Hahahaha... masih ngoyo nyangkal kenyataan. Keliatannya memang orang makin tua 
makin bandel, makin ga mau ngaku keliru ya. Ajaran cina kuno?Sent from my 
Verizon, Samsung Galaxy smartphone
-------- Original message --------From: "ChanCT [email protected] 
[GELORA45]" <[email protected]> Date: 12/8/19  5:12 PM  (GMT-08:00) To: 
[email protected], marthajan04 <[email protected]>, "j.gedearka" 
<[email protected]>, Sahala Silalahi <[email protected]>, Oman Romana 
<[email protected]> Subject: Re: [GELORA45] Unjuk rasa terbesar berlangsung 
di Hong Kong 
 



  


    
      
      
      
  
  
    TENTU SAJA HOAX! Judul
          "Unjuk Rasa Terbesar di HK" saja sudah menyangkal dirinya yang
          jelas PEMBUAL itu! Diawal mula, masih dibulan Juni mereka
          berteriak 2 JUTA pengunjuk rasa numplek memenuhi jalan di
          Hongkong! Sedang polisi menyatakan paling banyak 200 ribu
          saja! Artinya, kenyataan demo kemarin ini sudah BUKAN
          TERBESAR!
    Berapapun jumlah
          pendemo yg turun kejalan, ... TIDAK menampik bahwa telah
          terjadi pengrusakan dan pembakaran disana-sini! Bahkan
          serangan mereka meluas TIDAK HANYA toko, bank pro Tiongkok,
          tapi kemarin ini nampak juga menyasar bank Chi You yang
          kabarnya sudah dibeli pengusaha Singapore! Karena PM.
          Singapore Lee Sian Long mengkritik perusuh2 HK??? Dasaar,
          perusuh2 yang menuntut "DEMOKRASI dan KEBEBASAN", tapi dalam
          tindakan justru memaksa dengan gunakan kekerasan, sangat,
          sangat TIDAK DEMOKRATIS! Menghajar orang lain yang tidak
          sependapat dengan dirinya, ...
        
    
    
    On 9/12/2019 上午7:45, marthajan04
      [email protected] [GELORA45] wrote:
    
    
      
       
      
          
            Apa kata si ko Chan dan BHJo? Pasti dibilang
              berita hoax lagi. 
            800 ribu dibilang 183 ribu.
            Dan itu yg. demo bukan hanya mahasiswa tapi
              kaum profesional dan lanjut usia. Pasti hoax kan ko Chan?
              Hebat orang Hongkong ga kaya mhs. endo. Sudah melempem
              demo anti pelemahan kpk nya.
            
            
            
            
            
              Sent
                from my Verizon, Samsung Galaxy smartphone
            
            
            
            
            
            
              -------- Original message --------
              From: "'j.gedearka' [email protected] [GELORA45]"
                <[email protected]> 
              Date: 12/8/19 12:15 PM (GMT-08:00) 
              To: [email protected], Sahala Silalahi
                <[email protected]>, Oman Romana
                <[email protected]> 
              Subject: [GELORA45] Unjuk rasa terbesar berlangsung
                di Hong Kong 
              
              
            
             
            
              
                
                -- 
                j.gedearka <[email protected]>
                
https://www.antaranews.com/berita/1199756/unjuk-rasa-terbesar-berlangsung-di-hong-kong
                
                Unjuk rasa terbesar berlangsung di Hong Kong
                
                Minggu, 8 Desember 2019 23:59 WIB
                
                Pengunjuk rasa mengangkat tangan mereka, mewakili lima
                permintaan dari gerakan anti-pemerintah, saat pawai Hari
                Hak Asasi Manusia, diselenggarakan oleh Front Hak Asasi
                Manusia Sipil, di Hong Kong, China, Minggu (8/12/2019).
                REUTERS/Thomas Peter/foc/djo (REUTERS/THOMAS PETER)
                Hong Kong (ANTARA) - Para demonstran yang berpakaian
                hitam mengadakan aksi unjuk rasa anti-pemerintah
                terbesar di Hong Kong pada Ahad sejak
                pemilihan-pemilihan lokal bulan lalu, yang mendorong
                gerakan pro-demokrasi untuk mengekang kendali oleh
                China.
                
                Untuk pertama kali sejak Agustus Fron Hak Asasi Sipil -
                penyelenggara aksi-aksi yang diikuti sejuta orang awal
                tahun ini telah menerima izin dari pihak berwenang untuk
                mengadakan unjuk rasa. Aksi tersebut telah melumpuhkan
                pusat keuangan Asia tersebut.
                
                Penyelenggara protes memperkirakan 800.000 orang turun
                ke jalan-jalan sementara polisi mengatakan 183.000.
                
                Para demonstran yang terdiri atas mahasiswa, kelompok
                profesional dan kaum lanjut usia meneriakkan "Perjuangan
                bagi kebebasan! Berdiri bersama Hong Kong!". Mereka
                bergerak dari Victoria Park, yang merupakan distrik
                perbelanjaan yang sibuk, hingga ke kawasan finansial.
                
                Ketika hari mulai gelap, sejumlah pemerotes membuat
                grafiti ant-Beijing di sebuah gedung Bank of China.
                Polisi yang siaga menahan diri ketika para pemerotes
                meneriakkan "anjing" dan "kecoa."
                
                Bekas koloni Inggris itu yang berpenduduk 7,4 juta jiwa
                beralih di bawah kekuasaan China tahun 1997 dan
                diperintah berdasarkan prinsip "satu Negara, Dua Sistem"
                yang menjamin kebebasan yang tidak diizinkan di daratan
                China, tetapi banyak yang takut Beijing memperketat
                cengkeramannya.
                
                China menyalahkan aksi-aksi unjuk rasa yang sudah
                berlangsung enam bulan karena campur tangan
                pemerintah-pemerintah asing termasuk Amerika Serikat dan
                Inggris.
                
                Sumber: Reuters
                
                Baca juga: Polisi Hong Kong gunakan pendekatan 'halus'
                dan 'kasar' hadapi protes
                
                Baca juga: Pengunjuk rasa Hong Kong terima kasih pada
                Donald Trump
                
                Penerjemah: Mohamad Anthoni
                Editor: Chaidar Abdullah
                COPYRIGHT © ANTARA 2019
                
              
            
          
          
      
      
      
      
    
  



    
     

    
    


Kirim email ke