Hanya disikat, tidak dishampoo sekalian.....? Pada tanggal Rab, 20 Nov 2019 pukul 13.23 Sunny ambon [email protected] [GELORA45] <[email protected]> menulis:
> > > > Jangan-jangan bukan Ahok sikat mafia Pertamina, tetapi sebaliknya, karena > mereka sudah berakar yang mendalam dan luas di Pertamina maupun di luarnya > dan juga ada wahyu yang melarang untuk diangkat menjadi pemimpin. > > > > https://www.gatra.com/detail/news/457732/politik/pengamat-ahok-bisa-sikat-mafia-di-pertamina > > > *Pengamat: Ahok Bisa Sikat Mafia di Pertamina* > > Gatra.com | 20 Nov 2019 16:40 > > > *Jakarta, Gatra.com* - Pakar psikologi politik Universitas Indonesia, > Hamdi Muluk berpendapat, bahwa masuknya Politikus PDI Perjuangan, Basuki > Tjahaja Purnama (BTP) alias Ahok ke deretan calon kuat Komisaris Utama PT > Pertamina Persero merupakan langkah yang baik. Menurutnya, Ahok bisa > membersihkan kartel yang mungkin saja bersembunyi di dalam perusahaan migas > tersebut. > > "Saya yakin, dia bisa sikat mafia-mafia itu. Ahok pernah di DPR, pernah di > Balai Kota. Dia tahu permainan mafia-mafia. Apalagi di pemprov DKI isinya > mafia semua itu. Dia pasti sudah memantau sekarang mafia-mafia migas yang > ada di Pertamina," katanya kepada *Gatra.com* melalui sambungan telepon, > Selasa malam (19/11). > > Ahok dinilai memiliki keberanian untuk mengungkapkan kejahatan di dalam > Pertamina. Selain itu, rekam jejaknya di Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) > pun bersih selama menjabat sebagai Gubernur DKI Jakarta, sebelum akhirnya > dia dipenjara karena kasus penistaan agama. > > "Dia itu orang yang tidak ada urat takutnya. Saat-saat mencekam 212 itu > dia datang sendiri, tidak cengeng. Datang sidang tepat waktu, tidak pernah > menghilang. Waktu didemo dia tidak takut. Saya rasa dia juga punya nyali > untuk bereskan orang-orang tidak benar di Pertamina," ujarnya. > > Di sisi lain, wacana Ahok menjadi komisaris di Pertamina juga mendapatkan > protes keras dari para pegawai yang tergabung dalam Federasi Serikat > Pekerja Pertamina Bersatu (FSPPB). Sayangnya, alasan-alasan penolakan Ahok > ini dianggap sangat politis. > > "Nah, sekarang gelombang penolakan itu sama juga. Serikat pekerja itu > bawa-bawa agama. Jadi, penolakan-penolakan ini adalah sentimen politik, > perpanjangan dari orang-orang yang gerombolan 212 juga gitu lho," imbuhnya. > > > > > > > - > > 0 > > <https://nasional.republika.co.id/berita/q19fws409/peran-istri-dalam-proses-umar-patek-kembali-mencintai-nkri#> > - > > 0 > > <https://nasional.republika.co.id/berita/q19fws409/peran-istri-dalam-proses-umar-patek-kembali-mencintai-nkri#comment-list> > - > > > > > *Foto: Antara/Umarul Faruq* > > *Umar Patek mengungkap peran besar istrinya dalam program deradikalisasi.* > > REPUBLIKA.CO.ID, oleh *Dadang Kurnia* > > *Baca Juga* > > - > > *Umar Patek Mengaku tak Kenal Jaringan Teroris Saat Ini* > > <https://nasional.republika.co.id/berita/q19fws409/nasional/politik/19/11/20/q19fcs377-umar-patek-mengaku-tak-kenal-jaringan-teroris-saat-ini> > > - > > *Istri Umar Patek Resmi Manjadi Warga Negara Indonesia* > > <https://nasional.republika.co.id/berita/q19fws409/nasional/hukum/19/11/20/q1974g384-istri-umar-patek-resmi-manjadi-warga-negara-indonesia> > > - > > *Umar Patek Terpidana Bom Bali Diusulkan Bebas Bersyarat* > > <https://nasional.republika.co.id/berita/q19fws409/nasional/daerah/q19b105322000/vw1hcibqyxrlaybuzxjwawrhbmegqm9tiejhbgkgrgl1c3vsa2fuiejlymfziejlcnn5yxjhda> > > > > Terpidana