Saya tanya pendapat Anda kok, bukan tanya pendapat cebong.
--- SADAR@.... wrote :
Kalau begitu, kenapa bung tidak tanyakan saja sama cebong-cebong
itu, ... kenapa mereka BELUM juga mengusir Prabowo??? Salah
sasaran, ... karena saya bukan dan tidak pernah jadi cebong!
On 10/20/2019 3:28 PM, ajeg wrote:
Lha, sekarang saja tidak ada cebong - bahkan sekaliber
Magnis-Mahfud maupun ketua partai pengusung, yang berani usir
Prabowo dari lingkaran istana. Kenapa tidak diusir? Kenapa malah
bolak-balik dijamu makan enak - Megawati malah sampai memasak nasi
goreng pesanan Prabowo, hahaha!
Nah, sekarang jawab:
"Menurut Anda, kenapa mereka belum juga mengusir Prabowo?"
Ini untuk ketigakalinya saya tanya dan belum juga Anda jawab.
Semoga bukan berarti Anda juga sudah di bawah kendali Prabowo,
hehee.......
--- SADAR@.... wrote :
Yang saya tanyakan kenapa bung begitu YAKIN dengan teriak Rocky
Gerung itu.
Masuk tidak Prabowo dalam kabinet-kerja jilid-2 nanti, sepenuhnya
urusan Jokowi! Sekalipun di TOLAK para cebong, ... Jokowi TETAP
berhak masukkan Prabowo dalam kabinetnya! Dimana masalahnya dengan
para cebong harus mengusir Prabowo, ...!
On 10/20/2019 12:02 PM, ajeg wrote:
Memangnya kenapa Rocky Gerung tidak boleh yakin seperti itu? Toh,
para cebong, Magnis-Mahfud, dan ketua-ketua partai pengusung
Jokowi, juga tidak mengusir Prabowo dari lingkaran istana.
Menurut Anda, kenapa mereka belum juga mengusir Prabowo?
--- SADAR@.... wrote :
Memangnya kenapa bung sudah begitu YAKIN dengan teriak Gerung,
Prabowo akan pegang kendali Istana??? Bukankah yang PASTI
Jokowi-Maruf yg menangkan pilpres-2019 dan akan pegang kendali,
... bahwa kemungkinan tentu saja keserobot Prabowo bila benar
dimasukkan dalam kabinet jilid-II Jokowi!
Masalahnya, apakah benar kemungkinan yg diteriakkan Gerung itu
bisa menjadi kenyataan??? Tentu masih harus dilihat proses
perjuangan selanjutnya yang terjadi, ... Kenapa harus buru-buru
begitu YAKIN akan menjadi kenyataan?
Bukankah pengalaman 2014, saat Jokowi berpasangan dengan JK
menangkan Pilpres-2014, banyak paka r menyatakan Jokowi akan
dikuasai JK yang akan lebih berperan dan menentukan?! Kenyatan yg
terjadi tidak begitu, ... bahkan entah gimana dalam waktu singkat
komposisi di DPR, koalisi Jokowi yg semula minoritas bisa berubah
menjadi mayoritas! Itulah kenyataan yang terjadi kekuasaan Jokowi
5 tahun pertama, ....
On 10/20/2019 9:32 AM, ajeg wrote:
Lalu, menurut Anda, kenapa cebong -- bahkan sekaliber Magnis dan
Mahfud yang tempohari pasang sirine: "pilpres untuk mencegah yang
buruk berkuasa!" -- belum juga mengusir Prabowo dari sisi Jokowi
dan ketua-ketua partai pengusung Jokowi?
"Sangat mesra," kata Jokowi.
--- SADAR@.... wrote :
Ooouh, begitu penangkapan bung, ... jadi, Rocky terpanggil utk
ngajarin cebong jangan mau dipecundangi junjungannya sendiri???!!!
Tanpa bung jelaskan bagaimana sesungguhnya jalan pikiran junjungan
bung, Prabowo itu bisa berpaling mendekat ke Jokowi? Begitu juga
kenapa pula Jokowi berani menerima Prabowo masuk koalisinya,
apalagi sudah dicanangkan Rocky bisa menjadi "PEMEGANG KENDALI
ISTANA", ... kenapa diteruskan juga??? Jadi, tak ada konteks
"gebuki" RG!
