Sebaiknya Ahok lakukan sesuatu untuk menyelamatkan para pendukung fanatiknya 
yang sudah bolak-balik kecemplung di kolam yang sama; membabibuta menyerang 
aturan pemprov DKI eh ternyata ada Ahoknya di sana.
Kebangetan gebleknya kalau yang beratribut parpol pun tidak tahu aturan mana 
yang ada Ahoknya mana yang tidak. Pokoknya seruduk dulu tanpa malu.
--- SADAR@... wrote:
       
 

 

2019/09/05 07:32:29 WIB
 
Round-Up
 
Saat Aturan Ahok Jadi Rujukan Anies
 
Tim detikcom - detikNews
 
Halaman 1 dari 3
 
 Anies dan Ahok saat bertemu di DPRD DKI (Foto: Grandyos Zafna)
 
Jakarta - Sederet aturan jadi rujukan Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, 
saat mengizinkan PKL berdagang di trotoar. Salah satunya adalah aturan yang 
diteken Basuki Tjahaja Purnama (Ahok).
 
 Pemaparan ini disampaikan Anies ketika bicara soal putusan Mahkamah Agung 
(MA). Sebelumnya, MA menetapkan Pasal 25 ayat (1) Peraturan Daerah  (Perda) 
Nomor 8 Tahun 2007 Tentang Ketertiban Umum yang digunakan Pemprov DKI untuk 
menutup Jalan Jatibaru Tanah Abang tidak memiliki kekuatan hukum tetap.
 
|  
Baca juga: Anies Sebut Keputusan MA Soal Tanah Abang Kedaluwarsa
  |

 
 
 
 Anies menyebut putusan MA itu membatalkan pasal yang mengatakan bahwa gubernur 
bisa mengatur tentang jalan. Tapi, putusan itu disebut kadaluwarsa karena pada 
akhirnya, para PKL sudah dipindah ke skybridge atau Jembatan Penyeberangan 
Multiguna (JPM).
 
 "Keputusan MA itu tidak melarang berjualan di trotoar. Itu mencabut kewenangan 
gubernur untuk mengatur penggunaan jalan," kata Anies di Balai Kota DKI 
Jakarta, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Rabu (4/9/2019).
  
|  
 PKL di trotoar Sudirman / Foto: Rengga Sancaya
  |

  
Anies lalu menyebut ada sejumlah aturan yang membolehkan PKL berdagang di 
trotoar. Salah satunya adalah Peraturan Menteri PU Nomor 3 Tahun 2014 tentang 
Pedoman Perencanaan Penyediaan dan Pemanfaatan Prasarana dan Sarana Jaringan 
Pejalan Kaki di Kawasan Perkotaan.
 
 "Kesimpulannya, PKL diperbolehkan berada di trotoar selama mengikuti 
pengaturan Permen PUPR," ucapnya.
 
 
 
|  
Baca juga: Anies: PKL di Trotoar Diperbolehkan Selama Ikuti Aturan
  |

 

 
 Termasuk Permen PU, ini aturan-aturan yang menjadi rujukan Anies:
 
 1. Peraturan Menteri PU Nomor 3 Tahun 2014 tentang Pedoman Perencanaan 
Penyediaan dan Pemanfaatan Prasarana dan Sarana Jaringan Pejalan  Kaki di 
Kawasan Perkotaan.
 2. UU Nomor 26 Tahun 2007 Tentang Penataan Ruang
 3. UU Nomor 20 Tahun 2008 tentang UMKM, Pasal 7 ayat 1
 4. Peraturan Presiden Nomor 125 Tahun 2012 Tentang Koordinasi Penataan dan 
Pemberdayaan Pedagang Kaki Lima
 5. Permendagri Nomor 41 Tahun 2012 Tentang Pedoman Penataan dan Pemberdayaan 
Pedagang Kaki Lima
 6. Peraturan Gubernur Nomor 10 Tahun 2015 tentang Penataan dan Pemberdayaan PKL
 
 
  
|  
 Anies saat menemui PKL Tanah Abang / Foto: Agung Pambudhy
  |

  

 
 Pergub DKI No 10/2015 tentang Penataan dan Pemberdayaan PKL merupakan Pergub 
yang diteken oleh Basuki Tjahja Purnama (Ahok) saat menjabat Gubernur DKI pada 
16 Januari 2015. Pergub ini mengatur soal penetapan lokasi PKL, tetapi tak 
menyebut kata 'trotoar' secara eksplisit.
 
