Cvs dimanapun mau kasih test gratis di lot parking kan? Sent from my Verizon,
Samsung Galaxy smartphone
-------- Original message --------From: "'B.H. Jo' [email protected] [GELORA45]"
<[email protected]> Date: 3/13/20 1:16 PM (GMT-08:00) To: Gelora45
<[email protected]>, "j.gedearka" <[email protected]>,
[email protected], kh djie <[email protected]> Subject: Re: [GELORA45]
China kirim bantuan medis untuk lawan wabah COVID-19 di Italia
Saya sedang mendengarkan "breaking news" dari Trump dgn ahli2 nya ttg
"Declaration National Emergency to combat coronavirus" di Amerika. Sampai
sekarang Amerika kalah dgn banyak negara utk melakukan test utk virus ini.
Masalah lain AS kekurangan alat2 utk mencegah virus ini seperti masker dll.
Amerika tidak ada logistik utk memproduksi alat2 ini dgn cepat di Amerika sebab
biasanya membeli dari Tiongkok. Cuma Tiongkok didunia ini yg mempunyai logistik
utk menanggulangi masalah seperti ini. Harap Tiongkok bisa membantu negara2
lain seperti Italy. Tetapi Amerika yg mau menghancurkan Tkk waktu Tkk baru
menghadapi puncak epidemi bulan2 yg lalu, kalau perlu pertolongan dikasih
diurutan belakang saja. Baru saja, Trump baru memuji tindakan Xi Jinping dan
mau bekerja sama dgn Tiongkok dalam masalah ini.
On Friday, March 13, 2020, 01:21:43 PM CST, kh djie
[email protected] [GELORA45] <[email protected]> wrote:
Negera2 Eropa lain menolak permintaan bantuan Italia, karena persewdiaan
mereka untuk rakyatnya sendiri tidak
mencukupi:https://www.reuters.com/article/us-health-coronavirus-italy-respirators/china-sends-medical-supplies-experts-to-help-italy-battle-coronavirus-idUSKBN2101IM
Italia mau beli juga tidak dapat : Jerman dan Perancis melarang export maskers
https://www.scmp.com/economy/global-economy/article/3074821/coronavirus-chinas-mask-making-juggernaut-cranks-gear
Di artikel ini ditulis bagaimana Tiongkok menggerakkan perusahaan2 sehingga
dapat menghasilkan 116 juta masker per hari dari produksi mula2 hanya 20 juta
masker per hari :Perusahaan diapers bayi dibantu memprodusir masker.Pabrik
pesawat terbang di Chengdu merubah satu bagiannya untuk memprodusir masker.
Foxconn, Xiaomi, OPPO juga memprodusir masker sekarang.Jadi seperti industri
perang, seperti waktu Amerika setelah Hawai diserang Jepang.Op vr 13 mrt. 2020
om 18:21 schreef 'j.gedearka' [email protected] [GELORA45]
<[email protected]>:
--
j.gedearka <[email protected]>
https://www.antaranews.com/berita/1354818/china-kirim-bantuan-medis-untuk-lawan-wabah-covid-19-di-italia
China kirim bantuan medis untuk lawan wabah COVID-19 di Italia
Jumat, 13 Maret 2020 20:04 WIB
Anggota staf memindahkan persediaan medis untuk dikirimkan ke Italia untuk
mencegah penularan virus korona (COVID-19) menyusul terjadinya wabah, di pusat
logistik bandara internasional di Hangzhou, provinsi Zhejiang, China, Selasa
(10/3/2020). Foto diambil tanggal 10 Maret 2020. (REUTERS/CHINA DAILY)
Dalam momen yang penuh tekanan dan kesulitan luar biasa ini, kami merasa lega
dengan kedatangan pasokan bantuan. Benar bahwa bantuan ini hanya akan bertahan
sementara, namun tetap saja penting
Roma (ANTARA) - Sebuah pesawat pengangkut pasokan kebutuhan medis seperti
masker dan respirator, bantuan dari China untuk menghadapi wabah virus corona
jenis baru, COVID-19, tiba di Italia pada Jumat.
Satu tim yang terdiri dari sembilan staf medis turut terbang dalam pesawat
dengan muatan sekitar 30 ton alat medis itu. Pengiriman bantuan pasokan
tersebut dikelola oleh Palang Merah China dan diterima oleh Palang Merah Italia.
"Dalam momen yang penuh tekanan dan kesulitan luar biasa ini, kami merasa lega
dengan kedatangan pasokan bantuan. Benar bahwa bantuan ini hanya akan bertahan
sementara, namun tetap saja penting," kata kepala Palang Merah Italia,
Francesco Rocca.
Dia menambahkan, "Kami amat sangat membutuhkan masker saat ini. Kami juga butuh
respirator yang akan didonasikan kepada pemerintah. Jelas bahwa bantuan ini
sangat penting bagi negara kami."
Baca juga: Italia tutup restoran, bar, dan salon cegah meluasnya pandemik corona
Wabah COVID-19 yang mulai muncul di kota Wuhan, China, pada Desember tahun lalu
saat ini telah menyebar ke seluruh dunia dan dinyatakan sebagai pandemi oleh
Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) pada Rabu (11/3).
Italia adalah negara di luar China dengan kasus infeksi terparah dengan jumlah
kasus terkonfirmasi mencapai 15.113 kasus, 1.016 kasus di antaranya berujung
kematian, sementara 1.045 kasus berhasil disembuhkan, menurut data akumulasi
per 13 Maret petang sejak pertama muncul kasus pertama pada 21 Februari.
Wabah ini berdampak pada sejumlah rumah sakit di Italia yang kewalahan
menangani pasien dengan pasokan alat medis utama yang dibutuhkan terus menipis.
Sumber: Reuters
Baca juga: Pria Italia terperangkap bersama jenazah saudarinya akibat corona
Baca juga: FIGC siapkan tiga opsi soal Serie A jika COVID-19 tak kunjung
teratasi
Baca juga: Penyerang Sampdoria jadi pemain Serie A kedua yang positif COVID-19
Penerjemah: Suwanti
Editor: Azis Kurmala
COPYRIGHT © ANTARA 2020