Lha ya, Australia yang sedang kebakaran hutan kok tidak dapat hujan deras............
Pada tanggal Jum, 3 Jan 2020 pukul 09.37 ChanCT [email protected] [GELORA45] <[email protected]> menulis: > > > Dalam *KENYATAAN* yang terjadi didunia ini *TIDAK BEGITU! *Jumlah air > hujan yang turun dari langit itu TIDAK SELALU sesuai dengan KEBUTUHAN alam > setempat, disini bisa kekurangan air, kekeringan yang mematikan banyak > kehidupan manusia, hewan dan tumbuh2an, begitu juga disana atau saat lain > juga bisa terjadi sebaliknya kebanyakan air, banjir meluap yang juga > mematikan banyak manusia, hewan dan tumbuh2an, ... Jadi, tidak sesuai > dengan apa yang dinyatakan Alquran: *Dalam Alquran disebutkan, Allah SWT > menurunkan air hujan dalam ukuran atau kadar tertentu.* > > *Sebagaimana ayat ke-11 surah az-Zukhruf yang berbunyi, "Dan yang > menurunkan air dari langit menurut kadar (yang diperlukan), lalu Kami > hidupkan dengan air itu negeri yang mati."* > > Dalam sejarah perjalanan kehidupan manusia sampai sekarang ini, TIDAK ada > yang bisa mengatur mengatur jumlah air hujan yang turun kebumi * sesuai > kebutuhan*! Manusia hanya bisa sesuai dengan kemampuannya membangun > waduk-waduk, untuk menampung kelebihan air hujan yang turun kebumi itu > jangan sampai merusak dan untuk dibutuhkan saat hujan tidak turun, ... dan > yang lebih dahsyat seperti yang dilakukan Tiongkok belasan tahun terakhir > ini, berhasil membangun kanal sampai ribuan kilometer mengalirkan kelebihan > air dibelahan selatan ke belahan utara yang kekurangan air, ... dengan > demikian berhasil mengatasi banjir yang seringkali menimpa wilayah selatan > dan berhasil memenuhi 70% kebutuhan air di Beijing, bahkan juga berhasil > meningkatkan kemakmuran warga disekitar sepanjang kanal itu! > > > On 2/1/2020 δΈε6:32, Sunny ambon [email protected] [GELORA45] wrote: > > > > > > https://khazanah.republika.co.id/berita/q3fw28320/rahasia-penciptaan-hujan-menurut-alquran-dan-sains > > > *Rahasia Penciptaan Hujan Menurut Alquran dan Sains* > > *Kamis 02 Jan 2020 04:00 WIB* > > *Rep: Kiki Sakinah/ Red: Nashih Nashrulla* > > > *Alquran dan sains menjelaskan hikmah hujan turun ke muka bumi untuk > makhluk hidup.* > *Foto: pixabay* > > *Alquran dan sains menjelaskan hikmah di balik penciptaan hujan.* > > *REPUBLIKA.CO.ID <http://REPUBLIKA.CO.ID>, JAKARTA β Alquran mengungkap > banyak fakta dalam kehidupan, termasuk fakta tentang turunnya air hujan. > Dalam Alquran, Allah SWT menyebut** hujan * > <https://www.republika.co.id/tag/hujan>*yang turun ke bumi sebagai rahmat > yang diperlukan seluruh makhluk. * > > > *Dan Dialah Yang menurunkan hujan sesudah mereka berputus asa dan > menyebarkan rahmat-Nya. Dan Dialah Yang Maha Pelindung lagi Maha Terpuji." > (QS Asy-Syuura: 28).* > > *Di musim kemarau, orang akan sangat berharap turunnya hujan. Menurut > petunjuk Alquran, salah satu penyebab turun hujan adalah iman dan takwa. * > > *Sebagaimana dinyatakan dalam Alquran surah al-A'raf ayat ke-96, yang > berbunyi: "Dan sekiranya penduduk negeri beriman dan bertakwa, pasti Kami > akan melimpahkan kepada mereka berkah dari langit dan bumi, tetapi ternyata > mereka mendustakan (ayat-ayat Kami), maka Kami siksa mereka sesuai dengan > apa yang telah mereka kerjakan."