Legitimasi Jokowi ambrol karena ulah sendiri.

-
 
DilarangJokowi, 5 BUMN Tetap Agendakan RUPS Rombak Direksi

Reporter:
Dias Prasongko
Editor:
Rr. Ariyani Yakti Widyastuti

Selasa, 13 Agustus2019 11:05 WIB

TEMPO.CO,Jakarta- Kendati Presiden Joko Widodo atau Jokowi telah melarang 
pergantianpejabat di BUMN dan Kementerian hingga Oktober mendatang, sejumlah 
perusahaanpelat merah tetap menjadwalkan Rapat Umum Pemegang Saham Luar 
Biasa(RUPSLB) dalam waktu dekat ini.

Sedikitnyaada lima perusahaan pelat merah tersebut yang menyampaikan rencana 
RUPSLBtersebut melalui keterbukaan informasi di Bursa Efek Indonesia..

Perusahaan-perusahaan ituadalah PT Perusahaan Gas Negara Tbk. (PGAS), PT Bank 
Negara Indonesia Tbk.(BBNI), PT Bank Mandiri Tbk (BMRI), PT Bank Tabungan 
Negara Tbk. (BBTN), dan PTBank Rakyat Indonesia Tbk. (BBRI).

PengumumanRUPSLB disampaikan pekan lalu. Hal ini sebagai tindak lanjut surat 
permintaandari Menteri BUMN Rini Soemarno pada bulan Juli.

Sepertisurat pengumuman yang disampaikan dalam keterbukaan informasi, kelimanya 
kompakmemiliki mata acara untuk melakukan perubahan susunan pengurus 
perseroan.Misalnya, seperti yang disampaikan Bank Mandiri lewat keterbukaan 
yang diunggahpada 6 Agustus 2019.

"Perseroandengan ini mengundang para pemegang saham untuk menghadiri Rapat Umum 
PemegangSaham Luar Biasa (RUPSLB) yang akan diselenggarakan pada Rabu, 28 
Agustus 2019pukul 14,00 WIB di Assembly Hall Menara Mandiri," sepertidikutip 
dari unggahan dalam keterbukaan informasi dari Bank Mandiri.
Darimasing-masing unggahan keterangan perseroan dari keterbukaan informasi 
agendaRUSPLB bakal digelar secara berurutan mulai 28 Agustus hingga 2 September 
2019.Pada 28 Agustus adalah Bank Mandiri, 29 Agustus adalah Bank BTN, 30 
Agustusadalah Bank BNI dan PGAS serta 2 September adalah BRI.

Kirim email ke