https://www.kontenislam.com/2020/02/china-kini-diserbu-miliaran-belalang.html




BERANDA <https://www.kontenislam.com/>  ›  BERITA
<https://www.kontenislam.com/search/label/BERITA?&max-results=8>
China Kini Diserbu Miliaran Belalang, Padahal Wabah Virus Corona Belum
Teratasi
By KONTENISLAM.COM  Minggu, 23 Februari 2020
[image: China Kini Diserbu Miliaran Belalang, Padahal Wabah Virus Corona
Belum Teratasi]

KONTENISLAM.COM <http://kontenislam.com/> - Belum juga kelar mengatasi
wabah virus corona, China kini dirundung masalah besar lagi.
Saat ini negara Tirai Bambu itu sedang berjuang mengatasi wabah coronavirus
yang telah merenggut ribuan nyawa dan ratusan ribu lainnya positif
terinfeksi virus corona.
Baca Juga

   - Rocky Gerung Soroti Soal Omnibus Law: Jalan Pikiran Jokowi Ngaco!
   
<https://www.kontenislam.com/2020/02/rocky-gerung-soroti-soal-omnibus-law.html>
   - Usai Salahkan Sistem, Kini Yasonna Salahkan Vendor Soal Harun Masiku
   <https://www.kontenislam.com/2020/02/usai-salahkan-sistem-kini-yasonna.html>
   - Dubes China: Jangan Panik, Tingkat Kematian Covid-19 Lebih Rendah Dari
   Wabah Lain
   <https://www.kontenislam.com/2020/02/dubes-china-jangan-panik-tingkat.html>


Namun kini China sudah harus menghadapi masalah besar dan pelik.

Menurut Daily Star pada Jumat (21/2/2020), China sekali lagi bersiap untuk
menghadapai wabah besar yang sedang menyerbu negaranya.

Sebuah rekaman video menunjukkan kelompok belalang terbesar di dunia
mencoba menyerang China.
Sebelumnya kawanan belalang itu telah merusak jutaan hektar tanaman di
seluruh Afrikan Timur dan kini telah mencapai perbatasan China.

Sejumlah penduduk di negara itu mengalami kekurangan pangan akibat
kemiskinan.

PBB kini memperingatkan tindakan yang akan diambil untuk menghindari
masalah lain di kawasan itu.

Tapi jutaan belalang itu, muncul dan menujukkan telah sampai di perbatasan
China.

Ini akan menambah lebih banyak masalah ke negara yang kini sedang berjuang
mengatasi masalah virus corona tersebut.

Sebuah video pendek menujukkan ribuan belalang itu sudah sampai di
perbatasan Xinjiang di barat negara pada 15 Februari.

Terlihat langit biru dipenuhi belalang sejauh mata memandang.

 Belalang itu terbang melintasi Laut Merah ke Eropa dan Asia dalam beberapa
hari terakhir

Negara yang berbatasan dengan China seperti Pakistan baru-baru ini
menyatakan darurat nasional setelah ribuan belalang itu menyerbu kawasan
itu.

Tapi China telah melakukan antisipasi untuk menahan gempuran milyaran
pasukan belalang itu.

Mereka mengklaim teknologi moderen bisa menahan ribuan belalang yang
mengacaukan Afrika tersebut.

Di tengah kekhawatiran itu beberapa masyarakat China was-was dan menulis
kekhawatirannya di platform Twitter.

“Saya Khawatir belalang itu akan menjadi pembawa pneumonia (gejala utama
virus corona),” tulis seorang di twitter.

Lainnya mengatakan, “Anda bisa percaya apa yang dikatakan para ahli?
dengarkan saja.”

Seorang pakar, dikutip oleh Epoch Times, memperingatkan bahwa belalang
dapat menimbulkan ancaman langsung ke Cina, Thailand, Laos dan Vietnam.

Tetapi yang lain tidak begitu khawatir, menunjukkan bahwa mereka tidak akan
dapat menyebar ke wilayah bersalju Xinjiang.

Untuk melawan belalang itu China sudah mengirim ribuan bebek berbaris di
jalanan untuk memakan belalang.

Sementara kabar terbaru ribuan belalang itu sedang membanjiri langit
Bahrain dan menimbulkan ancaman seperti yang terlihat dalam video di bawah
ini.




[tribunnews]

Kirim email ke