 
 
Pergub ini merupakan turunan dari Permendagri No 41/2012 tentang Pedoman 
Penataan dan Pemberdayaan Pedagang Kaki Lima. Anies tidak menyebut secara 
spesifik pasal mana yang dia maksud. Namun Pasal 10 menyebutkan PKL berhak atas 
tempat usaha, baik yang bergerak maupun tidak bergerak.
 
 Pasal 10
 2. Bentuk tempat usaha jenis usaha sebagaimana dimaksud pada ayat (1) terdiri 
atas:
 a. Tempat usaha tidak bergerak; dan
 b. Tempat usaha bergerak
 
 
 
|  
Baca juga: Anies Sebut Sederet Aturan Bolehkan PKL di Trotoar, Bagaimana Isinya?
  |

 

 
 Kemudian, Pasal 11, dijabarkan bahwa tempat usaha tak bergerak tersebut berupa 
gelaran, lesehan, tenda, dan shelter. Sedangkan tempat  usaha bergerak adalah 
yang bermotor dan tidak bermotor.
 
 
  
|  
 Foto: Rengga Sancaya
  |

  

 
 PKL yang dimaksud dalam pasal tersebut adalah PKL yang sudah memperoleh Tanda 
Daftar usaha (TDU). Jika sudah memiliki TDU, PKL juga dilarang melakukan hal 
sebagai berikut:
 
 Pasal 22
 Setiap PKL yang telah memperoleh TDU dilarang:
 a. mengubah bentuk dan fungsi tempat usaha
 b. memperdagangkan barang terlarang
 c. melakukan perbuatan asusila di tempat usaha; dan
 d. melakukan transaksi perdagangan pada prasarana, sarana dan utilitas umum
 (imk/idn)
 


