Ustadznya Prabowo ?

Pada tanggal Jum, 10 Mei 2019 pukul 06.13 Chalik Hamid
[email protected] [GELORA45] <[email protected]> menulis:

>
>
>
>
> ----- Pesan yang Diteruskan -----
> *Dari:* Marco 45665 [email protected] [sastra-pembebasan] <
> [email protected]>
> *Kepada:* '[email protected]' [email protected]
> [temu_eropa] <[email protected]>; Chalik Hamid <
> [email protected]>; Sheila Kartika
> [email protected] [PERS-Indonesia] <[email protected]>;
> [email protected] <[email protected]>; Eric DMS <
> [email protected]>; RKB <[email protected]>;
> Bh.jo [email protected] <[email protected]>
> *Cc:* "[email protected]" <[email protected]>;
> [email protected] <[email protected]>; Sahala
> Silalahi <[email protected]>
> *Terkirim:* Kamis, 9 Mei 2019 12.32.14 GMT+2
> *Judul:* #sastra-pembebasan# Re: [temu_eropa] Bachtiar Nasir Tersangka,
> JK Sebut Hukum tidak Pandang Profesi
>
>
>
> *... Tapi ''Ustad Korupt '' - Bachtiar Nasir ini mati2-an dibela PRABOWO
> dan kubu-nya ....*
> Note;
> Maka Jangan  heran jika Para Filosof Klasik pun sudah bisa menyamakan dan
> menilai Tindakan seperti dng sebuah kalimat sbb:
>
>    - *Balbus balbum amat, quoniam verba sua capessit* – Stuttered badly
>    loves(each others) by having their own same identity
>    - Dan Pepatah Indonesia analogis menyamakannya sebagai : GAYUNG
>    disambut Gayung
>
>
> On Wed, 8 May 2019 at 16:41,
>
> Allah pun tidak membedakan apakah Ia seorang Ustadz atau Haji ataupun
> Kiayi... Jika Ia melanggar Hukum  maka Allah pun akan memberikan
> wewenangnya dan sepenuhnya kepada Pengadilan Negara setempat untuk
> Menghukum Umatnya ( Terdakwa. ) ... (lebih2 lagi jika Ia seorang Ustadz,
> yang seharusnya memberikan teladan yang terbaik bagi Umatnya .....dan Bukan
> sebaliknya au terbalik-balik  🙃.......    🤔😁
>
> On Tue, 7 May 2019 at 21:01, 'j.gedearka' [email protected]
> [temu_eropa] <[email protected]> wrote:
>
>
>
>
>
> https://mediaindonesia.com/read/detail/233981-bachtiar-nasir-tersangka-jk-sebut-hukum-tidak-pandang-profesi
>
> *Bachtiar Nasir Tersangka, JK Sebut Hukum tidak * *Pandang Profesi*
> Penulis: *Dero Iqbal Mahendra* Pada: Selasa, 07 Mei 2019, 16:45 WIB Politik
> dan Hukum <https://mediaindonesia.com/politik-dan-hukum>
> 
> <https://www.facebook.com/share.php?u=https://mediaindonesia.com/read/detail/233981-bachtiar-nasir-tersangka-jk-sebut-hukum-tidak-pandang-profesi>
> 
> <https://twitter.com/home/?status=Bachtiar%20Nasir%0D%20%20%20%20%20%20%20%20%20%20%20%20Tersangka,%20JK%20Sebut%20Hukum%20tidak%20Pandang%20Profesi%0Dhttps://mediaindonesia.com/read/detail/233981-bachtiar-nasir-tersangka-jk-sebut-hukum-tidak-pandang-profesi%0D%20%20%20%20%20%20%20%20%20%20%20%20via%20@mediaindonesia>
> [image: Bachtiar Nasir Tersangka, JK Sebut Hukum tidak Pandang Profesi]
> <https://disk.mediaindonesia.com/thumbs/1200x-/news/2019/05/0d56b3fcbeab8a98ea6ae83f6af52550.jpg>
>
> *MI/Ramdani*
> Wapres Jusuf Kalla
>
> WAKIL Presiden Jusuf Kalla menyebut anggapan adanya kriminalisasi ulama
> dalam proses penetapan tersangka mantan Ketua Gerakan nasional Pengawal
> Fatwa (GNPF) MUI Bachtiar Nasir, tidak tepat.
>
> JK menyebut siapapun yang melanggar hukum harus menerima konsekuensi
> karena semua orang memiliki posisi yang sama di mata hukum. Oleh karena
> itu, siapa pun yang melanggar dan terbukti bersalah dalam hukum tentu harus
> menjalani proses hukum.
>
> "Siapa saja, apakah pedagang, orang biasa, atau ustaz, jadi siapa saja,"
> tutur Jusuf Kalla saat ditemui di Kantor Wakil Presiden Jakarta, Selasa
> (7/5).
>
> *Baca juga: Besok, Bareskrim akan Periksa Bachtiar Nasir Sebagai Tersangka
> <https://mediaindonesia.com/read/detail/233870-bareskrim-akan-periksa-bachtiar-nasir-besok>*
>
> Ia pun menjelaskan yang terkena kasus kriminal tak terkait kepakarannya
> sebagai ustaz tetapi personalnya. Pun, JK meminta harus ada pembuktian
> benar tidaknya seseorang melanggar hukum.
>
> Sebelumnya, kepolisian menetapkan mantan Ketua GNPF Bachtiar Nasir menjadi
> tersangka dalam kasus dugaan kasus dugaan tindak pidana pencucian uang
> (TPPU) terkait dana Yayasan Keadilan Untuk Semua (YKUS) tahun 2017.
>
> Kasus dugaan TPPU YKUS memang telah ditangani Bareskrim sejak 2017. Saat
> itu, polisi menegaskan ada aliran dana dari Bachtiar Nasir, yang merupakan
> Ketua GNPF MUI, ke Turki. Padahal dana yang dikumpulkan di rekening YKUS
> untuk donasi Aksi Bela Islam 411 dan 212 di akhir tahun 2016. Diduga dana
> tersebut diselewengkan.(OL-5)
> 
> <https://www.facebook.com/share.php?u=https://mediaindonesia.com/read/detail/233981-bachtiar-nasir-tersangka-jk-sebut-hukum-tidak-pandang-profesi>
> 
> <https://twitter.com/home/?status=Bachtiar%20Nasir%0D%20%20%20%20%20%20%20%20%20%20Tersangka,%20JK%20Sebut%20Hukum%20tidak%20Pandang%20Profesi%0Dhttps://mediaindonesia.com/read/detail/233981-bachtiar-nasir-tersangka-jk-sebut-hukum-tidak-pandang-profesi%0D%20%20%20%20%20%20%20%20%20%20via%20@mediaindonesia>
>
>
>
>
>
> 
>

Kirim email ke