Amien Rais Wanti-wanti Prabowo Agar Tetap Menjadi Oposisi Jokowi
Reporter:
Budiarti Utami Putri
Editor:
Syailendra Persada
Selasa, 16 Juli 2019 06:02 WIB
Ketua Dewan Kehormatan PAN Amien Rais menunjukkan buku berjudul Jokowi
People Power saat jeda pemeriksaan untuk salat Jumat, di Polda Metro
Jaya untuk memenuhi panggilan, Jakarta, 24 Mei 2019. ANTARAKetua Dewan
Kehormatan PAN Amien Rais menunjukkan buku berjudul Jokowi People Power
saat jeda pemeriksaan untuk salat Jumat, di Polda Metro Jaya untuk
memenuhi panggilan, Jakarta, 24 Mei 2019. ANTARA
*TEMPO.CO*,*Jakarta*- Ketua Dewan Kehormatan Partai Amanat Nasional
(PAN)Amien <https://www.tempo.co/tag/amien-rais>Rais
<https://www.tempo.co/tag/amien-rais>mengajak Ketua Umum Partai Gerindra
Prabowo Subianto tak usah bergabung ke pemerintahan Joko Widodo atau
Jokowi - Ma'ruf Amin.
Dia berpendapat agar presiden-wakil presiden terpilih itu diberi
kesempatan menjalankan pemerintahan secara utuh. "Soal kekuasaan berikan
kesempatan yang utuh ke Jokowi dan Ma'ruf Amin dengan menterinya, nanti
lima tahun kita awasi," kata Amien di Jalan Daksa I Nomor 10, Kebayoran
Baru, Jakarta Selatan, Senin, 15 Juli 2019.
–– ADVERTISEMENT ––
Hal ini disampaikan Amien sekaligus menanggapi pertemuan Jokowi dan
Prabowo yang berlangsung Sabtu pekan lalu, 13 Juli 2019. Menurut Amien,
dia sepakat pertemuan itu menjadi rekonsiliasi antara dua kubu yang
berlaga di Pemilihan Presiden atau Pilpres 2019, asalkan tidak menjadi
ajang bagi-bagi kekuasaan.
Amien juga mewanti-wanti Prabowo untuk tak tergiur dengan tawaran
jabatan apa pun dari kubu Jokowi. Dia beralasan demokrasi tetap
memerlukan oposisi sebagai pengawas dan penyeimbang.
Prabowo dan Jokowi bertemu pada Sabtu pekan lalu, 13 Juli 2019. Dalam
pertemuan, keduanya menyatakan bahwa pilpres sudah rampung dan kini
saatnya merajut persatuan. Namun sejumlah pendukung Prabowo menyatakan
kekecewaan. Mereka menganggap Prabowo bakal bergabung ke dalam
pemerintahan Jokowi dan mendapatkan posisi-posisi tertentu.
ADVERTISEMENT
Amien Rais
<https://nasional.tempo.co/read/1224779/amien-rais-ungkap-isi-surat-prabowo-soal-pertemuan-dengan-jokowi/full&view=ok>pun
mengisyaratkan agar Prabowo tetap menjadi oposisi di parlemen. Sebab
menurut dia, legislatif yang harus mengkritik kebijakan-kebijakan
pemerintah nantinya. "Kalau parlemen sebagian besar sudah jadi tukang
cap stempel atau juru bicaranya eksekutif itu artinya lonceng kematian
bagi demokrasi," kata politikus senior ini.
---
此電子郵件已由 AVG 檢查病毒。
http://www.avg.com