----- Pesan yang Diteruskan ----- Dari: Marco 45665 [email protected] 
[sastra-pembebasan] <[email protected]>Kepada: Chalik Hamid 
<[email protected]>; [email protected] 
<[email protected]>; Temu Eropa <[email protected]>; Ronggo 
Gmail ronggo. Sunny <[email protected]>; RKB 
<[email protected]>; Eric DMS <[email protected]>; 
Sheila Kartika [email protected] [PERS-Indonesia] 
<[email protected]>Terkirim: Minggu, 16 Juni 2019 18.58.16 
GMT+2Judul: #sastra-pembebasan# Re: Majalah Tempo: Para Pengejar Mimpi ISIS
     

Mengapa Pemerintah R,I. harus susah Payah memikirkan Mereka dan berusaha 
memulangkan Mereka ?>> TIdakkah itu kehendak dan Tanggung Jawab Pribadi mereka 
Masing2 yang kendatipun sudah pernah diperingatkan akan Bahayanya ISIS ..... 
tetapi toh Mereka tak Acuh ....yang penting bagi Mereka telah Memilih JALAN 
YANG SALAH dan MENYESATKAN MEREKA SENDIRI.>> Dan bisa dibayangkan > Jika Mereka 
bisa di-kembali- kan ke Indonesia , maka dengan mudah Mereka akan berkumpul dan 
Mengorganisir Diri untuk Membentuk  ISIS DI indonesia ......DAN INI SUDAH 
TERJADI  (sebagai contoh: sekitar tahun 2000 an >  Bom Bali yg di-kawasan Pasar 
dan yg memakan korban lebih dari 200 orang mati dan beberapa puluh lainnya 
luka2 parah  dan yang terakhir di Surabaya (di-muka Gereja ), dan banyak lagi 
serangan 2 Terror yang dilakukan  oleh Kelompok teroris Islam yang merupakan 
cabang ISIS di Indonesia ) . ISIS  sudah menanamkan Kuku2nya di Indonesia 
secara Sistematis, Terorganisir dan Strukturil  membentuk dirinya dalam 
berbagai kelompok Islam Radikal dan Ekstrim dalam berbagai Ormas Islam Radikal 
dan Extremist seperti misalnya FPI ,HTI, dan beberapa  Ormas  Islam Radikal dan 
ekstrimis  Sejenisnya - yang berusaha giat untuk  Mempengaruhi MASYARAKAT 
BANGSA INDONESIA, agar Terkun bersama mereka membentuk Negara Islam Nusantara ( 
dengan kata lain membentuk Negara  dalam Negara ).
>> Lalu Apa gunanya dan Apa pula Alasannya bahwa Pemerintah R.I. akan atau 
>> harus berusaha MEMBEBASKAN Mereka ( para Warga Penghianat - Aktivis teroris  
>> yang berjuang untuk ISIS yang sekaligus  pula melancarkan Serangan 2 
>> terornya di berbagai wilayah Nusantara dan bermaksud mendirikan Negara dalam 
>> Negara di Indonesia dengan Membentuk Negara Islam Nusantara ..?? ..yang pada 
>> akhirnya tidak lebih bertujuan untuk Menghancurkan Kesatuan dan Keutuhan 
>> Negara Republik Indonesia yang Bebas dan berdaulat . Dan Bahwa seluruh 
>> Gerakan ISIS (baik yang di Iraq, Lybia maupun di Syria dan mungkin di 
>> kawasan Negara2 lain seperti juga di Indonesia dan di Filipina) dengan 
>> sendirinya Tidak berdiri sendiri . Dan kita tak usah berpura-pura dan 
>> berusaha menutup mata sendiri, bahwa Gerakan Teror Islam sejenis ISIS tsb 
>> adalah terorganisir rapis dan mendapat Dukungan ( baik Politis  maupun 
>> Senjata dan Keuangan serta fasilitas2 lainnya) dari sementara Pihak yang 
>> memainkan Sandiwara Besarnya, dimana disaat Negara2 tsb hancur /lenyap dari 
>> existensi-nya dan dimana Rakyat dari Negara2 yang sudah Hancur berantakan 
>> tsb , berbondong-bondong BERMIGRASI mencari Perlindungan Suaka sebagai Para 
>> MIGRAN dalam jumblah Jutaan - yg disebut sebagai Pilgrim cenderung Migrants 
>> of Nations) hijrah ke-negara2 lainnya kemudian tidak mustahil terbenam atau 
>> sengaja dibiarkan Tenggelam di Lautan ..... dan disaat itu pula Mereka semua 
>> kemudian berpura-pura menjadi Pembela Hak2 Asasi Kemanusian ...Terhadap 
>> Rakyat 2 dan Penduduk yang sudah kehilangan segalanya - Kehilangan 
>> Keluarganya, Rumahnya ...dan bahkan yang jauh lebih Tragis lagi ialah , 
>> bahwa Rakyat dan Penduduk Bangsa2 tsb telah KEHILANGAN EKSISTENSI NEGARA DAN 
>> REPUBLIKNYA dan SEJARAH BANGSANYA... yang sudah Hancur dan  lenyap dirusak 
>> kaum Teroris Agama dalam negeri dan luar negri ...dan dengan bantuan Hujan 
>> Bom dan Roket dari Udara oleh ''suatu kekuatan yang tidak dikenal 
>> ''.................... >> TIDAKKAH ataukah MASIHKAH  JUGA  KURANG CUKUP 
>> IRONIS bagi Pem.Indonesia untuk masih ingin Memepertimbangkan Langkah untuk 
>> Memulangkan Meraka yzang ditangkap Pemerintah SURIAH yang Syah dan berdaulat 
>> (meskipun sudah sempat  hancur2an dirusak ISIS dan Pendukungnya dari  Luar 
>> ...?).
MOTTO : THE WEAKNESS OF ATTITUDE will bring NOTHING , but THE WEAKNESS OF 
CHARACTER ( Prof,A.Eistein )                                                    
                                                                                
                                                        
==========================================================================================
On Sun, 16 Jun 2019 at 15:40, Majalah Tempo <[email protected]> wrote:


|     |
|  
Senin, 17 Juni 2019
 
Majalah Tempo
  |
|  
|     |   
LAPORAN UTAMA
 
Laporan dari Penjara ISIS
RATUSAN warga negara Indonesia yang menjadi pengungsi ataupun tahanan 
pemerintah Suriah, baik yang bergabung maupun tak bergabung denganNegara Islam 
Irak dan Suriah (ISIS), tak bisa pulang. Pemerintah Indonesia masih 
mempertimbangkan langkah memulangkan mereka karena urusan terorisme. Ikuti 
reportase Tempo dari Suriah, dari kamp pengungsi hingga penjara, juga dari kota 
terakhir yang menjadi jantung pertahanan ISIS sebelum jatuh. 
 
 
selengkapnya 
   |

  |
|  
|    |  
 |

  |
|     |
|     |
| PT. Info Media Digital 
Jl. Palmerah Barat No.8, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, 12210 
Telp/WA 021 50805999, 088210302929, 08118287002, 088210232343, 088210302525 - 
email [email protected]  |
|  
|   |     |    |     |     |     |     |   |     |     |   |

  |
| UnsubscribeDisini | Lihat di Browser | Kebijakan Privasi  |


 


    

Kirim email ke