Sabtu 24 Agustus 2019, 15:39 WIB
PDIP: Habib Rizieq Gagal Paham soal Pembentukan BPIP
Tsarina Maharani - detikNews
Share*0*
<https://news.detik.com/berita/d-4679285/pdip-habib-rizieq-gagal-paham-soal-pembentukan-bpip#>Tweet
<https://news.detik.com/berita/d-4679285/pdip-habib-rizieq-gagal-paham-soal-pembentukan-bpip#>Share*0*
<https://news.detik.com/berita/d-4679285/pdip-habib-rizieq-gagal-paham-soal-pembentukan-bpip#>8
komentar
<https://news.detik.com/berita/d-4679285/pdip-habib-rizieq-gagal-paham-soal-pembentukan-bpip#>
PDIP: Habib Rizieq Gagal Paham soal Pembentukan BPIPWakil Ketua F-PDIP
Hendrawan/Foto: Istimewa
*Jakarta*- PDI Perjuangan menilai imam besar FPI Habib Rizieq Syihab
gagal memahami landasan pembentukan Badan Pembinaan Ideologi Pancasila
(BPIP). Hal ini menyusul pernyataan Rizieq yang mengatakan BPIP tidak
paham esensi Pancasila karena menempatkannya sebagai pilar negara.
"Habib Rizieq Syihab saya pikir gagal paham dalam mengikuti diskursus di
seputar sosialisasi empat pilar MPR dan latar belakang dari relevansi,
urgensi, dan signifikansi pembentukan BPIP," kata politikus PDIP
Hendrawan Supratikno kepada wartawan, Sabtu (24/8/2019).
*Baca juga:*Habib Rizieq Sebut BPIP Tak Paham Esensi Pancasila, Ini
Respons Istana
<https://news.detik.com/read/2019/08/24/133011/4679172/10/habib-rizieq-sebut-bpip-tak-paham-esensi-pancasila-ini-respons-istana>
Hendrawan menjelaskan istilah Pancasila sebagai pilar negara dalam
'sosialiasi empat pilar' MPR merupakan cara untuk membumikan nilai-nilai
Pancasila. Dia menegaskan, dalam konsensus kebangsaan, Pancasila
merupakan dasar dan ideologi negara.
"Istilah 'empat pilar' merupakan konsep marketing atau pemasyarakatan.
Dalam empat pilar tersebut, Pancasila adalah dasar dan ideologi negara,
UUD Negara Republik Indonesia sebagai konstitusi negara, NKRI sebagai
bentuk negara, dan Binneka Tunggal Ika sebagai sistem sosial budaya
masyarakat," tuturnya.
"Saya tidak tahu apakah Habib Rizieq pernah mendalami buku-buku paket
sosialisasi empat pilar MPR atau ikut kursus-kursus di Lemhanas," imbuh
Hendrawan.
*Baca juga:*Habib Rizieq Sebut BPIP Tak Paham Esensi Pancasila, Begini
Tanggapan BPIP
<https://news.detik.com/read/2019/08/24/140143/4679207/10/habib-rizieq-sebut-bpip-tak-paham-esensi-pancasila-begini-tanggapan-bpip>
Selanjutnya, Hendrawan mengatakan peran ideologi bagi sebuah bangsa tak
boleh dianggap remeh. Menurutnya, ideologi merupakan navigasi bangsa
untuk menghadapi tantangan di masa depan.
"Dalam pembangunan bangsa, peran ideologi tidak boleh dianggap remeh.
Tanpa ideologi yang kokoh, suatu bangsa tidak memiliki navigasi untuk
menghadapi ketidakpastian dan kompleksitas masa depan," ujarnya.
Sebelumnya, Rizieq menyinggung soal BPIP dalam pidatonya di milad ke-21
FPI lewat video dari Mekah yang disiarkan langsung dari akun YouTube
Front TV, Sabtu (24/8). Milad FPI sendiri diadakan di Stadion Rawa
Badak, Koja, Jakarta Utara.
*Baca juga:*Ini Daftar Gaji Jajaran BPIP yang Disinggung Habib Rizieq
<https://news.detik.com/read/2019/08/24/145725/4679266/10/ini-daftar-gaji-jajaran-bpip-yang-disinggung-habib-rizieq>
Rizieq mengatakan Pancasila adalah dasar negara Republik Indonesia,
bukan pilar negara. Dia menyebut ada pihak yang menyebut Pancasila
sebagai pilar negara yang dia nilai sama sekali tidak paham konstitusi
bahkan gagal paham tentang dasar negara Republik Indonesia.
"Ironisnya justru rezim perselingkuhan antara komunis sosialis dan
liberal kapitalis yang mulai berkuasa sejak reformasi laten kiri 1998,
yang merasa paling NKRI dan paling pancasilais, telah dengan sengaja
menggeser Pancasila yang berintikan Ketuhanan Yang Maha Esa dari dasar
negara menjadi pilar negara. Dan parahnya mereka sosialisasikan
pergeseran ilegal dan inkonstitusional tersebut secara sistematis
melalui lembaga-lembaga tinggi negara bahkan melalui lembaga tertinggi
negara," ujar Rizieq.
*Baca juga:*Habib Rizieq: BPIP Tak Paham Esensi Pancasila, tapi Digaji
Rp 100 Juta Lebih
<https://news.detik.com/read/2019/08/24/120733/4679079/10/habib-rizieq-bpip-tak-paham-esensi-pancasila-tapi-digaji-rp-100-juta-lebih>
"Lebih parahnya lagi rezim yang tidak paham hakikat Pancasila ini telah
membentuk Badan Pembinaan Ideologi Pancasila yang disingkat BPIP. Dengan
anggota yang juga tidak paham esensi Pancasila tapi digaji lebih dari Rp
100 juta rupiah per bulan tiap anggotanya hanya untuk menonton dagelan
penghianatan pergeseran Pancasila dari dasar negara menjadi pilar
negara," sambungnya.
Karena itu, lanjut Rizieq, dia meminta jangan ada yang menyalahkan jika
BPIP dikritisi, bahkan diminta dibubarkan. "Jangan salahkan orang saat
ini menyebut bahwa BPIP adalah badan penghianat ideologi Pancasila
sehingga harus dibubarkan. Karena bukan saja pemborosan uang negara tapi
juga sangat berbahaya buat eksistensi Pancasila sebagai dasar negara
Republik Indonesia./Inna lillahi wa inna ilaihi raji'un,/" ucapnya.
*(tsa/idh)*
---
此電子郵件已由 AVG 檢查病毒。
http://www.avg.com