Cawagub DKI, Gerindra: Harus Bisa Kerja Sama dengan DPRD DKI
Reporter:
Lani Diana Wijaya
Editor:
Febriyan
Senin, 30 Desember 2019 05:14 WIB
Cawagub DKI Jakarta Ahmad Syaikhu menjalani fit and proper test di Hotel
Aston TB Simatupang, Jakarta, Ahad, 27 Januari 2019. TEMPO/Faisal
AkbarCawagub DKI Jakarta Ahmad Syaikhu menjalani fit and proper test di
Hotel Aston TB Simatupang, Jakarta, Ahad, 27 Januari 2019. TEMPO/Faisal
Akbar
*TEMPO.CO*,*Jakarta*- Ketua Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PartaiGerindra
<https://www.tempo.co/tag/gerindra>Ahmad Riza Patria menyatakan bahwa
Wakil Gubernur DKI Jakarta yang baru nantinya harus bisa menjalin
kerjasama dengan DPRD DKI. Menurut dia, hal itu penting untuk menjaga
hubungan antar lembaga.
"Ke depan mudah-mudahan kita memiliki wagub yang bisa diterima tidak
saja oleh Gubernur Anies dan aparat pemerintah daerah, tapi juga
partai-partai politik di DPRD, oleh masyarakat," kata Riza di Wisma
Garuda, Pondok Ranggon, Cipayung, Jakarta Timur, Ahad, 29 Desember 2019.
"Kami ingin membangun hubungan yang harmonis antara eksekutif dan
legislatif dalam rangka mengemban tugas pembangunan di wilayah Jakarta,"
ujar Riza
Riza mengharapkan warga Jakarta bakal memiliki wakil gubernur yang bisa
diterima semua pihak. Pihak yang dimaksud, seperti Gubernur DKI Anies
Baswedan dan partai politik di DPRD DKI. Tak hanya itu, dia berharap,
sosok pendamping Anies kelak dapat disambut masyarakat dari pelbagai
golongan, mulai dari ulama, kaum milenial, hingga ibu-ibu.
Riza adalah salah satu calon wagub DKI yang diusulkan Gerindra DKI untuk
maju dalam pemilihan. Kini dia mengemban tugas sebagai wakil rakyat di
DPR. Dia menyatakan siap menanggalkan posisinya itu apabila dipercayakan
Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto maju sebagai calon wagub DKI.
Selain Riza, tiga nama lain yang masuk bursa calon wagub dari Gerindra
adalah anggota Dewan Penasehat Gerindra Arnes Lukman, Wakil Ketua Umum
Gerindra Ferry J Yuliantoro, dan Sekretaris Daerah DKI Saefullah.
Empat nama dari Gerindra tersebut akan dipilih salah satu diantaranya
oleh Partai Keadilan Sejahtera (PKS). PKS sebelumnya telah mengajukan
dua nama kadenya, yaitu Ahmad Syaikhu dan Agung Yulianto, ke DPRD DKI.
ADVERTISEMENT
Namun keduanya tampak tak mendapat sambutan positif dari DPRD DKI
sehingga proses pemilihannya terus terlunta-lunta. Gerindra sendiri
sebelumnya sepakat memberikan kursi Wakil Gubernur DKI ke PKS setelah
kader mereka, Sandiaga Uno, mundur dari jabatan itu karena mengikuti
Pemilihan Presiden.
Gerindra mengklaim PKS telah sepakat untuk menerima salah satu dari
calonnya tersebut. Nantinya, PKS akan mencoret nama salah satu kadernya
yang telah diajukan keDPRD DKI <https://www.tempo.co/tag/dprd-dki>.