https://www.wartaekonomi.co.id/read253571/jangan-coba-coba-ganggu-jokowi-kami-akan-jadi-preman-dan-buas.html


 Sabtu, 26 Oktober 2019 15:20 WIB
Jangan Coba-Coba Ganggu Jokowi, Kami Akan Jadi Preman dan Buas!

*WE Online, Jakarta <https://www.wartaekonomi.co.id/dateline1/jakarta.html>*
 -

Wakil Ketua Umum Majelis Pimpinan Nasional Organisasi Kemasyarakatan Pemuda
Pancasila, Bambang Soesatyo, menyatakan akan bersikap tegas terhadap
pihak-pihak yang ingin mengganggu kedaulatan NKRI, Pancasila dan Presiden
Joko Widodo.

"Kami akan menjelma menjadi preman dan buas kembali manakala ada yang
mengganggu kedaulatan bangsa, NKRI, Pancasila dan coba-coba mengganggu
Presiden Jokowi selaku kepala negara," kata Bamsoet sapaan akrab Bambang
Soesatyo dalam pidato di acara pembukaan Musyawarah Besar X Pemuda
Pancasila di Jakarta, Sabtu (26/10/2019), yang dibuka langsung Presiden
Jokowi.

Bamsoet yang juga Ketua MPR RI itu menegaskan Pemuda Pancasila akan
menghadapi pihak-pihak yang ingin mengganggu kedaulatan bangsa hingga titik
darah penghabisan.  Dia mengatakan saat ini Pemuda Pancasila bukan
organisasi premanisme. Pemuda Pancasila, kata dia, merupakan organisasi
kemasyarakatan yang mengedepankan pengetahuan.

"Kami bukan lagi organisasi preman biasa, tidak lagi menggunakan golok,
tato atau kumis tebal. Kami sekarang lebih mengedepankan otak, pikiran,
pengetahuan dan kecerdikan dalam menguasai wilayah," kata Bamsoet.*Baca
Juga: Alasan Bamsoet Dukung Prabowo Jadi Menhan, Geleng-Geleng...
<https://www.wartaekonomi.co.id/read252817/alasan-bamsoet-dukung-prabowo-jadi-menhan-geleng-geleng.html>*

Ketua Umum MPN Pemuda Pancasila Japto Soerjosoemarno menekankan Pemuda
Pancasila merupakan ormas berbasis massa, berasaskan Pancasila dan
berlandaskan UUD 1945.

Japto menegaskan Pemuda Pancasila sesuai cita-cita kelahirannya, bukan
merupakan partai politik apalagi organisasi premanisme.

"Pemuda Pancasila organisasi yang tidak disukai, tapi dibutuhkan. Kami
tidak ke mana-mana, tapi kami ada di mana-mana," kata Japto.

*Baca Juga: Prabowo Gak Happy Didampingi Sang Wamen, Mas Trengg Diminta
Jokowi Awasi Sang Menteri?
<https://www.wartaekonomi.co.id/read253553/prabowo-gak-happy-didampingi-sang-wamen-mas-trengg-diminta-jokowi-awasi-sang-menteri.html>*

Japto mengatakan kader Pemuda Pancasila tersebar di berbagai lembaga tinggi
negara dan partai politik. Menurutnya, kader Pemuda Pancasila berisi
beragam kalangan mulai dari kalangan bawah hingga pejabat lembaga negara.

Lebih jauh Japto menjabarkan, Musyawarah Besar X Pemuda Pancasila berisi
tiga materi pokok yakni mengevaluasi program-program yang dijalankan
periode sebelumnya, merumuskan program lima tahun ke depan, serta memilih
pemimpin untuk melaksanakan program tersebut.

Pada kesempatan itu Japto juga menginstruksikan kepada seluruh kader Pemuda
Pancasila untuk mendukung pemerintahan Jokowi-Ma'ruf Amin, lima tahun ke
depan.

Partner Sindikasi Konten: Republika
<https://nasional.republika.co.id/berita/pzytaf349/pemuda-pancasila-jangan-cobacoba-ganggu-jokowi>

Kirim email ke