Tarif LRT Jakarta Rp 5.000 Mulai Berlaku, Penumpang Kaget
Reporter:
Antara
Editor:
Clara Maria Tjandra Dewi H.
Minggu, 1 Desember 2019 09:39 WIB
Suasana Stasiun Kereta LRT Jakarta, Pegangsaan Dua, di Kelapa Gading,
Jakarta Utara, usai diresmikan pada Kamis, 26 September 2019. TEMPO/M
Julnis FirmansyahSuasana Stasiun Kereta LRT Jakarta, Pegangsaan Dua, di
Kelapa Gading, Jakarta Utara, usai diresmikan pada Kamis, 26 September
2019. TEMPO/M Julnis Firmansyah
*TEMPO.CO*,*Jakarta*- Beberapa penumpang Light Rail Transit atauLRT
Jakarta <https://www.tempo.co/tag/lrt-jakarta>sempat terkejut ketika
diminta membayar tiket Rp 5.000 pada Minggu pagi, 1 Desember 2019.
Mereka belum tahu tarif komersial resmi mulai berlaku pada hari ini.
"Saya kebetulan mau ajak keponakan jalan-jalan keliling Jakarta naik
LRT. Kemarin padahal masih gratis, nggak taunya udah mulai bayar hari
ini," kata Karman (41) warga Pulogadung, Jakarta Timur.
Karman bersama tiga keponakannya berencana melakukan perjalanan LRT dari
Stasiun Velodrom menuju Pegangsaan Dua. Namun saat berada di loket
transaksi tiket, dua petugas jaga mengumumkan bahwa masa uji publik
(gratis) telah berakhir sejak Sabtu, 30 November 2019.
"Saya diminta tarif Rp15.000 buat tiga penumpang," katanya.
Kondisi serupa juga dialami Wendy (29) warga Duren Sawit, Jakarta
Timur. "Semula saya kira masih gratis, ternyata pas lihat papan
pengumuman di kaca loket sudah ada tarifnya," katanya.
Direktur Utama LRT Jakarta, Wijanarko di Stasiun Velodrom mengatakan,
penerapan tarif seharga Rp5.000 per penumpang resmi berlaku sejak pukul
05.30 WIB.
"Pukul 05.30 WIB, kita sudah melakukan pembukaan secara resmi tarif
komersial PT LRT dan pagi ini seluruh jajaran direksi menyebar ke
seluruh stasiun memberikan sosialisasi," ujarnya.
Tarif Rp5.000 per penumpang untuk tiket perjalanan berlaku flat di
seluruh stasiun LRT yang dapat diperoleh melalui transaksi tunai ataupun
nontunai.
LRT Jakarta telah menjalani uji coba selama hampir lima bulan sejak Juni
2019 dengan menggratiskan seluruh penumpangnya.
ADVERTISEMENT
Wijanarko mengatakan jumlah pelanggan LRT terus meningkat setiap
bulannya. Bahkan jumlah penumpang sudah menyentuh satu juta pelanggan
sebelum beroperasi komersial.
“Peningkatan ini terjadi sejak beroperasinya Stasiun Pegangsaan Dua dan
pembukaan rute integrasi Non-BRT Transjakarta 10F," ujar Wijanarko dalam
keterangan tertulis yang diterima Sabtu, 30 November 2019.
LRT Jakarta menerapkan tarif normal sebesar Rp5.000 untuk satu kali
perjalanan jauh dan dekat dan menerima transaksi nontunai untuk
pembayaran tiket. "Penumpang bisa menggunakan kartuuang elektronik
<https://www.tempo.co/tag/uang-elektronik>sejumlah perbankan yang
bekerjasama dengan LRT, yakni Bank DKI, Bank Mandiri, Bank BCA, BNI dan
BRI," ujarnya.