Pendatang Baru, Ini 3 Rencana Gebrakan PSI di DPRD DKI
Reporter:
Adam Prireza
Editor:
Zacharias Wuragil
Minggu, 25 Agustus 2019 06:00 WIB
Ilustrasi gedung DPRD DKI Jakarta. TEMPO/SubektiIlustrasi gedung DPRD
DKI Jakarta. TEMPO/Subekti
*TEMPO.CO*,*Jakarta* - Sebanyak delapan caleg terpilih diDPRD DKI
<https://www.tempo.co/tag/dprd-dki>dari Partai Solidaritas Indonesia
atau PSI siap menggebrak usai pelantikan Senin 26 Agustus 2019. Mereka
mengungkap tiga rencana aksi yang disebut sebagai membawa standar baru
dalam kinerja parlemen.
“Tujuannya bukan mengubah Jakarta dengan kebijakan yang langsung, tapi
ada budaya dulu di parlemen yang perlu diubah,” kata satu caleg terpilih
dari PSI, Idris Ahmad, di kantor Tempo, Palmerah Barat, Jakarta Barat,
Jumat, 23 Agustus 2019.
Idris menilai, kinerja DPRD yang cenderung tertutup membuat tingkat
kepercayaan masyarakat menjadi rendah. Itu sebabnya satu dari tiga
program yang akan dikerjakan adalah membuat transparan seluruh
pembahasan anggaran.
Menurut dia, banyak publikasi selama ini terkait proses pembahasan
anggaran tidak diunggah ke situs resmi DPRD DKI. “E-budgeting memang
ada, tapi tidak ada dokumen yang dipublikasikan. Ini jadi pertanyaan ada
apa, nah kami ingin membawa transparansi anggaran,” kata Idris.
Yang juga akan dilakukan adalah membuka kanal-kanalpengaduan bagi
masyarakat. Di antaranya adalah membuka meja yang akan dijaga bergantian
anggota fraksi PSI nanti. Aplikasi untuk kanal yang sama juga tengah
dipikirkan.
"Kami juga komitmen untuk membuat transparan agenda kerja kami
masing-masing bagi masyarakat, mulai dari rapat sampai jadwal blusukan,
sehingga konstituen bisa tahu keberadaan dan menemui kami," kata Idris.
ADVERTISEMENT
Program ketiga yang dijanjikan adalah mengawasi kebijakan yang
dikeluarkan oleh Pemerintah Provinsi DKI dan DPRD agar selalu memihak
kepada kaum rentan, seperti wanita, anak, dan disabilitas. Kebijakan
yang dikeluarkan oleh lintas komisi, ujar dia, harus memperhatikan
kepentingan kaum-kaum tersebut.
“Misalnya pembangunan rusun di Komisi D, kami ingin pastikan ada gak
fasilitas ibu menyusuinya atau untuk disabilitasnya,” tutur Idris.
Sebanyak delapan caleg dari PSI akan menjadi bagian dari 106
anggotaDPRD<https://metro.tempo.co/read/1239851/psi-pastikan-tolak-pin-emas-dprd-dki-siap-terima-kembali>DKI
<https://metro.tempo.co/read/1239851/psi-pastikan-tolak-pin-emas-dprd-dki-siap-terima-kembali>periode
2019-2024. Mereka telah menjalani gladi resik pada Jumat dan akan
dilantik pada Senin nanti.
---
此電子郵件已由 AVG 檢查病毒。
http://www.avg.com