Bagaimana Jokowi bisa kaget, bukankah apa yang diterapkan adalah politik
agrarianya? Kalau Jokowi kaget berarti apa yang dikemukan ialah hanya
berdasarkan bisikan orang-orang penasehat di sekelilingnya,jadi pada
dasarnya Jokowi mempunyai pengertian mendalam tentang apa yang
digembar-gemborkan selama ini. Apakah akan ada penasehat-penasehat yang
jitu untuk Jokowi II?



https://www.cnnindonesia.com/nasional/20190924131831-20-433364/kpa-jokowi-kaget-reforma-agraria-beri-nol-hektare-ke-petani


KPA: Jokowi Kaget Reforma Agraria Beri Nol Hektare ke Petani

CNN Indonesia | Selasa, 24/09/2019 13:26 WIB

Bagikan :

[image: KPA: Jokowi Kaget Reforma Agraria Beri Nol Hektare ke Petani] Aksi
demo petani depan Istana Negara. (Foto: CNN Indonesia/Adhi Wicaksono)


Jakarta, CNN Indonesia -- Sekjen Konsorsium Pembaruan Agraria (*KPA
<https://www.cnnindonesia.com/tag/kpa>*) Dewi Kartika menyampaikan hasil
pertemuannya dengan Presiden *Joko Widodo
<https://www.cnnindonesia.com/tag/jokowi>*di Istana Negara terkait
tuntutan *petani
<https://www.cnnindonesia.com/tag/hari-tani-nasional>* yang berdemonstrasi
di depan Istana Negara sekaligus memperingati Hari Tani Nasional.

Dewi menyebut Jokowi sama sekali tidak tahu soal tak ada satu sentimeter
lahan dari program Reforma Agraria yang telah dibagikan kepada petani.
Padahal saat program digaungkan lima tahun lalu, pemerintah menjanjikan
akan mendistribusikan 9 juta hektare lahan bagi para petani.

"Kita sampaikan Reforma Agraria itu macet. Janji itu macet. Hasilnya adalah
nol hektare yang sampai ke masyarakat. Tidak ada. Beliau tadi kaget masih
nol hektare padalah sudah lima tahun berjalan," kata Dewi di Silang Monas
seberang Istana Negara, Jakarta Pusat, Selasa (24/9) usai bertemu dengan
Jokowi.


Lihat juga:

 *Demo di Istana, Petani Ramai-ramai Sobek 'Sertifikat' Jokowi
<https://www.cnnindonesia.com/nasional/20190924114759-20-433312/demo-di-istana-petani-ramai-ramai-sobek-sertifikat-jokowi/>*


Saat mendengar itu, Jokowi yang didampingi Kepala Kantor Staf Kepresidenan,
Moeldoko itu pun langsung menelepon Meteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan,
Siti Nurbaya Bakar.

Jokowi, kata Dewi, langsung menanyakan perihal tak ada satu sentimeter pun
lahan yang telah didistribusikan dari total 9 juta hektare itu. Selama
percakapan Jokowi tampak berulang kali mengernyitkan dahi.

Selama percakapan telpon antara Jokowi dan Siti Nurbaya berlangsung, Dewi
mengaku sempat mencuri dengar lantaran Jokowi memang menelpon langsung di
hadapan mereka.

Siti dalam telepon itu memang mengkui belum ada lahan yang mereka
distribusikan. Selama ini semuanya masih dalam proses.

"Via telepon langsung. [Jokowi tanya] Betul enggak kata petani 4,1 juta
hektare dari 9 juta selama lima tahun cuma nol hektare. Beneran kosong.
Dari respons-respons Pak Jokowi beliau kaget dan benar itu kan baru SK SK
saja yang diurus," kata Dewi.
Lihat juga:

 *Ribuan Mahasiswa dan Aktivis 'Sumsel Melawan' Turun ke Jalan
<https://www.cnnindonesia.com/nasional/20190924102832-20-433285/ribuan-mahasiswa-dan-aktivis-sumsel-melawan-turun-ke-jalan/>*


Dari percakapan telepon itu pun Jokowi mengakui memang hingga saat ini
belum ada sejengkal tanah pun yang tekah didistribusikan kepada petani.
Dewi pun meminta agar soal Reforma Agraria ini tak lagi dipegang kendalinya
oleh kementerian di bawah presiden.

Dewi pun secara terang-terangan menyampaikam bahwa Kementerian yang
dipercaya mengurusi hal ini justru tak kompeten dan sama sekali tak
menjalankan fungsi dan tugas sebagaimana mestinya.

"Terbukti bahwa menko perekonomian tidak bisa secara efektif
mengkoordinasikan kementrian-kementerian terkait. Apakah itu menteri
agraria tata ruang, kehutanan, menteri desa dan seterusnya," kata dia.

"Nah kami tadi mengusulkan badan pelaksana reforma agraria itu harus
langsung dipimpin oleh presiden gak bisa lagi sama selevel menteri,"
katanya. "Pak Jokowi setuju bahwa ini memang harus saya yang ambil alih."

Kirim email ke