#yiv3814295162 -- #yiv3814295162ygrp-mkp {border:1px solid 
#d8d8d8;font-family:Arial;margin:10px 0;padding:0 10px;}#yiv3814295162 
#yiv3814295162ygrp-mkp hr {border:1px solid #d8d8d8;}#yiv3814295162 
#yiv3814295162ygrp-mkp #yiv3814295162hd 
{color:#628c2a;font-size:85%;font-weight:700;line-height:122%;margin:10px 
0;}#yiv3814295162 #yiv3814295162ygrp-mkp #yiv3814295162ads 
{margin-bottom:10px;}#yiv3814295162 #yiv3814295162ygrp-mkp .yiv3814295162ad 
{padding:0 0;}#yiv3814295162 #yiv3814295162ygrp-mkp .yiv3814295162ad p 
{margin:0;}#yiv3814295162 #yiv3814295162ygrp-mkp .yiv3814295162ad a 
{color:#0000ff;text-decoration:none;}#yiv3814295162 #yiv3814295162ygrp-sponsor 
#yiv3814295162ygrp-lc {font-family:Arial;}#yiv3814295162 
#yiv3814295162ygrp-sponsor #yiv3814295162ygrp-lc #yiv3814295162hd {margin:10px 
0px;font-weight:700;font-size:78%;line-height:122%;}#yiv3814295162 
#yiv3814295162ygrp-sponsor #yiv3814295162ygrp-lc .yiv3814295162ad 
{margin-bottom:10px;padding:0 0;}#yiv3814295162 #yiv3814295162actions 
{font-family:Verdana;font-size:11px;padding:10px 0;}#yiv3814295162 
#yiv3814295162activity 
{background-color:#e0ecee;float:left;font-family:Verdana;font-size:10px;padding:10px;}#yiv3814295162
 #yiv3814295162activity span {font-weight:700;}#yiv3814295162 
#yiv3814295162activity span:first-child 
{text-transform:uppercase;}#yiv3814295162 #yiv3814295162activity span a 
{color:#5085b6;text-decoration:none;}#yiv3814295162 #yiv3814295162activity span 
span {color:#ff7900;}#yiv3814295162 #yiv3814295162activity span 
.yiv3814295162underline {text-decoration:underline;}#yiv3814295162 
.yiv3814295162attach 
{clear:both;display:table;font-family:Arial;font-size:12px;padding:10px 
0;width:400px;}#yiv3814295162 .yiv3814295162attach div a 
{text-decoration:none;}#yiv3814295162 .yiv3814295162attach img 
{border:none;padding-right:5px;}#yiv3814295162 .yiv3814295162attach label 
{display:block;margin-bottom:5px;}#yiv3814295162 .yiv3814295162attach label a 
{text-decoration:none;}#yiv3814295162 blockquote {margin:0 0 0 
4px;}#yiv3814295162 .yiv3814295162bold 
{font-family:Arial;font-size:13px;font-weight:700;}#yiv3814295162 
.yiv3814295162bold a {text-decoration:none;}#yiv3814295162 dd.yiv3814295162last 
p a {font-family:Verdana;font-weight:700;}#yiv3814295162 dd.yiv3814295162last p 
span {margin-right:10px;font-family:Verdana;font-weight:700;}#yiv3814295162 
dd.yiv3814295162last p span.yiv3814295162yshortcuts 
{margin-right:0;}#yiv3814295162 div.yiv3814295162attach-table div div a 
{text-decoration:none;}#yiv3814295162 div.yiv3814295162attach-table 
{width:400px;}#yiv3814295162 div.yiv3814295162file-title a, #yiv3814295162 
div.yiv3814295162file-title a:active, #yiv3814295162 
div.yiv3814295162file-title a:hover, #yiv3814295162 div.yiv3814295162file-title 
a:visited {text-decoration:none;}#yiv3814295162 div.yiv3814295162photo-title a, 
#yiv3814295162 div.yiv3814295162photo-title a:active, #yiv3814295162 
div.yiv3814295162photo-title a:hover, #yiv3814295162 
div.yiv3814295162photo-title a:visited {text-decoration:none;}#yiv3814295162 
div#yiv3814295162ygrp-mlmsg #yiv3814295162ygrp-msg p a 
span.yiv3814295162yshortcuts 
{font-family:Verdana;font-size:10px;font-weight:normal;}#yiv3814295162 
.yiv3814295162green {color:#628c2a;}#yiv3814295162 .yiv3814295162MsoNormal 
{margin:0 0 0 0;}#yiv3814295162 o {font-size:0;}#yiv3814295162 
#yiv3814295162photos div {float:left;width:72px;}#yiv3814295162 
#yiv3814295162photos div div {border:1px solid 
#666666;min-height:62px;overflow:hidden;width:62px;}#yiv3814295162 
#yiv3814295162photos div label 
{color:#666666;font-size:10px;overflow:hidden;text-align:center;white-space:nowrap;width:64px;}#yiv3814295162
 #yiv3814295162reco-category {font-size:77%;}#yiv3814295162 
#yiv3814295162reco-desc {font-size:77%;}#yiv3814295162 .yiv3814295162replbq 
{margin:4px;}#yiv3814295162 #yiv3814295162ygrp-actbar div a:first-child 
{margin-right:2px;padding-right:5px;}#yiv3814295162 #yiv3814295162ygrp-mlmsg 
{font-size:13px;font-family:Arial, helvetica, clean, sans-serif;}#yiv3814295162 
#yiv3814295162ygrp-mlmsg table {font-size:inherit;font:100%;}#yiv3814295162 
#yiv3814295162ygrp-mlmsg select, #yiv3814295162 input, #yiv3814295162 textarea 
{font:99% Arial, Helvetica, clean, sans-serif;}#yiv3814295162 
#yiv3814295162ygrp-mlmsg pre, #yiv3814295162 code {font:115% 
monospace;}#yiv3814295162 #yiv3814295162ygrp-mlmsg * 
{line-height:1.22em;}#yiv3814295162 #yiv3814295162ygrp-mlmsg #yiv3814295162logo 
{padding-bottom:10px;}#yiv3814295162 #yiv3814295162ygrp-msg p a 
{font-family:Verdana;}#yiv3814295162 #yiv3814295162ygrp-msg 
p#yiv3814295162attach-count span {color:#1E66AE;font-weight:700;}#yiv3814295162 
#yiv3814295162ygrp-reco #yiv3814295162reco-head 
{color:#ff7900;font-weight:700;}#yiv3814295162 #yiv3814295162ygrp-reco 
{margin-bottom:20px;padding:0px;}#yiv3814295162 #yiv3814295162ygrp-sponsor 
#yiv3814295162ov li a {font-size:130%;text-decoration:none;}#yiv3814295162 
#yiv3814295162ygrp-sponsor #yiv3814295162ov li 
{font-size:77%;list-style-type:square;padding:6px 0;}#yiv3814295162 
#yiv3814295162ygrp-sponsor #yiv3814295162ov ul {margin:0;padding:0 0 0 
8px;}#yiv3814295162 #yiv3814295162ygrp-text 
{font-family:Georgia;}#yiv3814295162 #yiv3814295162ygrp-text p {margin:0 0 1em 
0;}#yiv3814295162 #yiv3814295162ygrp-text tt {font-size:120%;}#yiv3814295162 
#yiv3814295162ygrp-vital ul li:last-child {border-right:none 
!important;}#yiv3814295162   

Kirim email ke