Profil Zulkifli Zaini, bankir yang dipercaya jadi Dirut PLN
Selasa, 24 Desember 2019 05:50 WIB
Profil Zulkifli Zaini, bankir yang dipercaya jadi Dirut PLN
Direktur Utama PLN Zulkifli Zaini memberikan keterangan di Gedung
Kementerian BUMN, Jakarta, Senin (23/12/2019). (ANTARA/ Zubi Mahrofi)
"Pak Zulkifli memiliki rekam jejak yang sangat baik, siap berkeringat
dan berakhlak. Sama dengan Dirut dan Komut BUMN lainnya," ujar Menteri
BUMN Erick Thohir.
Jakarta (ANTARA) - Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) PT Perusahaan
Listrik Negara (Persero) telah memutuskan Zulkifli Zaini sebagai
Direktur Utama (Dirut) menggantikan Sripeni Inten Cahyani yang selama
ini menjabat Pelaksana Tugas (Plt) PLN sejak Agustus 2019.
Sebelum ditetapkan menjadi Dirut PLN, Zulkifli menjabat Direktur Bank
Mandiri untuk periode2010-2013 <tel:20102013>. Zulkifli mengawali karier
sebagai bankir sejak 1983 di Bank Pembangunan Indonesia (Bapindo), salah
satu bank BUMN yang melebur menjadi Bank Mandiri.
Selepas menduduki jabatan puncak pada Bank Mandiri, ia juga sempat
menjadi Komisaris Independen Bank Negara Indonesia (Persero)
pada2015-2016 <tel:20152016>.
Saat ini, Zulkifli masih tercatat sebagai Komisaris Independen PT Bank
Permata Tbk sejak 2017 yang baru saja diakuisisi Bangkok Bank asal Thailand.
*Baca juga:Zulkifli Zaini, bankir yang nakhodai PLN
<https://www.antaranews.com/berita/1221671/zulkifli-zaini-bankir-yang-nakhodai-pln>*
Peraih gelar Sarjana Teknik Sipil dari Institut Teknologi Bandung pada
tahun 1980 itu bukanlah sosok baru di bidang kelistrikan. Tercatat,
Zulkifli sempat menjadi Komisaris PT PLN (Persero) (Juli 2013-April
2015). Artinya, Zulkifli telah mengerti seluk-beluk bisnis listrik di
Indonesia.
Akhirnya, pria kelahiran Bukittinggi, Sumatera Barat pada 13 Januari
1956 itu dipercaya Kementerian BUMN sebagai Dirut PLN. Ditambah dengan
keahlian di bidang keuangan, pemerintah berharap banyak PLN akan semakin
baik ke depannya.
"Pak Zulkifli memiliki rekam jejak yang sangat baik, siap berkeringat
dan berakhlak. Sama dengan Dirut dan Komut BUMN lainnya," ujar Menteri
BUMN Erick Thohir.
PLN bakal memiliki tugas yang berat mulai dari merealisasikan rasio
elektrifikasi 100 persen di Indonesia hingga menciptakan tarif listrik
yang efisien baik untuk masyarakat maupun industri.
Selain itu, para pimpinan PLN juga ditugaskan untuk meningkatkan
penggunaan energi baru terbarukan sebagai sumber listrik. Salah satu
yang harus dipenuhi PLN adalah pemenuhan listrik ramah lingkungan di ibu
kota baru (IKN).
Dengan demikian, dibutuhkan sosok perencana yang matang agar arus kas
tetap terjaga sehat.
Zulkifli yang meraih gelar Master of Business Administration di
Washington University, Amerika Serikat pada tahun 1994 itu diharapkan
dapat menjaga arus kas keuangan perusahaan tetap sehat. Kesalahan hitung
dan prediksi sedikit saja bisa membawa kerugian dalam nilai besar.
Dalam menjaga arus kas tetap terjaga sehat maka operasional PLN harus
efisien, manajemen dituntut dapat meningkatkan performa pada level
terbaik pada bidang transmisi, distribusi, dan sumber daya manusia.
*Laksanakan mandat*
Neraca keuangan perusahaan yang sehat merupakan salah satu poin penting
bagi PLN agar dapat melaksanakan mandat pemerintah.
"Tidak ada perusahaan yang mampu melaksanakan mandat kecuali keuangannya
baik. Jadi kami, direksi maupun komisaris akan upayakan agar keuangan
PLN sehat neracanya, sehat cash flownya," ujar Zulkifli Zaini, usai RUPS
di gedung Kementerian BUMN, Jakarta, Senin (23/12).
Selain menjaga neraca keuangan, ia menambahkan, PLN juga dituntut untuk
mengatasi pemadaman listrik dan tarif yang terjangkau bagi masyarakat.
"Kami menyadari harapan masyarakat, kita harus mampu atasi pemadaman
listrik, sudah tentu tarif harus terjangkau," katanya lagi.
Dengan demikian, meningkatkan penerapan tata kelola perusahaan yang baik
(good corporate governance/GCG) juga menjadi poin penting, sehingga
perusahaan lebih transparan dan akuntabel.
"Transparansi, keterbukaan kepada publik, kecepatan bertindak namun
dengan struktural yang baik dan risiko yang terukur," katanya pula.
*Baca juga:Ahli bidang keuangan, dasar penunjukan Zulkifli jadi Dirut
PLN
<https://www.antaranews.com/berita/1221348/ahli-bidang-keuangan-dasar-penunjukan-zulkifli-jadi-dirut-pln>*
Mandat lainnya, PLN diminta pemerintah untuk turut serta berkontribusi
terhadap pertumbuhan ekonomi nasional dengan menyediakan listrik hingga
pelosok Tanah Air.
"Arahan berikutnya, Menteri BUMN meminta kepada kami, pastikan PLN jadi
perusahaan yang mampu menopang pertumbuhan ekonomi dengan menyediakan
listrik ke seluruh pelosok perdesaan," katanya.
Agar dapat melaksanakan mandat pemerintah itu, Zulkifli mengatakan, PLN
dituntut untuk menjalankan operasional secara efisien.
"Artinya, PLN harus didukung oleh organisasi yang solid, sumber daya
manusia yang kompeten, saling kerja sama atau bersinergi, dan memiliki
orientasi untuk melayani," katanya.
Dalam menjalankan operasional yang efisien, PLN juga dituntut untuk
menjalin kemitraan yang sehat, adil, dan ekosistem yang kondusif.
"Sudah tentu kita akan memberikan pelayanan dan berkomunikasi dengan
stakeholder dengan baik. Kita harap reputasi PLN ke depan lebih baik.
Kita harus adopsi teknologi inovasi dan pelayanan dengan baik," katanya
pula.
Pewarta: Zubi Mahrofi
Editor: Budisantoso Budiman