-------- 轉寄郵件 --------
主旨: Fwd: [GELORA45] Duh! Jokowi Akui Stok Beras hingga Gula Defisit
日期: Thu, 30 Apr 2020 08:33:22 +0800
從: ChanCT <[email protected]>
-------- 轉寄郵件 --------
主旨: [GELORA45] Duh! Jokowi Akui Stok Beras hingga Gula Defisit
日期: Wed, 29 Apr 2020 16:26:08 +0200
從: 'j.gedearka' [email protected] [GELORA45]
<[email protected]>
--
j.gedearka <[email protected]>
https://finance.detik.com/berita-ekonomi-bisnis/d-4996261/duh-jokowi-akui-stok-beras-hingga-gula-defisit?tag_from=wp_cb_mostPopular_list
Rabu, 29 Apr 2020 18:00 WIB
*Duh! Jokowi Akui Stok Beras hingga Gula Defisit*
Danang Sugianto - detikFinance
Presiden Joko Widodo menunda pembahasan RUU Omnibus Law Ciptaker, Jumat
(24/4). Foto: Dok. Biro Sekretariat Presiden/Muchlis
Jakarta -
Presiden Joko Widodo (Jokowi) masih mengkhawatirkan prediksi dari Food
and Agriculture Organization (FAO) tentang potensi adanya krisis pangan
di tengah pandemi Corona. Oleh karena itu dia kembali mengingatkan para
menterinya untuk menjaga stok bahan pangan.
Jokowi menginstruksikan para menterinya untuk melakukan hitungan cepat
atas kebutuhan bahan pokok setiap provinsi.
"Agar dihitung mana provinsi yang surplus, mana provinsi yang defisit,
berapa produksinya, semuanya harus kita hitung," tuturnya saat membuka
rapat terbatas secara virtual, Selasa (28/4/2020).
Menurut laporan yang diterima Jokowi, sederet komoditas kebutuhan pokok
masih terjadi defisit di beberapa provinsi. Seperti stok beras ternyata
defisit di 7 provinsi.
Baca juga: Jokowi Minta Kementan Buka Lahan Sawah Baru, Kok Anggarannya Nol?
Lalu stok jagung terjadi defisit di 11 provinsi, stok cabai besar
defisit di 23 provinsi, stok cabai rawit defisit di 19 provinsi.
"Stok bawang merah diperkirakan juga defisit di satu provinsi dan stok
telur ayam defisit di 22 provinsi," tambahnya.
Selain itu stok untuk gula pasir juga diperkirakan defisit di 30
provinsi. Lalu stok bawang putih juga diperkirakan defisit di 31 provinsi.
Hanya stok untuk minyak goreng yang diperkirakan cukup untuk 34 provinsi.
Jokowi pun meminta agar dilakukan pendistribusian yang baik. Tujuannya
untuk memenuhi kebutuhan pokok dari daerah yang surplus ke daerah yang
defisit.
"Oleh sebab itu transportasi distribusi pangan antar provinsi, antar
wilayah, antar pulau tidak boleh terganggu," tegasnya.
Baca juga: Kementan Klaim Panen Beras Surplus 6,4 Juta Ton, DPR: Yakin?
Simak Video "Jokowi Soroti Stok Beras, Bulog Diminta Beli Gabah Petani"
(das/eds)