Kalau haram, tetapi diperlukan, apa ya ditolak. Misalnya Klep jantung dari
babi .
https://mediaumat.news/hukum-transplantasi-katup-jantung-babi-pada-manusia/


Pada tanggal Sen, 23 Sep 2019 pukul 13.20 Sunny ambon [email protected]
[GELORA45] <[email protected]> menulis:

>
>
>
>
> Kalau kelompok Islam musuh utama komunis, apakah kelompok tsb boleh pinjam
> fulus dari komunis seperti China komunis? Kereta cepat antara Mekkah dan
> Medina dibangun oleh komunis China, apakah itu haram?
>
>
>
> https://suaraislam.id/kelompok-islam-tetap-musuh-utama-komunis/
>
>
>
> *Kelompok Islam Tetap Musuh Utama Komunis*
>
>  22 September 2019
>
>
> *Depok (SI Online)*-Ideologi komunis selamanya akan menjadikan Islam
> sebagai musuh. Kelompok Islam adalah batu sandungan bagi para pengikut
> komunisme untuk mewujudkan keinginan mereka.
>
> Sejarah membuktikan, pemberontakan Partai Komunis Indonesia (PKI) pada
> 1948 dan 1965, salah satu yang menjadi korban kebiadaban PKI adalah para
> santri, guru ngaji, kiai dan ulama.
>
> Doktor ilmu sejarah dari Universitas Indonesia, Tiar Anwar Bachtiar
> menjelaskan, wujud komunisme hari ini memang berbeda dengan masa lalu.
> Secara ideologi, kata Tiar, komunisme saat ini adalah komunis kepentingan..
> Bukan soal ideologi semata, tetapi yang utama soal duit.
>
> “Komunisme sekarang bukan untuk mewujudkan gagasan Marx. Penerus
> komunisme tidak akan menerapkan gagasan Lenin dalam politik.
> Pengarusutamaan ideologi tidak seperti dulu lagi,” ungkap Tiar dalam
> seminar tentang “Ancaman Komunisme; Dulu, Kini dan Nanti” yang
> diselenggarakan Pesantren At-Taqwa, Cilodong, Depok, Ahad 22 September 2019.
>
> Meski, demikian, Tiar mengingatkan, bagi pengikut komunisme musuh utama
> mereka tetap Islam dan umat Islam. “Secara gerakan mereka mirip. Mereka
> menghadapi kekuatan Islam,” kata dia.
>
> Untuk menghadapi kelompok komunis, Tiar menyarankan agar umat Islam
> kembali melakukan konsolidasi internal dengan rajin-rajin bersilaturahim.
>
> “Ini klise, tetapi harus dilakukan. Coba perhatikan, Kemenag itu sering
> mengumpulkan tokoh-tokoh umat beragama, tetapi apakah sering mengumpulkan
> tokoh-tokoh ormas atau gerakan Islam,” kata mantan Ketua Umum Pemuda
> Persatuan Islam (Persis) itu.
>
> Tiar sungguh-sungguh mengingatkan bahaya laten PKI ini kepada umat Islam.
> Sebab menurutnya, pada masa lalu pun, Komunisme pada awalnya juga tidak
> menyinggung dan berhadapan langsung dengan agama, terutama Islam. Namun,
> fakta menunjukkan, pada pemberontakan PKI 1948 di Madiun, PKI menunjukkan
> sifat asli komunisme.
>
> “Selain tentara, sasaran yang dihadapi adalah para kiai. Agama dihadapi
> pertama oleh orang komunis karena dinilai sebagai batu sandungan bagi
> mereka,” tegas Tiar.
>
> *Dr. Tiar Anwar Bachtiar*
>
> *Lords of the Rim*
>
> Sebelumnya, Ketua Bidgar Pengembangan Dakwah PP Persis itu menyinggung
> perkembangan komunisme di Indonesia terkini. Menurut Tiar, neo-komunisme
> saat ini sudah menjadi seperti kapitalisme. Gagasan komunisme dahulu yang
> hendak melakukan pemerataan kesejahteraan sudah tidak ada lagi.
>
> Secara faktual, hal itu dapat dilihat dari negara China maupun Korea
> Utara. Di dua negara komunis itu ternyata menerapkan sistem ekonomi
> kapitalis.
>
> Secara individu, Tiar juga mengingatkan, aslinya tokoh-tokoh PKI juga
> hidup secara mewah. Ia menyebut Nyoto pada masa Orde Lama sebagai contoh.
> Nyoto, kata Tiar, sering tampil mewah bak seorang borjuis. “Proletarianisme
> dalam komunis itu hanya jualan ideologi saja,” sindir dia.
>
> Secara jaringan, komunis di Indonesia era sekarang dapat disebut
> menggunakan jaringan keluarga mantan PKI. Selain itu juga politisi, buruh,
> pengusaha, dosen maupun guru. Namun semuanya juga bisa dikatakan tidak
> memiliki arah yang jelas.
>
> Mereka, kata Tiar, membangun jaringan baru untuk kepentingan politiknya
> dengan ciri tidak lagi bicara soal komunisme secara vulgar, namun dicampur
> dengan kapitalisme. Tetapi untuk memuluskan tujuan mereka tetap menggunakan
> cara-cara komunisme. Mereka juga melakukan penyusukan ke gerakan mahsiswa
> dan lembaga swadaya masyarakat.
>
> Untuk generasi baru komunis saat ini, Tiar menyinggung soal “China
> Overseas”. Mereka inilah yang disebut sebagai generasi baru
> komunis-kapitalis. Generasi ini adalap para keturunan China-Selatan yang
> menyebar ke seluruh dunia dan sering disebut sebagai “Lords of The Rim”.
> “Di Indonesia mereka disebut sembilan naga,” kata Tiar.
>
> Red: shodiq ramadhan
> *Bagikan ini:*
>
>
> 
>

Kirim email ke