Soal Aktivis 98 Jadi Menteri, Adian Yakin Jokowi Sudah Punya Nama

Reporter:


       Dewi Nurita

Editor:


       Amirullah

Senin, 17 Juni 2019 06:21 WIB

Presiden Joko Widodo (ketiga kiri) bersama sejumlah aktivis 98 saat menghadiri Halal bihalal Presiden bersama Aktivis 98, di Jakarta, Ahad, 16 Juni 2019. ANTARA/Aprillio AkbaraPresiden Joko Widodo (ketiga kiri) bersama sejumlah aktivis 98 saat menghadiri Halal bihalal Presiden bersama Aktivis 98, di Jakarta, Ahad, 16 Juni 2019. ANTARA/Aprillio Akbara

*TEMPO.CO*,*Jakarta*- Politikus Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Adian Napitupulu menilai sinyal yang diberikan oleh Presiden Joko Widodo atauJokowi <https://www.tempo.co/tag/jokowi>bahwa aktivis 98 berpotensi menjadi menteri, duta besar, sampai pejabat BUMN, bukan sekedar omongan belaka.

Baca: Adian Napitupulu: Saya Ring Jantung 5, Gak Kuat Ikut Jalan Jokowi <https://nasional.tempo.co/read/1215206/adian-napitupulu-saya-ring-jantung-5-gak-kuat-ikut-jalan-jokowi>

Dengan sinyal yang diberikan Jokowi, Adian meyakini bekas gubernur DKI Jakarta itu sudah mengantongi nama. "Saya pikir presiden sudah punya nama-namanya. Dia tidak mungkin sembarangan bicara, kan," ujar Adian saat ditemui Tempo usai acara Halal Bihalal bersama aktivis 98 di Hotel Grand Sahid Jaya, Jakarta pada Ahad, 16 Juni 2019.

Ihwal nama, ujar Adian, sepenuhnya diserahkan kepada Jokowi untuk memilih. Toh, ujar dia, di kalangan aktivis 98 banyak sekali orang yang siap untuk duduk di berbagai posisi di pemerintahan.

"Dia tawarkan menteri, dia tawarkan BUMN, dubes, saya pikir memang sudah waktunya, karena selama ini tanpa tawaran presiden, sudah banyak yang jadi anggota DPR, gubernur, wali kota. Saya pikir ini menjadi pernyataan yang menjadi restu presiden terhadap perjuangan kami selanjutnya," ujar Adian.

ADVERTISEMENT

Baca: Partai Koalisi Jokowi Minta Jatah Menteri, PDIP Tahan Diri <https://pilpres.tempo.co/read/1210000/partai-koalisi-jokowi-minta-jatah-menteri-pdip-tahan-diri>

Adian sendiri yang banyak digadang-gadang sebagai calon menteri oleh para kolega, memberi sinyal menyatakan bahwa dirinya enggan menerima tawaran posisi menteri di kabinet mendatang. "Saya enggak kuat jadi menteri kalau presidennya Jokowi, capeknya ampun bos. Saya ini, ring jantung aja udah lima, enggak kuat ngikutin jalannya Pak Jokowi," ujar Adian Napitupulu.



---
此電子郵件已由 AVG 檢查病毒。
http://www.avg.com

Kirim email ke