Tahun 70-han, waktu saya masuk universitas di Jerman Barat, saya heran dimana 
perpeloncoanĀ tidak ada alias barangkali dilarang kerena merendahkan martabat. 
Waktu itu, sebelum meninggalkan Indonesia, perpeloncoan masih dilakukan di 
universitas2 di Indonesia. Entah, sampai kapan perpeloncoan masih ada di 
Indonesia. "Honorer?" Masuk got yg dilakukan, apalagi kalau airnya kotor/jorok, 
ini lebih2 dari merendahkan martabat manusia.

Kirim email ke