Negera2 Eropa lain menolak permintaan bantuan Italia, karena persewdiaan mereka untuk rakyatnya sendiri tidak mencukupi: https://www.reuters.com/article/us-health-coronavirus-italy-respirators/china-sends-medical-supplies-experts-to-help-italy-battle-coronavirus-idUSKBN2101IM
Italia mau beli juga tidak dapat : Jerman dan Perancis melarang export maskers https://www.scmp.com/economy/global-economy/article/3074821/coronavirus-chinas-mask-making-juggernaut-cranks-gear Di artikel ini ditulis bagaimana Tiongkok menggerakkan perusahaan2 sehingga dapat menghasilkan 116 juta masker per hari dari produksi mula2 hanya 20 juta masker per hari : Perusahaan diapers bayi dibantu memprodusir masker. Pabrik pesawat terbang di Chengdu merubah satu bagiannya untuk memprodusir masker. Foxconn, Xiaomi, OPPO juga memprodusir masker sekarang. Jadi seperti industri perang, seperti waktu Amerika setelah Hawai diserang Jepang. Op vr 13 mrt. 2020 om 18:21 schreef 'j.gedearka' [email protected] [GELORA45] <[email protected]>: > > > > > -- > j.gedearka <[email protected]> > > > https://www.antaranews.com/berita/1354818/china-kirim-bantuan-medis-untuk-lawan-wabah-covid-19-di-italia > > China kirim bantuan medis untuk lawan wabah COVID-19 di Italia > > Jumat, 13 Maret 2020 20:04 WIB > > Anggota staf memindahkan persediaan medis untuk dikirimkan ke Italia untuk > mencegah penularan virus korona (COVID-19) menyusul terjadinya wabah, di > pusat logistik bandara internasional di Hangzhou, provinsi Zhejiang, China, > Selasa (10/3/2020). Foto diambil tanggal 10 Maret 2020. (REUTERS/CHINA > DAILY) > Dalam momen yang penuh tekanan dan kesulitan luar biasa ini, kami merasa > lega dengan kedatangan pasokan bantuan. Benar bahwa bantuan ini hanya akan > bertahan sementara, namun tetap saja penting > Roma (ANTARA) - Sebuah pesawat pengangkut pasokan kebutuhan medis seperti > masker dan respirator, bantuan dari China untuk menghadapi wabah virus > corona jenis baru, COVID-19, tiba di Italia pada Jumat. > > Satu tim yang terdiri dari sembilan staf medis turut terbang dalam pesawat > dengan muatan sekitar 30 ton alat medis itu. Pengiriman bantuan pasokan > tersebut dikelola oleh Palang Merah China dan diterima oleh Palang Merah > Italia. > > "Dalam momen yang penuh tekanan dan kesulitan luar biasa ini, kami merasa > lega dengan kedatangan pasokan bantuan. Benar bahwa bantuan ini hanya akan > bertahan sementara, namun tetap saja penting," kata kepala Palang Merah > Italia, Francesco Rocca. > > Dia menambahkan, "Kami amat sangat membutuhkan masker saat ini. Kami juga > butuh respirator yang akan didonasikan kepada pemerintah. Jelas bahwa > bantuan ini sangat penting bagi negara kami." > > Baca juga: Italia tutup restoran, bar, dan salon cegah meluasnya pandemik > corona > > Wabah COVID-19 yang mulai muncul di kota Wuhan, China, pada Desember tahun > lalu saat ini telah menyebar ke seluruh dunia dan dinyatakan sebagai > pandemi oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) pada Rabu (11/3). > > Italia adalah negara di luar China dengan kasus infeksi terparah dengan > jumlah kasus terkonfirmasi mencapai 15.113 kasus, 1.016 kasus di antaranya > berujung kematian, sementara 1.045 kasus berhasil disembuhkan, menurut data > akumulasi per 13 Maret petang sejak pertama muncul kasus pertama pada 21 > Februari. > > Wabah ini berdampak pada sejumlah rumah sakit di Italia yang kewalahan > menangani pasien dengan pasokan alat medis utama yang dibutuhkan terus > menipis. > > Sumber: Reuters > > Baca juga: Pria Italia terperangkap bersama jenazah saudarinya akibat > corona > Baca juga: FIGC siapkan tiga opsi soal Serie A jika COVID-19 tak kunjung > teratasi > Baca juga: Penyerang Sampdoria jadi pemain Serie A kedua yang positif > COVID-19 > > > Penerjemah: Suwanti > Editor: Azis Kurmala > COPYRIGHT © ANTARA 2020 > > >