bom Bali, Hisyam bin Alizein, alias Abu Syekh, alias Umar Patek > mengungkapkan betapa besar peran istrinya Gina Gutierez Luceno, yang > mengembalikan dirinya dari semula berpaham radikal, untuk kembali mencintai > NKRI. Selain sang istri, Umar Patek juga mengatakan, keluarga besarnya > memiliki peran besar dalam upaya menderadikalisasi dirinya. > > "Sangat besar baik peran istri maupun keluarga besar. Karena merekalah > yang pertama kali hadir di tengah-tengah saya sekali pun saya sudah berbuat > salah kepada negeri ini. Merekalah yang pertama kali merangkul untuk > kembali kepada NKRI," ujar Umar Patek di Porong, Sidoarjo, Rabu (20/11). > > Umar Patek merasa, berkat jasa istri dan keluarga yang telah mengembalikan > jiwa nasionalismenya, mendorong dirinya untuk berperilaku baik selama > berada di tahanan di Lapas Klas I Surabaya, Porong, Sidoarjo. Umar patek > juga disebut-sebut terus mengalami perubahan secara ideologi dan kembali ke > NKRI. > > Berkat catatan-catatan tersebut, pemerintah Indonesia pun mengabulkan > keinginan Umar Patek, agar istrinya Gina Gutierez Luceno diberi > kewarganegaraan Indonesia, yang semula berkewarganegaraan Filipina. Tidak > hanya itu, Lembaga Pemasyarakatan Klas I Surabaya di Porong (Lapas Porong) > pun, mengusulkan pembebasan bersyarat untuk dirinya. > > "Saya bersyukur kepada Allah SWT yang telah memberikan karunia nikmat yang > sangat besar. Salah satunya dengan terkabulkannya permohonan istri saya > menjadi warga negara Republik Indonesia. Insya Allah ini kami maknai > sebagai satu langkah hijrah untuk lebih nyaman beribadah, untuk semakin > mencintai negara Indonesia," ujar Umar Patek. > > Gina Gutierez Luceno pun telah resmi menjadi Warga Negara Indonesia (WNI).. > Surat Keputusan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia > nomor M.HH-16.AH.10.01 THN 2019, tentang Kewarganegaraan Repulik Indonesia > atas nama Gina Gutierez Luceno tersebut diserahkan Kepala BNPT Komjen Pol.. > Suhardi Alius kepada yang bersangkutan, di Lapas Kelas I Surabaya, Jalan > Pemasyarakatan nomor 1, Macan Mati, Kec. Porong, Kabupaten Sidoarjo, Rabu > (20/11). > > Suhardi menjelaskan, pemberian kewarganegaraan tersebut telah melalui > serangkain pertimbangan dari berbagai *stakeholder*. "Bukan cuma > melibatkan BNPT dan KemenkumHAM, tapi juga melibatkan Badan Intelijen > Negara, Densus 88 dan semua *stakeholder*," ujar Suhardi. > > Suhardi mengaku, pihaknya telah mengkaji betul apa yang telah dikerjakan > Umar Patek selama berada di Lapas Kelas I Surabaya. Di mana, yang > bersangkutan bersikap baik selama berada di Lapas. > > Umar Patek juga diakuinya telah menunjukkan kecintannya terhadap NKRI. > Selain itu, yang bersangkutan juga sering membantu BNPT dalam menjalankan > program deradikalisasi. > > "Umar Patek sudah dilihat bagaiaman dedikasinya dan prilakunya selama di > Lapas. Dia mengibarkan bendera merah putih dan juga memberikan > masukan-masukan yang sangat positif kepada BNPT dalam upaya deradikalisasi > mantan napi teroris. Inilah kenapa keinginan beliau diwadahi pemerintah," > ujar Suhardi. > > Pemberian kewarganegaraan Indonesia kepada istri Umar Patek tersebut juga > diakuinya berlandaskan pada aspek kemanusiaan berdasarkan azas pengakuan > dan penghormatan terhadap HAM. Dia pun berharap, Umar Patek beserta istri > dapat menjaga kepercayaan dengan mencintai