https://banten.antaranews.com/berita/72400/kata-jokowi-jangan-kufur-nikmat-ekonomi-kita-masih-tumbuh
Kata Jokowi, Jangan kufur nikmat
ekonomi kita masih tumbuh
Senin, 11 November 2019 23:38 WIB
Presiden Joko Widodo saat memberikan sambutan pada Puncak Peringatan HUT
Ke-8 Partai NasDem, di JIExpo Kemayoran, Jakarta, Senin malam
(11/11/2019). (Antara Foto/Syaiful Hakim)
Sudah banyak negara yang masuk pada posisi resesi. Kita ini patut
syukuri, masih berada di pertumbuhan ekonomi di atas 5 persen. Jangan
kufur nikmat. Harus kita syukuri, kita diberi pettumbuhan ekonomi di
atas 5 persen
Jakarta (ANTARA) - Presiden Joko Widodo mengatakan ancaman situasi
ekonomi global yang tak menentu membuat banyak negara resesi, namun
Indonesia patut bersyukur karena pertumbuhan ekonomi masih stabil dan
masih di atas 5 persen.
"Sudah banyak negara yang masuk pada posisi resesi. Kita ini patut
syukuri, masih berada di pertumbuhan ekonomi di atas 5 persen. Jangan
kufur nikmat. Harus kita syukuri, kita diberi pettumbuhan ekonomi di
atas 5 persen," kata Jokowi saat menyampaikan sambutan di HUT ke-8
Partai NasDem di JIExpo, Kemayoran, Jakarta, Senin malam.
Dalam menghadapi situasi global ini, Presiden juga semua pihak untuk
menghadapi segala permasalahan ekonomi, termasuk defisit neraca
pembayaran yang sudah berpuluh tahun dialami.
"Saya sudah sampaikan bahwa urusan impor, urusan ekspor harus kita lihat
detail, secara detail, biar penyakitnya bisa kita diagnosa secara
detail," katanya.
Kepala Negara yakin bahwa defisit neraca pembayaran ini bisa didiagnosa
3-4 tahun yang akan datang dengan cara mengurangi impor minyak dan
meningkatkan produksi minyak dalam negeri.
"Saya tidak mau impar-impor terus. Sekali lagi saya sampaikan di
mana-mana, jangan ada yang coba coba menghalangi saya untuk
menyelesaikan masalah yang tadi. Saya sampaikan, pasti akan saya gigit
dengan cara saya," katanya.
Jukowi juga meminta semua pihak untuk memberikan dukungan
pemerintahannya melakukan "omnibus law", uu cipta lapangan kerja, dimana
ada 7 UU yang akan jadi 1 UU saja.
"Sehingga kecepatan kita bertindak betul-betul didukung. Apabila UU yang
satu ini bisa kita selesaikan," harapnya.
Pewarta : *Joko Susilo, Syaiful Hakim*
<https://banten.antaranews.com/berita/72400/kata-jokowi-jangan-kufur-nikmat-ekonomi-kita-masih-tumbuh#>
Editor : Sambas
COPYRIGHT © ANTARA