Yunarto WIjaya: Pidato Jokowi tegaskan akan berani ambil kebijakan
Senin, 15 Juli 2019 23:49 WIB
Yunarto WIjaya: Pidato Jokowi tegaskan akan berani ambil kebijakan
Direktur Utama Charta Politika Yunarto Wijaya. (foto Dok)
Dengan diksi yang digunakan, menurut saya masa konsolidasi sudah
selesai, sekarang bicara mengenai bekerja dengan sikap yang lebih tanpa
beban
Jakarta (ANTARA) - Direktur Eksekutif Charta Politik Yunarto Wijaya
menilai pidato Presiden terpilih Joko Widodo bertajuk Visi Indonesia
menegaskan Jokowi akan berani ambil kebijakan di periode kedua.
Yunarto juga mengapresiasi dibacakannya Ikrar Bangsa Indonesia dalam
rangkaian acara Visi Indonesia oleh Ketua Dewan Pengarah Visi Indonesia,
Andi Gani Nena Wea.
"Dengan diksi yang digunakan, menurut saya masa konsolidasi sudah
selesai, sekarang bicara mengenai bekerja dengan sikap yang lebih tanpa
beban," kata Yunarto di Jakarta, Senin.
Hal itu menurut dia terlihat dari penggunaan diksi yang disampaikan
Jokowi dalam pidatonya tersebut yang berlangsung di Sentul International
Convention Center (SICC), Minggu (14/7).
Menurut dia, penegasan sikap Presiden Jokowi ditunjukan pada penggunaan
kalimat atau diksi yang diucapkannya.
Yunarto mencontohkan, beberapa kali dalam pidatonya tersebut, Jokowi
menggunakan kata "hajar", "hapus" dan "hilangkan".
Dia menilai pidato Jokowi tersebut menunjukkan penegasan atas pernyataan
kerja tanpa beban yang selama ini dijalaninya.
"Presiden Jokowi akan mengambil sikap lebih berani dan sikap lebih tegas
dalam periode keduanya," ujarnya.
Yunarto menjelaskan dalam pidatonya, Jokowi secara gamblang menujukan
pesannya kepada seluruh elemen masyarakat yang menunjukkan visinya bukan
lagi untuk berkompromi melainkan untuk bekerja dan akan berani mengambil
tindakan tegas.
Selain itu, dia juga mengapresiasi adanya Ikrar Bangsa Indonesia dalam
rangkaian acara Visi Indonesia, yang menunjukan adanya bentuk persatuan.
"Ikrar Bangsa Indonesia menekankan Persatuan Indonesia dan Bhineka
Tunggal Ika menjadi perekat utama bangsa Indonesia," tuturnya.
Ikrar Bangsa Indonesia dibacakan langsung Ketua Dewan Pengarah Visi
Indonesia, Andi Gani Nena Wea.
Saat membacakan Ikrar Bangsa Indonesia yang di ikuti seluruh hadirin,
Andi Gani mengenakan pakaian adat Nagekeo dari Nusa Tenggara Timur (NTT)
dan didampingi pimpinan-pimpinan relawan yang mengenakan baju adat dari
seluruh wilayah Indonesia.
Moeldoko bantah Presiden abaikan isu HAM & korupsi
Play Video
Play
Unmute
Current Time 0:00
/
Duration 2:02
Loaded:0%
Seek to live, currently playing liveLIVEFullscreen
Pewarta: Imam Budilaksono
Editor: Chandra Hamdani Noor
---
此電子郵件已由 AVG 檢查病毒。
http://www.avg.com