https://kbr.id/berita/08-2019/massa_datangi_asrama_mahasiswa_papua_di_surabaya/100236.html


Massa Datangi Asrama Mahasiswa Papua di Surabaya

Mereka menutup Jalan Kalasan dan pintu masuk ke area asrama.
BERITA <https://kbr.id/berita> , NUSANTARA <https://kbr.id/berita/nusantara>

Jumat, 16 Agus 2019 22:38 WIB
<https://kbr.id/berita/08-2019/massa_datangi_asrama_mahasiswa_papua_di_surabaya/100236.html#Comment_ses>
Author

Budi Prasetiyo
[image: Massa Datangi Asrama Mahasiswa Papua di Surabaya]

Massa berkumpul di depan asrama yang dihuni mahasiswa asal Papua, di Jl.
Kalasan, Surabaya, Jumat (16/8/2019). (Foto:Budi Prasetiyo/KBR)

 KBR, Surabaya- Massa dari berbagai ormas mendatangi asrama mahasiswa Papua
di Jalan Kalasan Surabaya pada Jumat (16/8/2019).

Di antaranya massa dari Front Pembela Islam (FPI), yang terlihat dari
atribut yang dikenakan. Juga massa mengenakan atribut Pemuda Pancasila (PP).

Aksi itu dipicu informasi dugaan pematahan tiang bendera merah putih di
depan asrama mahasiswa.

"Tadi sejak siang karena adanya informasi pematahan tiang bendera. Mereka
meminta agar orang-orang Papua segera pergi dari asrama. (Penyebabnya?)
bendera merah putih dimasukkan ke dalam selokan," kata anggota Satpol PP
Pemkot Surabaya, Mahmudi, ketika dikonfirmasi di lokasi.

Dari pantauan KBR, massa berkerumun di depan asrama mahasiswa Papua. Mereka
menutup Jalan Kalasan dan pintu masuk ke area asrama.

Pintu gerbang asrama mahasiswa terlihat ditutup rapat. Suasana di dalam
asrama pun terlihat gelap. Asrama hanya dihuni beberapa orang saja.

Sementara itu, ratusan petugas polisi berjaga di Jalan Kalasan dan pintu
masuk asrama. Mereka membuat barikade agar massa tidak mendekat ke pintu
gerbang asrama.

Editor: Sindu Dharmawan

Kirim email ke