Survival of the fittest adalah bukan pandangan tetapi adalah fakta yg ada di 
dunia ini, yg bukan berlaku utk masalah biology saja.  

 In nature, the strong survive and those best suited to survival will out-live 
the weak. Those with strength (economic, physical, technological) flourish and 
those without are destined for extinction.
 

---In [email protected], <lusi_d@...> wrote :

 Jiwa pandangan yang bung promosikan itu pernah juga diungkapkan oleh
 Warren Buffet, itu dedengkot imperialis AS, yang orisinalnya saya
 kutipkan sbb.:
 
 Warren Buffett Original engl.: ”There’s class warfare, all right, but
 it’s my class, the rich class, that’s making war, and we’re winning.”
 – im Interview mit Ben Stein in New York Times, 26. November 2006
 
 
 Itu memang kesimpulan mutlak kaum pemenang macam Waren Buffet
 bersama-sama para cecunguknya yang sedang menikmati hasil nilai lebih
 dlm proses perang penghisapan dlm masyarakat nekolim. Seandainya bung
 pernah mempelajari hasil pemikiran lain ttg pandangan keadilan sosial
 yang manusiawi pasti akan berpandangan yang bijaksana.
 
 
 
 Am 30 Jun 2019 03:30:46 -0700 schrieb
 "bhjo@... mailto:bhjo@... [GELORA45]" <[email protected] 
mailto:[email protected]>:
 
 > Caplok-mencaplok adalah pendorong kemajuan dan sesuai dgn hukum alam
 > "Survival of the fittest" seperti species Neanderthals musnah karena
 > tidak bisa bersaing dgn species manusia, yg sekarang menguasai dunia.
 > Kalau tidak ada prinsip ini, kita (manusia) akan tidak ada sekarang
 > ini. Dalam bidang ekonomi seperti Bombardier bagian pembuatan kapal
 > terbang musnah karena tidak bisa bersaing utk membuat produksi yg
 > lebih baik dgn Boeing dan Airbus. 


Kirim email ke