Kalau saja betul seperti bung katakan, Rocky terpanggil&nb sp;utk
ngajarin cebong jangan mau dipecundangi junjungannya sendir, ...
bukankah menunjukkan diri sangat, sangat DUNGU dengan semula
membanting Prabowo jadi SAMPAH yg tidak guna di Negeri ini,
tiba-tiba menjadi seorang "PENENTU" yang mampu pegang kendali di
Istana???!!!
Apakah Prabowo masuk dalam kabinet Jokowi, sampai pagi hari ini
BELUM menjadi kenyataan, ... masih harus tunggu beberapa jam lagi.
Tarohlah benar begitu, bukankah lebih dahulu harus menjawab, apa
pertimbangan utama Jokowi masukkan Prabowo dalam kabinetnya,
sehingga tetap berani masukkan ular-berbisa yg akan menggigit
dirinya sendiri???
On 10/20/2019 1:48 AM, ajeg wrote:
Rocky lagi ngajari para cebong supaya berani usir Prabowo dari
kekuasaan.
Konteksnya, ngapain para cebong sibuk "gebuki" Rocky dan bukannya
usir Prabowo yang selama ini mereka anggap sampah tapi sekarang
terus-terusan dijamu makan sama ketua-ketua partai koalisi, bahkan
sama penguasa istana. Para cebong bersahutan riuh-rendah meledek
Rocky yang tidak diajak makan-makan, padahal mereka sendiri cuma
berkerumun di kolam dengan liur berceceran menunggu sisa-sisa
lepehan Prabowo...
Ya karuan saja RG terpanggil untuk ngajari bagaimana harusnya
cebong bersikap ketika dipecundangi junjungan sendiri; ya usirlah
Prabowo. Jangan dungu-dungu amat berharap lemparan tulang dan
sampah makanan!
Gitu ceritanya. Simpel dan gamblang.
Tapi kok ya masih saja ada yang salah baca situasinya.
--- jonathangoeij@... wrote:
Gerung is a man of character!
--- SADAR@.... wrote :
BETUUUL, tempo hari sudah ada tokoh yg menilai Rocky Gerung
bisanya cuma gerung-gerung saja! Apa yang diteriakkan bisa
menampar mulutnya sendiri, ... kali ini juga begitu. Tgl. 17
bilang Prabowo bisa Pegang Kendali Istana, menjadi orang ke-2 RI
yang berperang layaknya Perdana Menteri, tapi sebelumnya, tgl. 15
dibilang tokoh Nyampah-nyampahin Negeri Aja!
Sebagai orang politik, Rocky mengaku BUKAN PEMBELA Prabowo disaat
kampanye, sekalipun orang dengan jelas melihat Rocky berada dikubu
02 dan dengan gencar selalu menyerang kubu-01! Sekarang dia
bilang, *"Jadi warna Istana akan sangat berwarna Prabowo, secara
aura dia mampu untuk menghasilkan retorika dan itu akan menarik
publik,"* mungkinkah itu terjadi??? Atau TETAP menjadi SAMPAH saja
dinegeri ini!!! Bukankah itu ucapan yang keluar dari desakan hati
yg keras menghendaki ada kelompok oposisi yg cukup kuat diluar
pemerintahan Jokowi saja??? Hehehee, ...
Tak Bela Prabowo Lagi, Rocky Gerung: Nggak Butuh Tokoh Seperti
Dia, Nyampah-nyampahin Negeri Aja
*
*
*Tak Bela Prabowo Lagi, Rocky Gerung: Nggak Butuh Tokoh Seperti
Dia, Nyampah-nyampahin Negeri Aja*
****
****
****Melia Istighfaroh****
*Selasa, 15 Oktober 2019 15:27 WIB*
*
*
*https://www.tribunnewswiki.com/2019/10/15/tak-bela-prabowo-lagi-rocky-gerung-nggak-butuh-tok
oh-seperti-dia-nyampah-nyampahin-negeri-aja?page=all
<https://www.tribunnewswiki.com/2019/10/15/tak-bela-prabowo-lagi-rocky-gerung-nggak-butuh-tokoh-
seperti-dia-nyampah-nyampahin-negeri-aja?page=all>*