Forum Kebudayaan Etnis Tionghoa-ASEAN Ke-4 Digelar
http://indonesian.cri.cn/20190718/c25c6496-c898-dc02-aa31-586a4ea75fe6.html
2019-07-18 11:56:51
图片默认标题_fororder_1
<http://indonesian.cri.cn/20190718/c25c6496-c898-dc02-aa31-586a4ea75fe6-2.html>
China News Service: Forum Kebudayaan Etnis Tionghoa-ASEAN ke-4 hari Rabu
kemarin (17/7) digelar di Kota Guilin, Daerah Otonom Etnis Zhuang
Guangxi, Tiongkok, dengan temanya “Kerja sama regional dan pengembangan
bersama kebudayaan etnis Tiongkok-ASEAN”. Forum itu dihadiri oleh lebih
dari 150 pakar dan tamu dari Tiongkok, Kamboja, Laos, Malaysia, Myanmar,
Thailand, Filipina, Vietnam, Indonesia, Brunei Darusalem, India dan Jepang.
Para pakar dalam forum itu mengadakan pembahasan dan komunikasi secara
menyeluruh dan mendalam mengenai tiga topik bahasan, yaitu komunikasi
dan pembagian bersama kebudayaan etnis di Sabuk dan Jalan, pariwisata
budaya dan pembangunan hijau, pariwisata budaya etnis dan pembangunan
kota (dengan Guilin sebagai contohnya).
Peneliti Pusat Riset Pembangunan Dewan Negara Tiongkok, Liu Yun
menunjukkan, Guangxi adalah tempat permukiman etnis minoritas, memiliki
sumber daya pariwisata adat-istiadat yang unik, sudah berhubungan lama
dengan negara-negara ASEAN dalam jangka panjang. Dengan menggunakan
peluang baru pembangunan jalur baru darat dan laut, seiring dengan
pertumbuhan lebih lanjut ekonomi dan perdagangan, pertukaran kebudayaan
antara Guangxi dan ASEAN pasti akan menjadi semakin erat.
å¾çé»è®¤æ é¢_fororder_2
---
此電子郵件已由 AVG 檢查病毒。
http://www.avg.com