https://dunia.tempo.co/read/1228582/cina-siap-perang-kapal-perang-amerika-sambangi-selat-
taiwan/full&view=ok
Cina Siap Perang, Kapal Perang Amerika
Sambangi Selat Taiwan
Reporter:
Tempo.co
Editor:
Budi Riza
Jumat, 26 Juli 2019 07:01 WIB
USS Antietam.[cpf.navy.mil]
<https://statik.tempo.co/data/2018/05/27/id_708413/708413_720.jpg>
USS Antietam.[cpf.navy.mil]
*TEMPO.CO*, *Taiwan* – Kapal perang Amerika
<https://www.google.com/url?client=internal-uds-cse&cx=014552374694952769939:07jyys92vmu&q=https://dunia.tempo.co/read/1118283/hubungan-cina-versus-amerika-memanas-soal-taiwan-ada-apa&sa=U&ved=2ahUKEwjerMyO9c_jAhWFNI8KHS_wALUQFjAAegQIARAC&usg=AOvVaw2-3Mo-hn76yiLCnVXlPck5>
Serikat berlayar melewati Selat Taiwan beberapa jam setelah pemerintah
Cina mengatakan siap berperang jika ada yang mencoba memisahkan Taiwan
dari Cina daratan.
Kapal Perang Antietam, yang merupakan Armada Angkatan Laut ke-7,
menyelesaikan kegiatan transit rutin di Selat Taiwan pada Rabu, 24 Juli
2019.
Juru bicara armada mengatakan ini dilakukan sesuai dengan hukum
internasional. USS Antietam merupakan kapal jelajah dengan senjata rudal
presisi.
“Kegiatan pelayaran kapal perang ini berlangsung beberapa jam setelah
Cina memperingatkan bahwa Beijing siap berperang jika AS memutuskan
untuk mengintervensi hubungan Cina
<https://www.google.com/url?client=internal-uds-cse&cx=014552374694952769939:07jyys92vmu&q=https://dunia.tempo.co/read/1224156/3-perusahaan-amerika-jual-senjata-ke-taiwan-cina-mengancam&sa=U&ved=2ahUKEwjerMyO9c_jAhWFNI8KHS_wALUQFjABegQIDhAC&usg=AOvVaw0I8-qXJ1tLVeCiXeU6RZqs>
dengan pulau itu,” begitu dilansir Daily Mail pada Kamis, 25 Juli 2019.
Pada Juli ini, pemerintah AS menyetujui rencana penjualan senjata ke
Taiwan, yang membutuhkan persetujuan Kongres.
Nilai penjualan senjata ini mencapai sekitar US$2.2 miliar atau sekitar
Rp31 triliun yang meliputi rudal presisi Stinger, tank Abrams dan jet
tempur.
Cina
<https://www.google.com/url?client=internal-uds-cse&cx=014552374694952769939:07jyys92vmu&q=https://dunia.tempo.co/read/1224146/cina-ancam-beri-sanksi-perusahaan-amerika-soal-senjata-ke-taiwan&sa=U&ved=2ahUKEwjerMyO9c_jAhWFNI8KHS_wALUQFjACegQIEBAC&usg=AOvVaw1gRhN8nsMmyfBHms2ItGSH>,
seperti dilansir Reuters, mengatakan akan mengenakan sanksi kepada
perusahaan AS yang menjual senjata ke Taiwan.
“Jika ada orang-orang yang berani mencoba memisahkan Taiwan dari negara
kami, militer Cina akan siap berperang untuk menjaga secara kukuh
kedaulatan nasional, persatuan dan integritas teritorial,” kata Wu Qian,
juru bicara kementerian Pertahanan Cina.
Soal pelayaran USS Antietam ini, kementerian Pertahanan Taiwan
<https://www.google.com/url?client=internal-uds-cse&cx=014552374694952769939:07jyys92vmu&q=https://dunia.tempo.co/read/1219987/presiden-taiwan-bakal-kunjungi-amerika-apa-reaksi-cina&sa=U&ved=2ahUKEwjerMyO9c_jAhWFNI8KHS_wALUQFjADegQIDxAC&usg=AOvVaw0NbWv07AsGE-bSRHfX3mHP>
mengatakan kapal perang AS bebas untuk berlayar melewat selat.
“Satgas pengintaian dan pemantauan serta intelijen gabungan Taiwan
memonitor perairan sekitar dari awal hingga akhir dan tidak ada yang
aneh terjadi,” begitu pernyataan kemenhan Taiwan.
Reuters melansir juru bicara kemenlu Cina mengatakan pemerintah telah
mengekspresikan keprihatinan mendalam kepada pemerintah AS.
“Isu Taiwan
<https://www.google.com/url?client=internal-uds-cse&cx=014552374694952769939:07jyys92vmu&q=https://dunia.tempo.co/read/1223014/cina-minta-amerika-serikat-batalkan-penjualan-senjata-ke-taiwan&sa=U&ved=2ahUKEwjerMyO9c_jAhWFNI8KHS_wALUQFjAEegQIBhAC&usg=AOvVaw3yKZpcSe1Nl39yAnYG39v7>
merupakan isu paling sensitif antara Cina dan AS,” kata Hua Chunying
dalam jumpa pers. Menurut dia, Cina mendesak AS mematuhi prinsip Satu
Cina dan tiga komunike bersama agar berhati-hati terkait Taiwan. Ini
agar tidak melukai hubungan AS dan Cina dan perdamaian dan stabilitas di
Selat Taiwan.