IMF Peringatkan Perang Tarif AS Rusak Perdagangan Global
CNN Indonesia | Sabtu, 08/06/2019 12:00 WIB
Bagikan :
IMF Peringatkan Perang Tarif AS Rusak Perdagangan GlobalIMF mengingatkan
peningkatan tarif impor yang dilakukan Amerika Serikat (AS) kepada China
dan negara lainnya dapat merusak sistem perdagangan global.(Goh Chai Hin
/ AFP)
Jakarta, CNN Indonesia -- Dana Moneter Internasional (*IMF
<https://www.cnnindonesia.com/tag/imf>*) mengingatkan peningkatan *tarif
impor <https://www.cnnindonesia.com/tag/tarif-impor>*yang dilakukan
Amerika Serikat (AS) kepada China dan negara lainnya dapat merusak
sistem perdagangan global.*Perang
dagang*<https://www.cnnindonesia.com/tag/perang-dagang>yang dikibarkan
AS itu juga tak akan efektif mengatasi defisit perdagangan bilateral
yang dialami AS dan justru bisa merusak ekonomi global dan negara itu.
"Daripada memperluas hambatan tarif dan non-tarif, AS dan mitra
dagangnya harus bekerja secara konstruktif untuk mengatasi distorsi
dalam sistem perdagangan," Direktur Pelaksana IMF Christine Lagarde
dalam keterangan resmi, seperti dikutip dari Antara, Jumat (7/6).
Lihat juga:
IMF Peringatkan Kenaikan Utang AS
<https://www.cnnindonesia.com/ekonomi/20190607110041-532-401524/imf-peringatkan-kenaikan-utang-as/>
Lagarde menekankan pentingnya penyelesaian perselisihan dagang antara AS
dan China melalui perjanjian komprehensif yang memperkuat sistem
perdagangan internasional. AS, menurut dia, justru akan mendapatkan
keuntungan jika bekerja sama dengan mitra internasional untuk memperkuat
sistem perdagangan multilateral berdasarkan aturan.
"Agar ekonomi global berfungsi dengan baik, ia harus dapat mengandalkan
sistem perdagangan internasional berbasis aturan yang lebih terbuka,
lebih stabil, dan lebih transparan. Seperti yang kami sebutkan
sebelumnya, tidak ada yang memenangkan perang dagang," tegas Lagarde.
Lihat juga:
Perang Dagang, Lapangan Kerja AS Diramal Tetap Tumbuh Kuat
<https://www.cnnindonesia.com/ekonomi/20190607154146-532-401632/perang-dagang-lapangan-kerja-as-diramal-tetap-tumbuh-kuat/>
IMF sebelumnya memperkirakan perang dagang yang berlarut-larut antara AS
dan China dapat memangkas ekonomi global sebesar 0,5 persen pada tahun
depan. Kendati demikan, IMF tak melihat potensi penurunan ekonomi
(resesi) global akibat perang dagang.
Lembaga multilateral tersebut memproyeksi ekonomi global tahun depan
akan berada di kisaran 3,6 persen. Namun, prospek ini rentan akibat
perang dagang perdagangan, ketidakpastian keluarnya Inggris dari Uni
Eropa, serta pemulihan yang tidak pasti di beberapa negara yang
mengalami tekanan ekonomi seperti Argentina dan Turki.*(agi/agi)*
---
此電子郵件已由 AVG 檢查病毒。
http://www.avg.com