Negara Kesatuan Republik > Indonesia dan mencerminkan nilai-nilai kebangsaan dalam kehidupan > sehari-hari. > > "Mas Umar Patek ini saya pertama bertemu 2,5 tahun lalu. Saya pertama kali > menjenguk beliau memohon dengan sangat agar istri mendapat kewarganegaraan > Indonesia. Saya langsung perintahkan deputi I dan II untuk mengurisnya," > ujar Suhardi. > > Umar Patek adalah terpidana 20 tahun penjara terkait kasus bom Bali tahun > 2002. Kala itu, dia merupakan pentolan Jemaah Islamiyah (JI) dan diyakini > menjadi komandan lapangan pelatihan JI di Mindanao, Filipina. Sebelum > diekstradisi dari Pakistan pada 2011 hingga kemudian diadili di Indonesia, > Umar Patek merupakan salah satu teroris paling dicari Amerika Serikat. > > *Terpidana kasus terorisme Umar Patek alias Hisyam bin Alizein menjadi > pengibar bendera Merah Putih pada upacara Hari Kebangkitan Nasional > (Harkitnas) di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Porong, Sidoarjo, Jawa Timur, > Rabu (20/5).* > > *Pembebasan bersyarat* > > Lembaga Pemasyarakatan Klas I Surabaya di Porong (Lapas Porong), > mengusulkan pembebasan bersyarat terhadap Umar Patek. Surat usulan tersebut > telah disampaikan kepada KemenkumHAM. Kepala Lapas Porong Tonny Nainggolan > menyatakan, usulan tersebut bisa dikabulkan selama syarat-syarat terpenuhi. > > "Beliau akan diusulkan kebebasannya secara bersyarat. Tentu apabila semua > syarat terpenuhi," kata Tonny dalam acara penyerahan dokumen status WNI > terhadap istri Umar Patek, Gina Gutierez Luceno alias Ruqayah, di Lapas > Porong, Sidoarjo, Rabu (20/11). > > Tonny menjelaskan, apabila usulan tersebut dikabulkan, maka hukuman yang > dijalani Umar Patek di balik jeruji besi hanya sampai 2024. Itu pun > berdasarkan hitungan kotor. Bahkan, hukuman yang dijalaninya bisa lebih > cepat setelah dipotong remisi. > > "*Kan* nanti ada remisi-remisi. Sejauh ini beliau sudah mendapatkan total > potongan 10 bulan penjara. Tahun depan *kan* dapet lagi remisi. Jadi > bebasnya bisa pada 2023, atau 2022 akhir," ujar Tonny. > > Selama menjalani masa hukuman di Lapas Porong, Tonny mengatakan, Umar > Patek berprilaku baik dan tidak pernah melakukan pelanggaran. Dia juga > mengalami perubahan secara ideologi dan kembali ke NKRI. Karena itu, selama > tiga tahun terakhir dia menerima beberapa kali remisi. > > Tonny menjelaskan, usulan pembebasan bersyarat Umar Patek sudah > dikoordinasikan dengan BNPT. Pertimbangan dan penilaian dari BNPT juga > diminta. > > "Jadi, kalau ada yang tanya siapa yang paling setuju Saudara Umar Patek > memperoleh pembebasan bersyarat, itu saya, Kalapas Porong," ujar Tonny. > > Umar Patek mengaku senang dengan usulan pembebasan bersyarat untuk dirinya > itu. Dia menyampaikan terima kasih kepada pihak yang membantunya memperoleh > keringanan hukuman. > > "Alhamdulillah, bila sudah sampai waktunya, maka akan kami ajukan > pembebasan bersyarat," kata dia. > > Dia telah kembali berideologi Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) > dan menghilangkan paham radikal yang semula dianutnya. Umar Patek > menyatakan, saat ini dirinya siap mengambil peran membantu pemerintah dalam > menyadarkan kelompok-kelompok yang terpapar paham radikal. > > "Insya Allah saya bisa menyadarkan kepada teman-teman yang masih memiliki > pemahaman terorisme untuk kembali ke jalan yang benar, kembali ke > ajaran-ajaran Islam yang lebih baik," ujar Umar Patek. > > > > >
