*Tidak dipaksakan MUI dan konco-konco bin sahabat untuk merayakan, biarkan
saja mereka yang mau merayakan dan meramaikan. *

*Apakah MUI ada manfaatnya untuk kesejahteraan dan kegembiraan umat?*

https://www.hidayatullah.com/berita/nasional/read/2019/12/31/175664/mui-perayaan-tahun-baru-sangat-jauh-dari-manfaat.html



*MUI: Perayaan Tahun Baru Sangat Jauh dari Manfaat*

Selasa, 31 Desember 2019 - 16:59 WIB




*Hidayatullah.com*– Majelis Ulama Indonesia (MUI) mengimbau umat Islam agar
tidak merayakan pergantian tahun berlebihan. Kegiatan yang mubazir
sabaiknya dialihkan hal yang positif dan bermanfaat.

Najamudin Ramli selaku Sekretaris Jenderal MUI menjelaskan bahwa perayaan
tahun baru sangat jauh dari kata manfaat.

Ia menjelaskan efek merayakan tahun baru secara berlebih-lebihan
mendatangkan sifat mubazir.

“Hura-hura akan mendatangkan lebih banyak kemudharatan dibandingkan
kemanfaatan,” ujarnya di kantor MUI Pusat, Jakarta, Selasa (31/12/2019)

Hal itu disampaikan MUI dalam konferensi refleksi akhir tahun 2019
menanggapi perayaan tahun baru yang digelar di sejumlah tempat.

Baca: Pemkab Agam Tegaskan Tak Ada Pesta Malam Tahun Baru Masehi
<https://www.hidayatullah.com/berita/nasional/read/2019/12/30/175581/pemkab-agam-tegaskan-tak-ada-pesta-malam-tahun-baru-masehi.html>

“Terkait dengan akan datangnya tahun baru 2020. MUI menghimbau umat Islam
agar tidak merayakannya dengan hura hura dan bersenang-senang yang
berlebihan. Oleh karena hal itu akan mendatangkan lebih banyak kemudharatan
dibandingkan kemanfaatan,” jelasnya.

Najamudin juga menilai baiknya jika malam tahun baru umat Islam
menyambutnya dengan zikir dan menghidupkan masjid-masjid sembari
bermuhasabah apa yang telah dilakukan selama tahun 2019.

“MUI mendorong agar umat Islam menyambut datangnya tahun baru 2020 dengan
muhasabah. Tahun baru 2020 menjadi momentum emas bagi umat Islam dan bangsa
kita untuk merenungkan makna kehidupannya, memohon ampun atas kesalahannya,
serta berkomitmen menjadi lebih baik sikap dan perilakunya pada tahun
2020,” jelasnya.* *Abdul Mansur J*

Rep: Admin Hidcom

Editor: Muhammad Abdus Syakur

Kirim email ke