Kalau kelompok Islam musuh utama komunis, apakah kelompok tsb boleh pinjam
fulus dari komunis seperti China komunis? Kereta cepat antara Mekkah dan
Medina dibangun oleh komunis China, apakah itu haram?



https://suaraislam.id/kelompok-islam-tetap-musuh-utama-komunis/



*Kelompok Islam Tetap Musuh Utama Komunis*

 22 September 2019


*Depok (SI Online)*-Ideologi komunis selamanya akan menjadikan Islam
sebagai musuh. Kelompok Islam adalah batu sandungan bagi para pengikut
komunisme untuk mewujudkan keinginan mereka.

Sejarah membuktikan, pemberontakan Partai Komunis Indonesia (PKI) pada 1948
dan 1965, salah satu yang menjadi korban kebiadaban PKI adalah para santri,
guru ngaji, kiai dan ulama.

Doktor ilmu sejarah dari Universitas Indonesia, Tiar Anwar Bachtiar
menjelaskan, wujud komunisme hari ini memang berbeda dengan masa lalu.
Secara ideologi, kata Tiar, komunisme saat ini adalah komunis kepentingan.
Bukan soal ideologi semata, tetapi yang utama soal duit.

“Komunisme sekarang bukan untuk mewujudkan gagasan Marx. Penerus komunisme
tidak akan menerapkan gagasan Lenin dalam politik. Pengarusutamaan ideologi
tidak seperti dulu lagi,” ungkap Tiar dalam seminar tentang “Ancaman
Komunisme; Dulu, Kini dan Nanti” yang diselenggarakan Pesantren At-Taqwa,
Cilodong, Depok, Ahad 22 September 2019.

Meski, demikian, Tiar mengingatkan, bagi pengikut komunisme musuh utama
mereka tetap Islam dan umat Islam. “Secara gerakan mereka mirip. Mereka
menghadapi kekuatan Islam,” kata dia.

Untuk menghadapi kelompok komunis, Tiar menyarankan agar umat Islam kembali
melakukan konsolidasi internal dengan rajin-rajin bersilaturahim.

“Ini klise, tetapi harus dilakukan. Coba perhatikan, Kemenag itu sering
mengumpulkan tokoh-tokoh umat beragama, tetapi apakah sering mengumpulkan
tokoh-tokoh ormas atau gerakan Islam,” kata mantan Ketua Umum Pemuda
Persatuan Islam (Persis) itu.

Tiar sungguh-sungguh mengingatkan bahaya laten PKI ini kepada umat Islam.
Sebab menurutnya, pada masa lalu pun, Komunisme pada awalnya juga tidak
menyinggung dan berhadapan langsung dengan agama, terutama Islam. Namun,
fakta menunjukkan, pada pemberontakan PKI 1948 di Madiun, PKI menunjukkan
sifat asli komunisme.

“Selain tentara, sasaran yang dihadapi adalah para kiai. Agama dihadapi
pertama oleh orang komunis karena dinilai sebagai batu sandungan bagi
mereka,” tegas Tiar.

*Dr. Tiar Anwar Bachtiar*

*Lords of the Rim*

Sebelumnya, Ketua Bidgar Pengembangan Dakwah PP Persis itu menyinggung
perkembangan komunisme di Indonesia terkini. Menurut Tiar, neo-komunisme
saat ini sudah menjadi seperti kapitalisme. Gagasan komunisme dahulu yang
hendak melakukan pemerataan kesejahteraan sudah tidak ada lagi.

Secara faktual, hal itu dapat dilihat dari negara China maupun Korea Utara.
Di dua negara komunis itu ternyata menerapkan sistem ekonomi kapitalis.

Secara individu, Tiar juga mengingatkan, aslinya tokoh-tokoh PKI juga hidup
secara mewah. Ia menyebut Nyoto pada masa Orde Lama sebagai contoh. Nyoto,
kata Tiar, sering tampil mewah bak seorang borjuis. “Proletarianisme dalam
komunis itu hanya jualan ideologi saja,” sindir dia.

Secara jaringan, komunis di Indonesia era sekarang dapat disebut
menggunakan jaringan keluarga mantan PKI. Selain itu juga politisi, buruh,
pengusaha, dosen maupun guru. Namun semuanya juga bisa dikatakan tidak
memiliki arah yang jelas.

Mereka, kata Tiar, membangun jaringan baru untuk kepentingan politiknya
dengan ciri tidak lagi bicara soal komunisme secara vulgar, namun dicampur
dengan kapitalisme. Tetapi untuk memuluskan tujuan mereka tetap menggunakan
cara-cara komunisme. Mereka juga melakukan penyusukan ke gerakan mahsiswa
dan lembaga swadaya masyarakat.

Untuk generasi baru komunis saat ini, Tiar menyinggung soal “China
Overseas”. Mereka inilah yang disebut sebagai generasi baru
komunis-kapitalis. Generasi ini adalap para keturunan China-Selatan yang
menyebar ke seluruh dunia dan sering disebut sebagai “Lords of The Rim”.
“Di Indonesia mereka disebut sembilan naga,” kata Tiar.

Red: shodiq ramadhan
*Bagikan ini:*

Kirim email ke