Ketum PBNU Said Aqil: Radikalisme di Indonesia Sudah Darurat
CNN Indonesia | Selasa, 15/10/2019 16:11 WIB
Bagikan :
Ketum PBNU Said Aqil: Radikalisme di Indonesia Sudah DaruratKetum PBNU
Said Aqil mengaku diberi pesan oleh Menkopolhukam Wiranto agar kader NU
turut meningkatkan kewaspadaan dengan amaliah kelompok radikal di
Indonesia. (CNN Indonesia/Feri Agus Setyawan)
Jakarta, CNN Indonesia -- Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama
(*PBNU <https://www.cnnindonesia.com/tag/pbnu>*) *Said Aqil
<https://www.cnnindonesia.com/tag/said-aqil>*menganggap perkembangan
*radikalisme <https://www.cnnindonesia.com/tag/radikalisme>*di Indonesia
sudah mencapai tahap darurat.
Hal ini mengacu pada penusukan Menko Polhukam Wiranto oleh Syahril
Alamsyah (SA) alias Abu Rara dan istrinya FA yang diduga berafiliasi
dengan Jamaah Ansharut Daulah (JAD) Bekasi.
Lihat juga:
Wiranto Ditusuk, Jokowi Serukan Perang Lawan Radikalisme
<https://www.cnnindonesia.com/nasional/20191010163804-20-438475/wiranto-ditusuk-jokowi-serukan-perang-lawan-radikalisme/>
"Sudah darurat. Harus ada payung hukum bagaimana bisa menindak dengan
fakta-fakta tertentu yang sudah dicurigai. Harus bisa ditangkap sebelum
berbuat," tutur Said kepada rekan wartawan di RSPAD Gatot Subroto,
Jakarta Pusat, Selasa (15/10).
Usai menjenguk mantan Panglima ABRI tersebut, Said menyampaikan pesan
Wiranto terhadap NU agar meningkatkan kewaspadaan terhadap radikalisme
di Indonesia.
"Pesan beliau juga pada semua teman-teman NU, meningkatkan kewaspadaan
dengan amaliah dari kelompok tertentu yang sangat nekat, dan tanpa ada
kasih sayang atau kemanusiaan," ujar Said.
Lihat juga:
Abu Rara Diduga Terpapar Paham Radikal saat Merantau ke Jawa
<https://www.cnnindonesia.com/nasional/20191011155502-12-438753/abu-rara-diduga-terpapar-paham-radikal-saat-merantau-ke-jawa/>
Atas pernyataan itu Said menyimpulkan penanganan radikalisme harus
dilakukan oleh semua pihak, termasuk NU. Dalam hal ini NU bertugas
menyebarkan sikap kontra terhadap radikalisme.
"Kalau NU tugasnya kan kontra radikalisme. Dengan ajaran, dengan taklim,
dengan penyadaran. Kalau deradikalisasi ya BNPT [Badan Nasional
Penanggulangan Terorisme]. Kalau penangkapan Densus," tuturnya.
Seperti diketahui penyerangan terhadap Wiranto dilakukan usai
mengunjungi peresmian gedung baru Mathla'ul Anwar di Pandeglang, Banten
pada Kamis (11/10).
Lihat juga:
Polisi: Penyerangan Wiranto Tidak Mungkin Rekayasa
<https://www.cnnindonesia.com/nasional/20191011200650-12-438866/polisi-penyerangan-wiranto-tidak-mungkin-rekayasa/>
Wiranto kemudian dibawa ke RSUD Pandeglang sebelum akhirnya dirujuk ke
RSPAD Gatot Subroto. Wiranto disebut mengalami luka tusuk di perut dan
sempat menjalani operasi.
Sedangkan Abu Rara dan istrinya sudah ditahan dan dibawa ke Mabes Polri,
Jakarta Selatan sejak Kamis (10/10). Tim Densus 88 Antiteror Polri juga
sudah menangkap terduga teroris yang memiliki hubungan dekat dengan Abu
Rara di Bali.
Lihat juga:
Polisi Tangkap 22 Terduga Teroris Sejak Wiranto Ditusuk
<https://www.cnnindonesia.com/nasional/20191014184724-12-439424/polisi-tangkap-22-terduga-teroris-sejak-wiranto-ditusuk/>
*(fey/gil)*