Nah ini baru nongol kurs Rp USD nya hehehehehe.

Ayo terusin kalau rupiah sudah 16 ribu emangnya kenapa?

Gimana ceritanya ente? Mau NYINYIR Jokowi goblok ya?

 

Nesare

 

 

From: [email protected] <[email protected]> 
Sent: Thursday, March 19, 2020 2:18 AM
To: [email protected]
Subject: Re: [GELORA45] Soal Jokowi Tolak Lockdown, Pengamat: Sudah Terlambat

 

  

Jadi, Indonesia perlu ikut lockdown atau bagaimana? 

 

* hari ini USD sudah 16 ribu





--- SADAR@... wrote:

Jelaaas, Agus ini ngawur dan TIDAK memikirkan buuuaaanyaak warga Indonesia yang 
berada diluar negeri setiap saat harus PULANG! Sungguh tidak bedanya dengan 
perusuh2/kacoa2 HK yang sejak awal sudah menuntut Pemerintah HK menutup-rapat 
semua pintu keluar/masuk ke Tiongkok daratan, begitu wabah Covid-19 merebak di 
Wuhan! Bahkan melakukan aksi mogok-kerja ribuan tenaga-medis Ruamahsakit, ...!

Tapi, ... giliran keluar, anak2 mereka di Inggris dan Eropah/AS terancam 
terpapar Covid-19, mereka justru menuntut pemerintah beri kelonggaran 
kesempatan warganya bisa pulang menghindari wabah diluarnegeri! Padahal dalam 
beberapa hari ini penambahan kasus terpapar Covid-19 justru pendatang dari luar 
HK, ... BUKAN dari Tiongkok daratan!

Sungguh pragmatisme dan egoistis, ... lebih mendahulukan pentingan pribadi dari 
pada kepentingan UMUM!

Belum lagi berpikir apa jadinya kalau jalankan lockdown total, barang-barang 
kebutuhan hidup impor yang harus masuk terhadang selama belasan hari bahkan 
sebulan, mampukah ekonomi Indonesia menyanggah dan rakyat hidup dengan 
tentram???

Sudah cukup bijaksana dengan keputusan mencabut diberlakukannya BEBAS VISA, 
dan, ... semua pendatang termasuk WNI yang dalam 14 hari terakhir dari beberapa 
negara Eropah, Kore-Selatan dan Jepang harus lebih dahulu dikarantina selama 14 
hari. Sedang bagi warga Indonesia sendiri bisa menghentikan semua kegiatan 
berkumpul, harus berdiam dirumah masing-masing, ... untuk mengurangi 
kemungkinan penularan! 

Yang saya merasa aneh, kenapa pengunjung dari Tiongkok TIDAK DIBEBASKAN? 
Bukankah penambahan kasus Covid-19 di Tiongkok, termasuk HK dan Macao, beberapa 
hari terakhir ini merupakan pendatang dari luar! Tidak ada lagi dari dalam 
negeri Tiongkok sendiri.

 

On 19/3/2020 上午2:40, ajeg wrote:

 

"Jika sampai lockdown benar dilakukan dalam waktu dekat ini, maka biaya yang 
dibutuhkan akan sangat besar."

 

 


Soal Jokowi Tolak Lockdown, Pengamat: Sudah Terlambat


 

Selasa, 17 Maret 2020 06:02 WIB

 

TRIBUNNEWS.COM - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyebut pemerintah pusat belum 
ada rencana lo ckdown untuk menekan penyebaran virus corona di Indonesia.

Pengamat Kebijakan Publik Universitas Indonesia, Agus Pambagio, menyebut 
semuanya memang sudah terlambat.

Jika sampai lockdown benar dilakukan dalam waktu dekat ini, maka biaya yang 
dibutuhkan akan sangat besar.

Dilansir Tribunnews.com, hal ini diungkapkan Agus dalam tayangan SAPA INDONESIA 
MALAM, kanal YouTube KompasTV, Minggu (15/3/2020).

Sebelum Agus berpendapat, Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta Fraksi Gerindra, M 
Taufik, serta Tenaga Ahli Utama KSP, Brian Sriprahastuti, sempat menjawab soal 
rencana lockdown.

Taufik condong dengan pendapat Gubernur Jakarta, Anies Baswedan, yang sempat 
menyinggung lockdown, sedangkan Brian condong pada keputusan pemerintah pusat 
untuk tidak lockdown.

Ketika diminta memilih dua pendapat itu, Agus menyebut memang kini semuanya 
sudah terlambat.

Agus menyebut dirinya sudah mengusulkan lockdown sejak Januari 2020 lalu ketika 
belum ada wabah corona di Indonesia.
"Kalau kita bicara pendekatan sekarang sudah terlambat," uc ap Agus.

"Saya sudah ngomong seperti ini kira-kira bulan Januari, karena waktu itu kan 
kita masih (belum ada)," imbuhnya.



Kirim email ke