https://news.detik.com/berita/d-4543381/ketum-pbnu-jangan-marah-kalau-banyak-orang-china-kerja-di-
sini?tag_from=news_mostpop
Kamis 09 Mei 2019, 21:19 WIB
Ketum PBNU: Jangan Marah Kalau Banyak
Orang China Kerja di Sini
Jefrie Nandy Satria - detikNews
Share *0*
<https://news.detik.com/berita/d-4543381/ketum-pbnu-jangan-marah-kalau-banyak-orang-china-kerja-di-sini?tag_from=news_mostpop#>
Tweet
<https://news.detik.com/berita/d-4543381/ketum-pbnu-jangan-marah-kalau-banyak-orang-china-kerja-di-sini?tag_from=news_mostpop#>
Share *0*
<https://news.detik.com/berita/d-4543381/ketum-pbnu-jangan-marah-kalau-banyak-orang-china-kerja-di-sini?tag_from=news_mostpop#>
108 komentar
<https://news.detik.com/berita/d-4543381/ketum-pbnu-jangan-marah-kalau-banyak-orang-china-kerja-di-sini?tag_from=news_mostpop#>
Ketum PBNU: Jangan Marah Kalau Banyak Orang China Kerja di Sini Duta
Besar China untuk Indonesia Xiao Qian dan Ketum PBNU Said Aqil Siroj.
(Jefri NS/detikcom)
*Jakarta* - Ketua Umum PBNU Said Aqil Siroj
<https://www.detik.com/tag/said-aqil-siroj> melihat masih sedikit warga
Indonesia yang menguasai bahasa Mandarin. Padahal banyak petunjuk kerja
di dunia industri menggunakan bahasa Mandarin. Ini membuat pelaku
industri memilih mendatangkan tenaga kerja asing dari China.
"La, insinyur Indonesia jarang bisa bahasa China. Makanya tenaga China
dibagi, dibawa ke Indonesia. Jangan marah kalau banyak orang China kerja
di sini, karena katalog itu bahasa China, bukan bahasa Inggris. Orang
Indonesia banyak yang nggak bisa bahasa China," kata Said di Pondok
Pesantren Luhur Al-Tsaqafah, Jalan M Kahfi 1, Jagakarsa, Jakarta
Selatan, Kamis (9/5/2019).
*Baca juga: *Dubes China dan Ketum PBNU Buka Bersama dan Santuni Santri
<https://news.detik.com/read/2019/05/09/204205/4543340/10/dubes-china-dan-ketum-pbnu-buka-bersama-dan-santuni-santri>
Wajar saja, menurut Said, bila banyak insinyur Negeri Tirai Bambu
bekerja di Indonesia. Untuk menekan jumlah tenaga kerja China di
Indonesia, Indonesia harus menguasai bahasa mereka.
"Kalau ingin kita mengurangi orang China, harus bisa bahasa China," kata
Said.
Said mengaku pernah menerima cerita dari Wakil Presiden Jusuf Kalla
perihal banyaknya pekerja China di Indonesia, JK menjelaskan kepada dia
soal sebabnya.
"Karena China bawa teknologi, bawa mesin, bawa modal. Katalognya mesin
bahasa China," kata dia.
*Baca juga: *Dubes China dan Said Aqil Isi Kuliah Umum di Universitas NU
Cirebon
<https://news.detik.com/read/2017/03/15/134938/3447424/10/dubes-china-dan-said-aqil-isi-kuliah-umum-di-universitas-nu-cirebon>
Said baru saja menerima Duta Besar China untuk Indonesia Xiao Qian di
pondok pesantren ini. Xiao Qian menyerahkan santunan kepada santri dan
memastikan program beasiswa untuk putra-putri NU terus berjalan.
"Yang ketiga, kami akan terus menyediakan beasiswa kepada PBNU. Yang
berminat untuk berkuliah ke sana bisa kabarkan kami dan kami bersedia
memberikan bantuan," tutur Xiao Qian, dibantu penerjemah.
*(dnu/nvl)
*
**