Aneh juga. Kebutuhan rata2 tiap hari yang harus disediakan Bulog mestinya bisa ditentukan dari pengalaman yang lalu. Persediaan barang di gudang bisa diikuti dari laporan masuk otomatis tiap hari dari cabang Bulog. Waktu tenggang dari pemesanan barang sampai di gudang Bulog bisa diketahui. Jadi jauh hari sudah tahu kapan harus import kalau barang berkurang. Dan itu semua bisa dibaca secara otomatis kalau bikin sendiri programma sederhana. Kalaupun ada barang diimport oleh pedagang besar, harus bisa diketahui. Tidak tahu apa Bulog bisa baca besarnya barang yang diimport atau harus diatur dapat otomatis datanya?
Op do 30 apr. 2020 om 06:49 schreef kh djie <[email protected]>: > Mana taringnya si Buwas ( Budi Waseso)? > > Op do 30 apr. 2020 om 06:13 schreef ChanCT [email protected] > [GELORA45] <[email protected]>: > >> >> >> >> >> >> -------- 轉寄郵件 -------- >> 主旨: Fwd: [GELORA45] Duh! Jokowi Akui Stok Beras hingga Gula Defisit >> 日期: Thu, 30 Apr 2020 08:33:22 +0800 >> 從: ChanCT <[email protected]> <[email protected]> >> >> >> >> >> -------- 轉寄郵件 -------- >> 主旨: [GELORA45] Duh! Jokowi Akui Stok Beras hingga Gula Defisit >> 日期: Wed, 29 Apr 2020 16:26:08 +0200 >> 從: 'j.gedearka' [email protected] [GELORA45] >> <[email protected]> <[email protected]> >> >> >> >> >> >> >> >> >> >> >> -- >> j.gedearka <[email protected]> <[email protected]> >> >> >> https://finance.detik.com/berita-ekonomi-bisnis/d-4996261/duh-jokowi-akui-stok-beras-hingga-gula-defisit?tag_from=wp_cb_mostPopular_list >> >> Rabu, 29 Apr 2020 18:00 WIB >> >> *Duh! Jokowi Akui Stok Beras hingga Gula Defisit* >> >> Danang Sugianto - detikFinance >> >> >> Presiden Joko Widodo menunda pembahasan RUU Omnibus Law Ciptaker, Jumat >> (24/4). Foto: Dok. Biro Sekretariat Presiden/Muchlis >> Jakarta - >> >> Presiden Joko Widodo (Jokowi) masih mengkhawatirkan prediksi dari Food >> and Agriculture Organization (FAO) tentang potensi adanya krisis pangan di >> tengah pandemi Corona. Oleh karena itu dia kembali mengingatkan para >> menterinya untuk menjaga stok bahan pangan. >> >> Jokowi menginstruksikan para menterinya untuk melakukan hitungan cepat >> atas kebutuhan bahan pokok setiap provinsi. >> >> "Agar dihitung mana provinsi yang surplus, mana provinsi yang defisit, >> berapa produksinya, semuanya harus kita hitung," tuturnya saat membuka >> rapat terbatas secara virtual, Selasa (28/4/2020). >> >> Menurut laporan yang diterima Jokowi, sederet komoditas kebutuhan pokok >> masih terjadi defisit di beberapa provinsi. Seperti stok beras ternyata >> defisit di 7 provinsi. >> Baca juga: Jokowi Minta Kementan Buka Lahan Sawah Baru, Kok Anggarannya >> Nol? >> >> Lalu stok jagung terjadi defisit di 11 provinsi, stok cabai besar defisit >> di 23 provinsi, stok cabai rawit defisit di 19 provinsi. >> >> "Stok bawang merah diperkirakan juga defisit di satu provinsi dan stok >> telur ayam defisit di 22 provinsi," tambahnya. >> >> Selain itu stok untuk gula pasir juga diperkirakan defisit di 30 >> provinsi. Lalu stok bawang putih juga diperkirakan defisit di 31 provinsi. >> >> Hanya stok untuk minyak goreng yang diperkirakan cukup untuk 34 provinsi.. >> >> Jokowi pun meminta agar dilakukan pendistribusian yang baik. Tujuannya >> untuk memenuhi kebutuhan pokok dari daerah yang surplus ke daerah yang >> defisit. >> >> "Oleh sebab itu transportasi distribusi pangan antar provinsi, antar >> wilayah, antar pulau tidak boleh terganggu," tegasnya. >> Baca juga: Kementan Klaim Panen Beras Surplus 6,4 Juta Ton, DPR: Yakin? >> >> Simak Video "Jokowi Soroti Stok Beras, Bulog Diminta Beli Gabah Petani" >> >> (das/eds) >> >> >> >
