----- Pesan yang Diteruskan ----- Dari: Sunny ambon [email protected] 
[nasional-list] <[email protected]>Terkirim: Jumat, 22 November 
2019 00.10.44 GMT+1Judul: [nasional-list] Jangan Coba-Coba Ganggu Jokowi, Kami 
Akan Jadi Preman dan Buas!
     

https://www.wartaekonomi.co.id/read253571/jangan-coba-coba-ganggu-jokowi-kami-akan-jadi-preman-dan-buas.html
 
 Sabtu, 26 Oktober 2019 15:20 WIB

Jangan Coba-Coba Ganggu Jokowi, Kami Akan Jadi Preman dan Buas!

WE Online, Jakarta -
Wakil Ketua Umum Majelis Pimpinan Nasional Organisasi Kemasyarakatan Pemuda 
Pancasila, Bambang Soesatyo, menyatakan akan bersikap tegas terhadap 
pihak-pihak yang ingin mengganggu kedaulatan NKRI, Pancasila dan Presiden Joko 
Widodo.

"Kami akan menjelma menjadi preman dan buas kembali manakala ada yang 
mengganggu kedaulatan bangsa, NKRI, Pancasila dan coba-coba mengganggu Presiden 
Jokowi selaku kepala negara," kata Bamsoet sapaan akrab Bambang Soesatyo dalam 
pidato di acara pembukaan Musyawarah Besar X Pemuda Pancasila di Jakarta, Sabtu 
(26/10/2019), yang dibuka langsung Presiden Jokowi.

Bamsoet yang juga Ketua MPR RI itu menegaskan Pemuda Pancasila akan menghadapi 
pihak-pihak yang ingin mengganggu kedaulatan bangsa hingga titik darah 
penghabisan.  Dia mengatakan saat ini Pemuda Pancasila bukan organisasi 
premanisme. Pemuda Pancasila, kata dia, merupakan organisasi kemasyarakatan 
yang mengedepankan pengetahuan.


"Kami bukan lagi organisasi preman biasa, tidak lagi menggunakan golok, tato 
atau kumis tebal. Kami sekarang lebih mengedepankan otak, pikiran, pengetahuan 
dan kecerdikan dalam menguasai wilayah," kata Bamsoet.Baca Juga: Alasan Bamsoet 
Dukung Prabowo Jadi Menhan, Geleng-Geleng...

Ketua Umum MPN Pemuda Pancasila Japto Soerjosoemarno menekankan Pemuda 
Pancasila merupakan ormas berbasis massa, berasaskan Pancasila dan berlandaskan 
UUD 1945.

Japto menegaskan Pemuda Pancasila sesuai cita-cita kelahirannya, bukan 
merupakan partai politik apalagi organisasi premanisme.

"Pemuda Pancasila organisasi yang tidak disukai, tapi dibutuhkan. Kami tidak ke 
mana-mana, tapi kami ada di mana-mana," kata Japto.

Baca Juga: Prabowo Gak Happy Didampingi Sang Wamen, Mas Trengg Diminta Jokowi 
Awasi Sang Menteri?

Japto mengatakan kader Pemuda Pancasila tersebar di berbagai lembaga tinggi 
negara dan partai politik. Menurutnya, kader Pemuda Pancasila berisi beragam 
kalangan mulai dari kalangan bawah hingga pejabat lembaga negara.

Lebih jauh Japto menjabarkan, Musyawarah Besar X Pemuda Pancasila berisi tiga 
materi pokok yakni mengevaluasi program-program yang dijalankan periode 
sebelumnya, merumuskan program lima tahun ke depan, serta memilih pemimpin 
untuk melaksanakan program tersebut.

Pada kesempatan itu Japto juga menginstruksikan kepada seluruh kader Pemuda 
Pancasila untuk mendukung pemerintahan Jokowi-Ma'ruf Amin, lima tahun ke depan.

Partner Sindikasi Konten: Republika
    

Kirim email ke