* > > *Para ahli tafsir, seperti Imam ath-Thabari, menafsirkan bahwa yang > dimaksud dengan keberkahan dari langit adalah hujan. Sementara keberkahan > dari bumi adalah bermunculannya tumbuh-tumbuhan. Akan tetapi, tumbuhan pun > tidak akan muncul tanpa air.* > > *Karena itu, manusia seyogianya meyakini bahwa Allah berkuasa untuk > menurunkan hujan. Sebab, mudah bagi Allah SWT untuk menurunkan hujan dengan > cara menggiring awan, mengumpulkannya dan menjadikannya hujan.* > > *Sebagaimana ditegaskan Allah dalam firman-Nya dalam surah Al-A'raf ayat > 57. "Dialah yang meniupkan angin sebagai pembawa kabar gembira, mendahului > kedatangan rahmat-Nya (hujan), sehingga apabila angin itu membawa awan > mendung, Kami halau ke suatu daerah yang tandus, lalu Kami turunkan hujan > di daerah itu. Kemudian Kami tumbuhkan dengan hujan itu berbagai macam > buah-buahan."* > > *Apa yang diungkap dalam Alquran tentang hujan juga sejalan dengan ilmu > pengetahuan. Dalam Alquran disebutkan, Allah SWT menurunkan air hujan dalam > ukuran atau kadar tertentu.* > > *Sebagaimana ayat ke-11 surah az-Zukhruf yang berbunyi, "Dan yang > menurunkan air dari langit menurut kadar (yang diperlukan), lalu Kami > hidupkan dengan air itu negeri yang mati."* > > *Mengutip Abdul Syukur al-Azizi dalam bukunya berjudul "Islam Itu Ilmiah" > menuturkan, bahwa kata 'kadar' yang disebutkan dalam ayat tersebut merujuk > pada salah satu karakteristik hujan. * > > *Secara umum, jumlah hujan yang turun ke bumi selalu sama. Diperkirakan > sebanyak 16 ton air di bumi menguap setiap detiknya. Jumlah tersebut sama > dengan jumlah air yang turun ke bumi setiap detiknya. Dengan demikian, > dikatakan bahwa hujan secara terus-menerus beredar dalam sebuah siklus > seimbang menurut 'ukuran' tertentu. * > > *Hujan yang turun juga diatur sesuai kadarnya. Dari ketinggian berapa pun > hujan turun, kecepatan rata-ratanya hanya sekitar 8-10 km/jam ketika > mencapai tanah. Hal ini disebabkan bentuk tetesan hujan yang sangat > istimewa. Sehingga, air hujan yang turun tidak sampai merusak benda yang > ditimpanya. * > > *Selain itu, turunnya air hujan juga memiliki fakta yang menarik lainnya. > Pada lapisan atmosteris tempat terjadinya hujan, temperatur bisa saja turun > hingga 400 derajat Celcius di bawah nol. * > > *Akan tetapi, dalam kondisi demikian tetesan hujan tidak berubah menjadi > partikel es. Sebab, air yang terkandung dalam atmosfer merupakan air murni. > Sedangkan air murni hampir tidak membeku pada temperatur yang sangat rendah > sekalipun. * > > *Dengan demikian, air hujan diturunkan sesuai kadarnya agar memberikan > manfaat bagi makhluk-Nya. Dengan hujan, tumbuhan atau tanaman menjadi subur > dan menghasilkan buah yang bermanfaat bagi manusia.* > > *"Dia-lah yang telah menurunkan air hujan dari langit untuk kamu, > sebagiannya menjadi minuman dan sebagiannya (menyuburkan) tumbuh-tumbuhan, > yang pada (tempat tumbuhnya) kamu menggembalakan ternakmu." (QS > an-Nahl:10). * > > > >
