Dari berita terbaru, tgl. 25 jam: 06:00, jutaan BELALANG *belum sampai*
menyerang wilayah Tiongkok! Masih tetap bisa dapatkan makanan dari
India, ...
Berita yang keluar dari Epoch Times, corong suara Falungong ini memang
seringkali TIDAK AKURAT, kebanyakan ngaco! Entah sengaja hendak bikin
kacao, bikin panik atau gimana, ...!
Bahwa belalang bisa digorong dan katanya enak gurih, seperti udang
goreng, tapi kalau digruduk sebanyak itu juga bikin orang kewalahan, ...
desa-desa di Tiongkok seringkali melepas ribuan bebek angon mereka untuk
mengatasi wabah belalang ini!
On 25/2/2020 上午2:07, kh djie [email protected] wrote:
https://www.kontenislam.com/2020/02/china-kini-diserbu-miliaran-belalang.html
BERANDA <https://www.kontenislam.com/> › BERITA
<https://www.kontenislam.com/search/label/BERITA?&max-results=8>
China Kini Diserbu Miliaran Belalang, Padahal Wabah Virus Corona
Belum Teratasi
By KONTENISLAM.COM <http://KONTENISLAM.COM> Minggu, 23 Februari 2020
China Kini Diserbu Miliaran Belalang, Padahal Wabah Virus Corona Belum
Teratasi
KONTENISLAM.COM <http://kontenislam.com/> - Belum juga kelar mengatasi
wabah virus corona, China kini dirundung masalah besar lagi.
Saat ini negara Tirai Bambu itu sedang berjuang mengatasi wabah
coronavirus yang telah merenggut ribuan nyawa dan ratusan ribu lainnya
positif terinfeksi virus corona.
Baca Juga
* Rocky Gerung Soroti Soal Omnibus Law: Jalan Pikiran Jokowi Ngaco!
<https://www.kontenislam.com/2020/02/rocky-gerung-soroti-soal-omnibus-law.html>
* Usai Salahkan Sistem, Kini Yasonna Salahkan Vendor Soal Harun
Masiku
<https://www.kontenislam.com/2020/02/usai-salahkan-sistem-kini-yasonna.html>
* Dubes China: Jangan Panik, Tingkat Kematian Covid-19 Lebih Rendah
Dari Wabah Lain
<https://www.kontenislam.com/2020/02/dubes-china-jangan-panik-tingkat.html>
Namun kini China sudah harus menghadapi masalah besar dan pelik.
Menurut Daily Star pada Jumat (21/2/2020), China sekali lagi bersiap
untuk menghadapai wabah besar yang sedang menyerbu negaranya.
Sebuah rekaman video menunjukkan kelompok belalang terbesar di dunia
mencoba menyerang China.
Sebelumnya kawanan belalang itu telah merusak jutaan hektar tanaman di
seluruh Afrikan Timur dan kini telah mencapai perbatasan China.
Sejumlah penduduk di negara itu mengalami kekurangan pangan akibat
kemiskinan.
PBB kini memperingatkan tindakan yang akan diambil untuk menghindari
masalah lain di kawasan itu.
Tapi jutaan belalang itu, muncul dan menujukkan telah sampai di
perbatasan China.
Ini akan menambah lebih banyak masalah ke negara yang kini sedang
berjuang mengatasi masalah virus corona tersebut.
Sebuah video pendek menujukkan ribuan belalang itu sudah sampai di
perbatasan Xinjiang di barat negara pada 15 Februari.
Terlihat langit biru dipenuhi belalang sejauh mata memandang.
Belalang itu terbang melintasi Laut Merah ke Eropa dan Asia dalam
beberapa hari terakhir
Negara yang berbatasan dengan China seperti Pakistan baru-baru ini
menyatakan darurat nasional setelah ribuan belalang itu menyerbu
kawasan itu.
Tapi China telah melakukan antisipasi untuk menahan gempuran milyaran
pasukan belalang itu.
Mereka mengklaim teknologi moderen bisa menahan ribuan belalang yang
mengacaukan Afrika tersebut.
Di tengah kekhawatiran itu beberapa masyarakat China was-was dan
menulis kekhawatirannya di platform Twitter.
“Saya Khawatir belalang itu akan menjadi pembawa pneumonia (gejala
utama virus corona),” tulis seorang di twitter.
Lainnya mengatakan, “Anda bisa percaya apa yang dikatakan para ahli?
dengarkan saja.”
Seorang pakar, dikutip oleh Epoch Times, memperingatkan bahwa belalang
dapat menimbulkan ancaman langsung ke Cina, Thailand, Laos dan Vietnam.
Tetapi yang lain tidak begitu khawatir, menunjukkan bahwa mereka tidak
akan dapat menyebar ke wilayah bersalju Xinjiang.
Untuk melawan belalang itu China sudah mengirim ribuan bebek berbaris
di jalanan untuk memakan belalang.
Sementara kabar terbaru ribuan belalang itu sedang membanjiri langit
Bahrain dan menimbulkan ancaman seperti yang terlihat dalam video di
bawah ini.
[tribunnews]