Apanya yang tidak tepat kala pilihan Jokowi disetujui dan direstui oleh
Sang Ratu maha mulia? apakah itu tidak senang bersuka ria jika ada tentara
berbewewenang yang sanggup mengantarkan umat ke surga dan taman firdausnya
yang penuh dengan bidadari cantik bin molek lagi sexy siap melayani
jasamaniah dan rochaniah, apakah tidak tepat? Apakah tidak tepat tentara
menjadi penghentar ke surga nan fana?


https://nasional.tempo.co/read/1264719/politikus-pdip-menteri-agama-dari-kalangan-militer-tidak-tepat?utm_source=Digital%20Marketing&utm_medium=Partnership&utm_campaign=Dable

*Politikus PDIP: Menteri Agama dari Kalangan Militer Tidak Tepat*

Reporter:
*Friski Riana*

Editor:
*Endri Kurniawati*

Sabtu, 26 Oktober 2019 13:19 WIB


*TEMPO.CO <http://TEMPO.CO>*, *Jakarta* - Politikus PDI Perjuangan, Erwin
Moeslimin Singajuru, menilai keputusan Presiden Joko Widodo atau Jokowi
menunjuk Fachrul Razi sebagai menteri agama
<https://www.tempo.co/tag/menteri-agama> tidak tepat. "Tidak terlalu tepat
kalau menurut saya. Saya terus terang apa adanya," kata Erwin saat ditemui
di acara diskusi Perspektif Indonesia di Jakarta, Sabtu, 26 Oktober 2019.

Erwin mengatakan, posisi menteri agama sebaiknya tidak diisi oleh sosok
berlatar belakang militer. Menurut dia, sosok yang tepat adalah yang
berpengalaman di organisasi Majelis Ulama Indonesia atau seorang akademisi.
"Banyak kan profesor-profesor dari IAIN atau UIN yang pintar-pintar yang
bisa juga bekerja. Kenapa enggak dipilih?"

Menteri agama dari kalangan militer, kata Erwin, bukan terjadi pertama
kali. Sebelumnya di era Presiden Soeharto, salah satu menteri agama dari
militer adalah Alamsyah Ratu Perwiranegara. "Zaman Pak Harto bagus. Jadi
dia (Alamsyah) punya leadership, ketegasan, karena dibutuhkan juga."

Namun, untuk saat ini, Erwin menilai sosok menteri agama yang ideal adalah
seperti Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Mahfud MD.
Ia mengatakan bahwa sosok Mahfud bisa bicara soal ayat, agama, hukum, dan
politik.

Meski menilai tidak tepat, Erwin berharap keberadaan Fachrul Razi yang
berlatar belakang militer mampu memberikan yang terbaik bagi masyarakat.
Apalagi, Fachrul juga memiliki wakil menteri yang berasal dari kalangan
sipil, seperti Wakil Ketua MUI Zainut Tauhid.

Fachrul menjadi menteri agama
<https://nasional.tempo.co/read/1264658/tak-undang-menag-ke-hari-santri-nasional-nu-jatim-tidak-relevan>dari
kalangan militer pertama setelah reformasi. Adapun di Orde Baru, ada dua
menteri agama yang berlatar militer. Selain Alamsyah, ada Laksamana Muda
TNI purnawirawan Tarmizi Taher yang menjabat pada 1993-1998.

Kirim email ke