Iyaaa, bung Nesare, sekalipun diantara kita belum saling mengenal. Ketemunya di Warung Kopi dunia maya juga sering ngobrol, sudah cukup mendekatkan diantara kita, adanya kesepahaman dibanyak masalah yang kita obrolkan, bahkan saya banyak mendapatkan masukan-mencerahkan dari bung, khususnya masalah ekonomi. Dapatkan kuliah gratis. Hehehee, ...

Mudah2an saja ditengah kesibukan yang masihbung dilakukan, tetap bisa sering-sering bersuara di GELORA45! Jangan karena sudah menghilang 2 orang di AS, Jonathan dan Marttha, lalu kemarin ini terpaksa saya cabut hak suara AJEG, ... bung juga ikutan menghilang, ya!

Salam,

ChanCT


On 24/3/2020 下午8:31, 'nesare' [email protected] [GELORA45] wrote:

Ya betul macem2 orang di warung kopi.

Tetapi milis ini masih lumayan sebetulnya krn mungkin membersnya sudah tua2 shg lebih bisa menerima.

Saya juga termasuk yg suka hilang kalau lagi bepergian jauh. Kalau tidak saya suka koq menulis dimilis ini. Gak tahu kenapa betah aja. Mungkin karena moderator nya bung chan yg toleran walaupun kami tidak saling mengenal.

Biasanya kalau saya menulis, kadang2 ada bohongnya juga ttp hanya utk tidak mau membuka pribadi saya siapa. Itu saja. Saya menaruh kejujuran diatas segala2nya dalam suatu tulisan. Sepahit apapun suatu tulisan, harus tetap dihargai dan diterima krn kita semua manusia tidak ada yg sempurna dan tidak pernah benar sendiri. Kebenaran itu relatif. Ada asumsi, sudut pandang dalam menilai sesuatu itu benar atau salah. Kita bukan Tuhan yg benar. Kita manusia penuh dgn kesalahan. Makanya saya lebih suka berdiskusi. Boleh gebrak gebrak meja kalau perlu mempertahankan pendapat, tetapi seyogyanyalah jangan sewot apalagi marah2.

Yg saya paling tidak suka adalah kalau diskusi sudah salah, gak mau terima. Saya biasanya amati, ikuti, tetapi kalau sudah keterlaluan baru saya pake istilah ane ente. Sebetulnya hanya mau ngasih tahu saja bahwa dia itu sudah keterlaluan.

Dimilis ini coba kita ambil contoh yg sering saya kutik2: rupiah jatuh dianggap jelek. Itu kan absurd gak bener. Currency itu selalu naik terus. Gak usah urusan dgn ekonomi. Ekonomi babak belur spt skrg ini di usa, dollarnya menguat luar biasa. Skrg usa kebingungan takut sekali dollarnya menguat. Begitu juga jepang yg ketakutan sudah dari dulu ketika yen nya menguat. Ini hanya 1 contoh. Banyak dari kita yg kurang paham substansi terutama diindonesia. Rupiah yg melemah dipakai oleh mereka2 yg tidak bertanggung jawab utk mempolitisir demi kepentingan pihaknya masing2.

Saya merasa kecil sekali sebetulnya melihat sikon di Indonesia itu. Bung chan tahu sejak dulu shg dia mengundang saya utk join milis ini yg kalau gak salah dulu Namanya hksis atau apakabar jamannya john. Itu saja jadi teringat memori jaman2 dulu sebelum 1998 soeharto jatuh.

Nesare

*From:* [email protected] <[email protected]>
*Sent:* Tuesday, March 24, 2020 8:17 AM
*To:* Gelora45 <[email protected]>; nesare <[email protected]>
*Subject:* Re: [GELORA45] Fwd: Trump’s Chinese Virus

Saya lihat kok ada macam2:

Orang nulis tidak betul, tetapi tidak mau mengakui,

lalu dia tutupi dan belokkan dengan persoalan lain,

 sedangkan persoalan pertama tidak dijawab, dan

malah ajukan pertanyaan?

Ada juga yang dalam diskusi, lalu tidak menjawab,

 terus menghilang.

Ada juga yang jawab, nanti dia

beri jawabannya kalau ada waktu, dan waktunya

tidak pernah diadakan.

Ya, sayang, kalau masih terjadi.

Op di 24 mrt. 2020 om 12:32 schreef 'nesare' [email protected] <mailto:[email protected]> [GELORA45] <[email protected] <mailto:[email protected]>>:

    Covid19 is no China or Chinese virus, that is a new corona virus
    not necessarily originated in Wuhan or China.

