
2019-05-08 10:54:09
Menurut Biro Statistik Selandia Baru, Tiongkok selama beberapa tahun
ini telah menjadi mitra dagang terbesar, pasar ekspor terbesar dan
negeri pengimpor terbesar bagi Selandia Baru melampaui Australia.
Tiongkok dan Selandia Baru kini telah merealisasi target volume
perdagangan bilateral lebih dari 30 miliar dolar Selandia Baru.
Singkat kata, politik Selandia Baru terhadap Tiongkok adalah
bijaksana dan pragmatis. Selandia Baru adalah negara Barat pertama yang
menandatangani persetujuan perdagangan bebas dengan Tiongkok, juga
negara maju pertama yang menjadi anggota pendiri Bank Investasi
Infrastruktur Asia AIIB yang diprakarsai Tiongkok.
Selandia Baru adalah negarab paling awal yang berpartisipasi dalam
inisiatif Sabuk dan Jalan. Namun, setelah pemerintahan baru Partai Buruh
berkuasa, langkah Selandia Baru untuk berpartisipasi dalam Sabuk dan
Jalan mulai melambat. Hubungan kedua negara belakangan ini kembali
memanas. Pertemuan Puncak Bisnis Tiongkok 2019 Selandia Baru digelar di
Auckland, kota terbesar di Selandia Baru. Menteri Perdagangan dan
Pertumbuhan Ekspor Selandia Baru David Parker dalam pertemuan tersebut
mengatakan, Selandia Baru dan Tiongkok memiliki ruang yang luas untuk
mencapai kerja sama saling menguntungkan di bidang pembangunan Sabuk dan
Jalan, peningkatan transparansi maupun inovasi sistem. Kini, Selandia
Baru bersama dengan enam negara lainnya termasuk Rusia tengah bekerja
sama untuk mengadakan penyelarasan mengenai standar akuntansi
negara-negara peserta inisiatif Sabuk dan Jalan.
Selandia Baru kini tengah mempertimbangkan untuk memimpin sebuah
proyek ambisius, yaitu pembangunan sebuah jalur transportasi udara dan
laut dari Tiongkok menuju Amerika Latin yang bertransit di Selandia
Baru. Dalam kerangka Sabuk dan Jalan, ide berani tersebut akan
menjadikan Selandia Baru sebagai sebuah penghubung penting transportasi
dan perdagangan antara Asia dan Amerika-Latin. Jika proyek tersebut
mencapai sukses, hal itu akan menyediakan peluang besar bagi Selandia Baru.
Satu bulan yang lalu, PM Selandia Baru Jacinda Ardern mengunjungi
Tiongkok, dan sebelumnya, di Selandia Baru baru telah terjadi serangan
teroris yang cukup serius. Kunjungannya ke Tiongkok pada situasi yang
menegangkan tersebut menunjukkan bahwa pemerintah Selandia Baru sangat
mementingkan hubungannya dengan Tiongkok.
Menurut Biro Statistik Selandia Baru, Tiongkok selama tahun-tahun ini
telah menjadi mitra dagang terbesar, pasar ekspor terbesar dan negeri
pengimpor terbesar bagi Selandia Baru dengan melampaui Australia.
Tiongkok dan Selandia Baru kini telah merealisasi target volume
perdagangan bilateral lebih dari 30 miliar dolar Selandia Baru.
Singkat kata, politik Selandia Baru terhadap Tiongkok adalah
bijaksana dan pragmatis. Selandia Baru adalah negara Barat pertama yang
menandatangani persetujuan perdagangan bebas dengan Tiongkok, juga
negara maju pertama yang menjadi anggota pendiri Bank Investasi
Infrastruktur Asia AIIB yang diprakarsai Tiongkok.
Selandia Baru paling awal berpartisipasi dalam inisiatif Sabuk dan
Jalan. Namun, setelah naik panggungnya pemerintah baru Partai Buruh,
langkah Selandia Baru untuk berpartisipasi dalam Sabuk dan Jalan
diperlamban. Hubungan kedua negara belakangan ini memanas lagi.
Pertemuan Puncak Bisnis Tiongkok 2019 Selandia Baru dibgelar di
Auckland, kota terbesar Selandia Baru. Menteri Perdagangan dan
Pertumbuhan Ekspor Selandia Baru David Parker di depan pertemuan itu
mengatakan, Selandia Baru dan Tiongkok memiliki ruang luas untuk
mencapai kerja sama saling menguntungkan di bidang-bidang pembangunan
Sabuk dan Jalan, peningkatan transparansi maupun inovasi sistem. Kini,
Selandia Baru bersama dengan enam negara lain termasuk Rusia tengah
bekerja sama untuk mengadakan penyelarasan mengenai standar akuntansi
negara-negara peserta inisiatif Sabuk dan Jalan.
Selandia Baru kini tengah mempertimbangkan untuk mempromosi sebuah
proyek ambisius, yaitu pembangunan sebuah jalur transportasi udara dan
laut dari Tiongkok menuju Amerika-Latin dengan transit di Selandia Baru.
Dalam kerangka Sabuk dan Jalan, ide berani tersebutakan menjadikan
Selandia Baru sebagai sebuah terminal perhubungandan perdagangan yang
penting antara Asia dan Amerika-Latin. Kalua proyek tersebut mencapai
sukses, itu akan menyediakan peluang besar kepada Selandia Baru.
PM Selandia Baru Jacinda Ardern mengunjungi Tiongkok satu bulan yang
lalu, dan sebelumnya di Selandia Baru baru terjadi serangan teroris yang
serius. Kunjungannya keTiongkok pada saat situasi tegang di dalam negeri
menunjukkan bahwa pemerintah Selandia Baru sangat mementingkan
hubungannya dengan Tiongkok.
---
此電子郵件已由 AVG 檢查病毒。
http://www.avg.com