Moeldoko bilang Ngabalin bukan jurubicara presiden, tetapi kalau ngabalin
mau ngibulin sebagai jurubicara presiden, tentu saja bisa. Nagablin orang
Papuaa palsu demikian berita dari Manokwari.


http://www.sinarharapan.co/hukumdanpolitik/read/9847/kata_ngabalin__jokowi_tak_mudah_tawarkan_kursi_menteri



*Kata Ngabalin, Jokowi Tak Mudah Tawarkan Kursi Menteri*

Kamis , 06 Juni 2019 | 16:30


AKARTA - Pernyataan anggota Badan Komunikasi Partai Gerindra Andre Rosiade
yang mengklaim partainya ditawari kursi menteri oleh Presiden Joko Widodo
(Jokowi) terus bergulir.

Kali mendapatkan tanggapan Tenaga Ahli Kedeputian IV Kantor Staf Presiden,
Ali Mochtar Ngabalin. Menurut dia, Jokowi tidak semudah itu menawarkan
kursi menteri.

"Ya sebetulnya mengklaim-klaim seperti ini, kan Presiden Jokowi juga tidak
segampang itu menawarkan keinginannya kepada orang yang tentu dia merasa
khawatir," katanya, Kamis (6/6/2019).

Ngabalin tak tahu pasti Gerindra mengklaim ditawari kursi menteri oleh
Jokowi. Namun dia mengisyaratkan mengetahui sosok Andre, yang mengklaim
bahwa Gerindra ditawari kursi menteri."Saya tidak tahu (sebab Gerindra
mengklaim), tapi kalau Andre kan saya tahulah," tuturnya.

"Kaya klaim-klaim begini kan tidak tahu juga ini. Karena itu kan tidak
memberikan value yang tidak bagus," ujarnya.

Ngabalin mengungkapkan, harapan akan pemerintahan Jokowi yang kuat
sebenarnya sudah cukup terpenuhi dengan koalisi yang ada. Pemerintahan yang
kuat itu antara lain dukungan parlemen untuk memudahkan seluruh program dan
kebijakan pemerintah dalam rangka pelayanan masyarakat.

"Baik itu dalam program penetapan anggaran, program keuangan negara, dan
lain-lain. Dalam sistem pemerintahan negara, itu kan tidak bisa lepas dari
dukungan dan kekuatan parlemen," dia mengungkapkan.

Meski koalisi di parlemen sudah cukup kuat untuk mendukung pemerintahan
Jokowi nantinya, menurut Ngabalin, komunikasi politik yang baik dengan
parpol dari kubu 02 juga harus dibangun. Diharapkan parpol koalisi Jokowi
dapat membangun komunikasi yang intensif dengan parpol dari kubu 02.

"Itu sebabnya, kaya bagaimana Presiden harus bisa mengkomunikasikan ini
dengan Demokrat, dengan Partai Amanat Nasional, dan tidak mustahil dengan
partai-partai lain di situ (kubu 02). Tapi yang terpenting dari semua itu,
menurut saya, dan ini sering sekali kita dengar dari Presiden bahwa yang
lebih terpenting dari semua itu adalah pertemuan elite-elite politik,"
tuturnya seperti dilaporkan *detik.com <http://detik.com>*.

Menurut Ngabalin, komunikasi yang baik antarelite politik dapat memberikan
jawaban kepada masyarakat akan suasana politik yang teduh dan tenteram
seusai Pilpres 2019.

"Itu menjadi sesuatu yang sangat peting karena situasi keamanan itu tidak
hanya untuk kepentingan dalam negeri, tetapi juga untuk kepentingan luar
negeri agar suasana teduh, suasana tenang, aman, dan seterusnya. Itu
sebetulnya harapan yang paling besar," dia menjelaskan.

Ngabalin kembali menanggapi klaim Gerindra soal ditawari kursi menteri.
"Tawaran (menteri) mungkin tidak, tetapi membangun komunikasi itu iya,"
tuturnya.

Sebelumnya, Andre Rosiade mengklaim Gerindra ditawari masuk koalisi Jokowi.
Kata anggota Badan Komunikasi Gerindra itu, Jokowi tak hanya menawarkan
satu kursi menteri.

"Bahkan kita juga mendengar dari berbagai pihak, Pak Jokowi juga ingin
mengajak Gerindra bergabung dalam pemerintahnya, dan juga menawarkan berapa
kursi menteri. Itu yang pernah kita dengar, dan bahkan saya mendengar
tawaran itu sendiri dari berbagai tokoh di pihak Pak Jokowi. Tapi sekali
lagi, itu hak mereka ingin berharap seperti apa," tutur Andre kepada
wartawan, Kamis (6/6/2019).



*BERITA TERKAIT*

   -

   *Politikus Ngabalin Masuk Lingkaran Istana*
   
<http://www.sinarharapan.co/hukumdanpolitik/read/9847/hukumdanpolitik/read/3433/hukumdanpolitik/read/1656/politikus_ngabalin_masuk_lingkaran_istana>
   -

   *Moeldoko: Mochtar Ngabalin Bukan Juru Bicara Presiden*
   
<http://www.sinarharapan.co/hukumdanpolitik/read/9847/hukumdanpolitik/read/3433/hukumdanpolitik/read/1670/moeldoko__mochtar_ngabalin_bukan_juru_bicara_presiden>
   -

   *Ombudsman "Semprit" Ngabalin*
   
<http://www.sinarharapan.co/hukumdanpolitik/read/9847/hukumdanpolitik/read/3433/hukumdanpolitik/read/3433/ombudsman__semprit__ngabalin_>

Kirim email ke