    Nesare: penulis ini sudah bias dengan mengatakan covid 19 ini
    bukan Chinese virus dalam arti asal muasalnya. Penulis ini jelas
    dipihak defensif, lebih tepatnya adalah lawannya AJEG.

    Banyak koq sebetulnya virus dinamakan/dikaitkan dgn tempat
    asalnya, bisa disebutkan: west nile virus dari Uganda; ebola dari
    zaire; Spanish fever; rubella german meales/campak dll. Ini
    sebetulnya gak masalah ketika memang tidak ada masalah pada waktu
    itu tentunya.

    Sekarang ini beda. Cina itu dikutak katik. Ada dimensi politiknya.
    Rasial dipakai.

    Kalau saya kaitkan dgn fitnahan si AJEG yg menuding RRT bilang
    asal muasal coronavirus dari Indonesia itu adalah rasis krn
    konteksnya dia itu menyerang terus menerus. Serangan terakhirnya
    adalah buruh RRT yg masuk Indonesia itu. Ini kan masalah imigrasi
    saja. Dibawa2 dia keranah berita Zhang. Inilah konteksnya.

    Ini yg saya sering katakan ketika seseorang sedang asyik
    mengkritik apalagi dgn kebencian, dia akan salah ujung2nya.
    Tulisan dng nalar kebenciannya itu akan menjadi boomerang suatu saat.

    Sebetulnya normal dan ada pelabelan penyakit termasuk virus dgn
    asal muasalnya spt yg saya tulisan diatas. Pelabelan nama ini
    menjadi berbeda ketika ada hatred masuk kesitu. Disini yg terjadi
    sama AJEG.

    Sayang kan? Dia gak mampu berdiskusi terutama sama saya. Kenapa?
    Karena dia sudah begitu isolated dgn pendapatnya. AJEG ini persis
    dengan Adhie M Massardi bekas jubirnya Gus Dur. Sekarang Adhie ini
    banyak berubah. Luar biasa perubahannya. Kata temen2 yg lbh
    mengetahui sosok ini bilang adhie ini sudah kemakan RR. Gila Betul
    pandangan Adhie ini. Sgt rasis. Yg dihantam adalah CINA melulu.
    Bisa diikuti tweeter nya bagi yg tidak percaya.. Terakhir yg
    paling uptodate Adhie ini menulis: “pecinan vs chinatown” yg jelas
    rasis sekali.

    Sayang sayang sosok2 idealis menjadi penyebar kebencian!!!!

    Gimana Indonesia bisa maju?

    Nesare

    *From:*[email protected] <mailto:[email protected]>
    <[email protected] <mailto:[email protected]>>
    *Sent:* Sunday, March 22, 2020 3:06 PM
    *To:* undisclosed-recipients:
    *Subject:* [GELORA45] Fwd: Trump’s Chinese Virus

    Kiriman dari pensiunan dokter, lulusan Indonesia dan Amerika.

    ---------- Forwarded message ---------

    Date: zo 22 mrt. 2020 om 18:59
    Subject: Trump’s Chinese Virus
    To:

    Was it China or Chinese virus?

    Scientifically we should not blame any viral diseases from the
    country of first discovery.

    This corona virus is RNA virus specifically propagate in
    mitochondrial of animal or human cells..

    This virus has high degree of mutation and relapse after the
    suppression by body immune system.

    Many Corona viruses have attack human being all over the world. It
    is ancient viruses that usually affect mild to moderate Common
    Cold, upper respiratory ailments we call it “masuk angin”.

    There are 7 Corona viruses related more serious illnesses ,  but 3
    of them in this 21th century had cause serious epidemic to
    pandemic, SARS, MERS and Covid19 (aka Novel/new Corona).

    It is highly suspected that orthomixovirus (Influenza) and
    coronavirus are coexistence in the recent Flu B season in USA.

    Except, before atypical pneumonia surfaced in Wuhan, we have no
    means of testing for Covid19.

    This might be the reason why Covid19 is now present everywhere
    including America.

    Because we now be able to test patients for Covid19 otherwise was
    labeled for having Influenza A or B of America.

    Covid19 is no China or Chinese virus, that is a new corona virus
    not necessarily originated in Wuhan or China.

    CDC chief Robert Redfield testified in Congress, found some
    pneumonia typical to Covid19 from CT scanning of exhumed last year
    Flu dead in US.


Kirim email ke