Orangnya atau orang tua Veronica, memilih nama Veronica, khan biar tidak "ndeso/kampungan" tetapi "gagah atau hebat dgn nama Barat". Tetapi ujung2 nya adalah ada inferiority complex. Lain kalau Veronica (mantan istri Ahok) ini tinggal di LN/negara Barat dimana nama Veronica bisa dipakai utk menggampangkan komunikasi atau melebur ke rakyat setempat. Dimana banyak imigran2 yg mengubah dgn nama Barat kalau ber imigrasi ke negara Barat walaupun bukan nama "official". Sering, misal, orang Barat juga agak susah atau aneh kedengarannya utk mengucapkan nama dari negara2 lain.
Saya yakin bhw Jokowi bukan nama Perancis. Dan Rocky juga bukan nama asli dari Menado. Khan aneh, kalau Jokowi sebagai presiden namanya diganti, misal, menjadi "Elvis" Widodo. Ini merendahkan kedudukannya. ---In [email protected], <lusi_d@...> wrote : Lha kalau Veronica Tan, itu bekas isteri si Ahok, apa juga termasuk yang "bertendensi nasionalis tetapi memakai nama Barat"? Nama Jokowi kan pemberian itu orang Perancis, partner dagang meubelnya dia. Loh pendukung setia kok nggak ngerti nama aslinya? Hahaha Ingat, Gerung itu nama famili. Jadi tidak bisa diubah. Dan di Lombok pernah ada pendeta dng nama Gerung. Saya kemukakan ini sekedar untuk pengetahuan saja. Am 22 Aug 2019 16:15:53 +0000 schrieb "bhjo@... mailto:bhjo@... [GELORA45]" <[email protected] mailto:[email protected]>: > Koq merasa agak aneh kalau ada pembicara/tokoh masyarakat yg tentunya > bertendensi nasionalis tetapi memakai nama Barat seperti Sherly > Annavita. Dia memakai jihab, ya masih boleh karena agamanya tetapi > kalau dicampur dgn nama Barat agak aneh. Lebih baik dgn nama Jokowi > yg asli Indonesia, he, he, he.. > > Yang lain pakai nama Rocky Gerung (walaupun hidup di Indonesia), > khan biar gagah dgn nama Barat, ha, ha, ha.... > > ---In [email protected] mailto:[email protected], > <ajegilelu@...> wrote : > > Bintang baru tapi bukan "bintang penjuru" yang disebut-sebut Jokowi > dalam pidato kenegaraan 16 Agustus lalu. Sherly adalah peringatan > keras bagi Jokowi bahwa ada begitu banyak bintang muda di antara 107 > juta Rakyat yang tidak memilih Jokowi. Mereka menolak dibodohi jadiū > penjilat karena tahu sejarah kegagalan Jokowi membuktikan sesumbar > soal Esemka dan menutupinya dengan gelegar program andalan kartu > sakti. > > Jadi, tidak ada gunanya menutupi tekornya BPJS dan ketidakjelasan > anggaran kartu-kartu baru (kartu prakerja dll) dengan bualan pindah > ibukota seharga Rp 500 triliun. > > --- lusi_d@... wrote: > Memperkenalkan bintang baru yang cerdas dalam berargumen. > Lusi.- > > Ini Sherly Annavita, Pengkritik Jokowi di ILC TV One > > Solopos.com, SOLO – Sosok Sherly Annavita menjadi topik perbincangan > hangat netizen seusai tampil di ILC, Selasa (20/8/2019). Namanya > tenar.. karena keberaniannya mengkritik rencana Presiden Jokowi > memindahkan Ibu Kota Indonesia ke Kalimantan. > > Sharly Annavita yang mewakili kaum milenial mengomentari pernyataan > Presiden Joko Widodo (Jokowi) terkait alasan pemindahan Ibu Kota > dikarenakan banjir, macet dan polusi dan pemerataan tanah. > > “Alasan ini seperti menohok kapasitas Pak Jokowi sendiri dalam > pemerintahan. Karena salah satu program besar Pak Jokowi adalah > penanganan semua keruwetan Jakarta. Jadi menjadikan alasan pindahnya > Ibu Kota karena alasan tadi, maka seolah beliau sedang mengonfirmasi > kegagalan janji kampanye saat Pilgub dan Pilpres,” kata Sherly > Annavita. > Sherly Annavita tampil percaya diri disandingkan dengan sederet tokoh > ternama di program Indonesia Lawyers Club (ILC) TV One, Selasa malam. > Dia tampil bersama Rocky Gerung, Fahri Hamzah, Fadli Zon, Gubernur > Kalimantan Timur Isran Noor, hingga budayawan Ridwan Said dan Prof > Salim Said. Lantas siapakah Sherly Annavita? > > Dihimpun dari berbagai sumber, Rabu (21/8/2019), Sherly Annavita > merupakan wanita muda kelahiran Aceh. Dia mengenyam pendidikan > jurusan hubungan internasional Universitas Paramadina, Jakarta, yang > dikenal sebagai motivator. Dia juga pernah menjuarai berbagai lomba > berskala lokal, nasional, hingga internasional. > > Wanita kelahiran Aceh, 12 September 1992 itu pernah menjadi finalis > Pildacil 2006 dan Dai Muda ANTV 2012. Sherly Annavita Rahmi adalah > sosok influencer muda yang membagikan konten positif lewat akun > Instagram @sherlyanavita. > > Lewat akun tersebut, Sherly Annavita mengunggah berbagai macam > pandangannya tentang isu terkini di Indonesia. Tak lupa, dia pun > membagikan foto outfit of the day (OOTD) kepada lebih dari 400.000 > pengikutnya. > > > > > > > > > > > > > >
