30
NewbiePosts: 12 <https://www.kaskus.co.id/profile/viewallposts/9756934>

   -

   
<https://www.kaskus.co.id/thread/59648caedac13e5d1c8b4567/hutang-terus-membengkak-indonesia-diambang-kehancuran/#post59648d35ded77091448b4567>
   -

https://www.kaskus.co.id/thread/59648caedac13e5d1c8b4567/hutang-terus-membengkak-indonesia-diambang-kehancuran/

Hutang Terus Membengkak, Indonesia Diambang Kehancuran
[image: Hutang Terus Membengkak, Indonesia Diambang Kehancuran]

Hutang pemerintah terus meroket. Per Mei 2017 mencapai Rp 3.672,33 triliun.
Besarnya hutang tersebut tentu sangat menghawatirkan bagi Indonesia dan
juga menjadi beban rakyatnya. Bahkan sejumlah kalangan menyatakan hutang
yang terus membengkak semakin mengarahkan negeri ini diambang kehancuran.

“Hutang itu menjadi beban rakyat dan jika terus membengkak negeri ini
diambang kehancuran. Apalagi kebijakan hutang luar negeri kemauan dan
kepentingan rezim Jokowi, bukan rakyat Indonesia. Karena tidak pernah
meminta persetujuan dari rakyat melalui DPR. Sehingga rezim Jokowi
mengabaikan kedaulatan rakyat,” kata Direktur Network for South East Asian
Studies (NSEAS), Dr Muchtar Effendi Harahap dikutip dari laman Harian
Terbit, Selasa (11/7/2017).

Sementara itu, Koordinator Investigasi Center for Budget Analysis (CBA)
Jajang Nurjaman mengatakan, ambisi Jokowi dalam pembangunan infrastruktur
harus dibayar mahal dengan beban hutang negara yang semakin meroket, dengan
beban hutang per Mei 2017 yang mencapai Rp 3.672,33 triliun. Besarnya
hutang tersebut tentu sangat menghawatirkan bagi Indonesia dan juga
rakyatnya.

“Dampak terburuk dari beban hutang yang semakin tinggi bisa dirasakan
secara nasional bahkan berkelanjutan. Lama kelama namun pasti beban hutang
yang dilakukan Jokowi akan ditanggung rakyat sebagai warisan,” ujar Jajang
dihubungi terpisah, Minggu (9/7/2017).

Jajang mengemukakan, hutan juga bisa berdampak langsung terhadap rakyat.
Karena untuk membayar hutang membuat APBN 2017, anggaran kementerian atau
lembaga negara diamputasi karena pemerintah belum dapat sumber penghasilan
untuk membayarnya. Saat ini RAPBN 2017 mengalami defisit sebesar 2,92%
mendekati batas defisit anggaran yang diatur dalam Undang-undang Nomor 17
Tahun 2003 tentang Keuangan Negara.

Lebih lanjut Jajang mengatakan, dengan berhutang besar maka anggapan bahwa
pemerintahan Jokowi tidak sedang ugal-ugalan dalam mengelola negara, yang
bisa membawa Indonesia kepada ambang kritis, sulit dinafikan. Karena pada
faktanya hutang negara saat ini sudah mencapai Rp 3.672,33 triliun.
Krisis Dahsyat

Terpisah, ekonom Indonesia, Fuad Bawazier melihat ekonomi Indonesia
diambang krisis dahsyat akibat utang Indonesia terus membengkak.

Menurutnya, perhitungan pemerintah melakukan pembangunan infrasturuktur
dengan menggunakan dana pinjaman merupakan tindakan yang membahayakan
negara.“Hal ini jelas tidak sustainable dan amat membahayakan APBN dan bisa
menimbulkan krisis dahsyat,” ujarnya.

Dalam catatannya, pada bulan Januari 2016 ini penerimaan pajak, yang
merupakan sumber utama APBN, hanya Rp62,2 triliun, sementara pada saat yang
bersamaan, negara membayar cicilan utang dan bunganya sebesar Rp47,4
triliun.
Ingkar Janji

Muchtar Effendi mengatakan, membengkaknya hutang Indonesia saat ini memang
salah satu persoalan pokok negara dan rakyat Indonesia era Jokowi. Padahal
waktu kampanye Pilpres lalu dengan pongahnya Jokowi berkata, takkan nambah
hutang pemerintah. Jokowi bahkan menafikan kebijakan rezim sebelumnya yang
berhutang.

“Tetapi, faktanya rezim Jokowi bukan menghindari hutang. Jokowi malah
cari-cari hutang kayak orang miskin baru mau dagang, butuh modal besar mau
untung besar. Padahal kemampuan dagangnya ngak punya. Akibatnya, tanpa
batas hutang terus dan dagangan ngak untung,” ujarnya.
Penambahan

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Darmin Nasution mengakui,
pemerintah Jokowi-JK berencana menambah porsi penerbitan Surat Berharga
Negara (SBN) yang akan dimasukkan dalam Rancangan Anggaran Pendapatan dan
Belanja Negara Perubahan (R-APBNP) 2017. Nilai surat hutang tersebut
mencapai Rp 467,3 triliun atau naik Rp 67,3 triliun dibandingkan target
yang ditetapkan pemerintah dalam APBN 2017 sebesar Rp 400 triliun.

“Penambahan hutang untuk meningkatkan belanja negara yang produktif..
Sehingga, perekonomian Indonesia akan meningkat dengan banyaknya aliran
dana masuk ke dalam negeri. Hutang untuk menaikkan belanja yang produktif.
Ada capital inflow juga besar masuk. Kita sudah memperhitungkan kemampuan
pasar untuk menyerapnya,” kata Darmin di kantornya, Jakarta, Jumat
(7/7/2017).

Meski hutang negara terus bertambah, namun Darmin meyakini bahwa pemerintah
masih mampu untuk melunasi utang-utang tersebut. “Jangan melihat dianggap
itu hanya naik begitu saja. Yang berkurang juga (ada),” imbuhnya.

Berdasarkan data Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko
(DJPPR) Kementerian Keuangan, posisi hutang pemerintah hingga akhir Mei
2017 telah mencapai Rp 3.672 triliun, di mana sebagian utang itu akan jatuh
tempo pada dua tahun mendatang.

nguik
<http://www.wartarakyat.id/hutang-terus-membengkak-indonesia-diambang-kehancuran/>

hutang meroket trus negara nyungsep
[image: Hutang Terus Membengkak, Indonesia Diambang Kehancuran]

Kirim email ke