https://www.suara.com/news/2020/03/10/070500/perempuan-orgasme-hanya-dalam-beberapa-tarikan-napas-metode-ini-kuncinya?utm_source=izooto&utm_medium=notification&utm_campaign=terpopuler


*Perempuan Orgasme Hanya Dalam Beberapa Tarikan Napas, Metode Ini Kuncinya*

Dany Garjito

Selasa, 10 Maret 2020 | 07:05 WIB

[image: Perempuan Orgasme Hanya Dalam Beberapa Tarikan Napas, Metode Ini
Kuncinya]Ilustrasi orgasme. [Shutterstock]

*"Saya bisa mencapai orgasme hanya dengan beberapa tarikan napas,"
ungkapnya.* *Suara.com - *Christina, seorang pengajar *tantra*
<https://www.suara.com/tag/tantra> di *Singapura*
<https://www.suara.com/tag/singapura> mengaku bisa *orgasme*
<https://www.suara.com/tag/orgasme> hanya dengan beberapa *tarikan napas*
<https://www.suara.com/tag/tarikan-napas>.

"Saya bisa mencapai orgasme hanya dengan beberapa tarikan napas," ungkap
Christina, seperti dikutip dari *BBC Indonesia -- Jaringan Suara.com*.

Christina menjelaskan bahwa tantra sering dikaitkan dengan hubungan seks.
Padahal, tantra sebenarnya lebih dari itu.

"Tantra itu lebih besar daripada sekadar seks. Seks adalah bagian dari
tantra," ujarnya.

"Kita menambahkan lapisan lain, kita menambahkan kesadaran. Fokus pada
napas dan energi Anda," imbuhnya.

*BACA JUGA: **Ingin Rasakan Seks yang Lebih Liar, Penderita Kanker Pilih
Ceraikan Suami
<https://www.suara.com/news/2020/03/08/130939/ingin-rasakan-seks-yang-lebih-liar-penderita-kanker-pilih-ceraikan-suami>*

Christina pun mengatakan bahwa ketika orang-orang mempraktikkan seks
menggunakan teknik tantra, mereka merasakan sensasi yang berbeda.

Christina pun menceritakan perjalanannya untuk menjadi pengajar tantra. Dia
mulai mendalami tantra di usia 30 tahun.



"Saya merasa ada banyak hal di luar sana yang harus saya eksplorasi, harus
saya jelajahi," ujarnya.

Kendati demikian, penjelajahannya bukan tanpa halangan, Christina pun
sempat mendapat cibiran dan penolakan ketika orang-orang mengetahui bahwa
Christina adalah pengajar tantra.

"Seks adalah hal yang tabu. Di Asia, kita tidak membicarakan tentang seks,"
kata Christina.

Bahkan ia mendapat penolakan dari ibunya.

"Reaksi pertama ibu saya adalah: 'Ini memalukan, seluruh keluarga akan
mengetahui bahwa kamu adalah guru seks'," kenang Christina.

*BACA JUGA: **Protes Pelanggannya Main Tidak Tahan Lama, PSK di Subang
Tewas Dibunuh
<https://jabar.suara.com/news/2020/03/08/193042/protes-pelanggannya-main-tidak-tahan-lama-psk-di-subang-tewas-dibunuh>*

Ia pun harus menjelaskan bahwa tantra bukanlah tentang seks.

"Saya harus menjelaskan bahwa tantra bukanlah tentang seks dan ini tentang
membantu orang lain."

"Saat ini ada pergeseran dalam kebangkitan pola pikir milenial. Mereka
lebih sadar secara seksual."

Kemudian Christina pun menjelaskan gerakan dasar agar orgasme lebih cepat.

*BACA JUGA: **Curiga Suara Berisik di Rumah, Pria Ini Pergoki Istri
Selingkuh dengan Anak
<https://www.suara.com/news/2020/03/09/070500/curiga-suara-berisik-di-rumah-pria-ini-pergoki-istri-selingkuh-dengan-anak>*

"Jadi ini adalah pergerakan tiga dimensi yang membuat tulang punggung
benar-benar bebas. Anda bisa orgasme, tapi juga bisa tidak, dan itu tak
mengapa, bisa dilatih terus," ungkap Christina tentang orgasme dalam
beberapa tarikan napas ini.

"Pergerakannya, saat Anda menarik napas dan menggoyangkan panggul ke depan,
gerakan tersebut akan membangkitkan energi seksual Anda dan merangsang
aliran darah," lanjutnya.

Christina pun mengungkapkan apa yang menjadi kebahagiaan terbesarnya.

"Saya senang bisa melihat murid-murid yang belajar tantra berubah. Itu
kebahagiaan saya," pungkasnya.

Sumber: www.bbc.com <https://www.bbc.com/indonesia/media-51768686>

Kirim email ke