Bung Djie,
Berita tsb dibawah berasal dari surat kabar atau berita TV news dari mana?
Sebab kami yg di North America/Kanada tidak mengetahui bhw Gubernur dari
California, Jerry Brown, akan melakukan penyelidikan ttg orang/pasien2 yg
meninggal sebelum terjadi wabah di Wuhan. Padal saya setiap hari melihat semua
berita ttg coronavirus dari berita2 dari North America. Apa berita semacam ini
di "block" disini? Kalau memang betul kasus2 coronavirus sudah ada sebelum
bulan Desember, konsekwen nya sangat merugikan Amerika. Dan barangkali
coronavirus ini bisa juga asalnya dari biological weapon dari Amerika dimana
berita nya di tutup2 i. Berita masih simpang-siur ttg asalnya Covid-19 dimana
apakah Covid-19 bisa terjadi dari alam/secara almiah (misal: kelelawar) atau
diciptakan di laboratory? Harap saja, penyelidikan lebih lanjut yg trasparen
bisa menjelaskan asal usulnya.
Salam, BH Jo
On Wednesday, April 29, 2020, 09:49:05 PM PDT, kh djie [email protected]
[GELORA45] <[email protected]> wrote:
( Selasa 28/4) Ini adalah berita terbaru hari ini, sesuai informasi yg
diterima dari media resmi di Amerika , bahwa Gubernur negara bagian California
Jerry Brown lakukan gabrakan yang sangat penting , dia memerintahkan jajarannya
melakukan atopsi terhadap mayat pasien yang meninggal setelah Desember tahun
lalu yg sesuai data mati disebabkan karena penyakit flu . Tujuannya adalah
untuk mengatahui secara pasti dan membutikan sesunggahnya mulai kapan Covid 19
telah beredar di tengah masyarakat California . ini juga sangat mendesak dan
penting agar ilmu kesehatan memberi manfaaat dan arti bagi kehidupan. dalam
jumpa pers dia menegaskan bahwa tidak hanya California saja yang melakukan
penelitihan ini, tapi negara bagian lain di Amerika Serikat juga akan melakukan
hal yang sama, California hanya yang mulai duluan. Karena semua pemerintah
negara bagian ingin jelas dan terbuka atas masalah sesungguhnys, bukan
menutupinya. Sebab Covid 19 telah memberi pukulan dan dampak negatif sangat
besar terhadap perekonomian Amerika , maka mengungkapkan kebenran adalah hal
yang tidak bisa dihalang oleh pihak manapun.
Dua hari lalu dinas kesehatan kebupaten San Diego California telah lakukan
penelitihan terhadap 3 mayat yang menginggal dengan data penyakit flu , hasil
atopsi menunjukan bahwa mereka sesungguhnya meninggal karena positif Covid 19
, dimana 3 warga ini masing-masing meninggal pada tanggal 6/2, 17/2 & 6/3. Dan
sesuai data resmi pemerintahan menunjukan ke 3 warga tersebut semasa hidup
tidak pernah ke RRC ,dan kematian mereka yang sangat awal ini membuka suatu
kenyataan yang sangat ditakuti pemerintahan Donald Trump , dimana ini
membuktikan bahwa Covid 19 telah ada ditengah masyarakat Amerika jauh sebelum
timbulnys kasus di RRC . Setalah mendapat laporan resmi tersebut Gubernur
California menginstruksi adakan penelitihan mendalam lebih lanjut . menurut
dinas kesehatan setempat , 3 warga yang meninggal itu hanya bagian kecil dari
gunung es yg ada, dimana masih banyak kasus dibelakangnya yang menunggu , bahwa
sangat banyak pasien yang meninggal karena Covid 19 di Amerika tetapi dalam
laporan medis hanya ducatat dan diakui meninggal karena flu biasa. Berita di
atas langsung mengempar Amerika dan dunia. Karena Trump terus mengelak dan
menutupi kebenaran , bahkan sengaja memganti sebutan nama Covid 19 menjadi
Virus China . Tujuan sengaja memfitnah dan menuduh agar memberi tekanan kepada
RRC, bahwa Covid 19 berasal dari RRC.
Dengan hasil atopsi mayat-mayat di California telah menunjikan bahwa
sesungguhnya Covid 19 telah lama ada di Amerika dan telah menyebabkan banyak
warga Amerika meninggal jauh sebelumnya. Hanya pemerintah Amerika tidak berani
mengakuinya dan selalu usaha menutup fakta yang ada, dengan sengaja mencatat
pasien positif covid 19 sebagai pasien penyakit flu biasa.
Setelah mengkambing hitam RRC , Trump berusaha menekan WHO dengan menghentikan
bantuan dana kepada WHO. Kini Trump telah gagal dengan tuduhan-tuduhan fiktif
yang terus dilontarkannya, bahkan kebohongan-kebohongannya justru menjadi beban
yang kian berat menimpah dipundaknya sendiri. Dimana juga kita diketahui kapal
induk Theodore Rooseveit milik Amerika yang berlayar di tengah samudra bebas
berbulan-bulan jauh sebelum kasus covid 19 timbul , namun tentara di kapal
induk yang tidak berhubungan dengan pihak luar tersebut terpapar positif covid
19 , ini membuktikan Covid 19 di kapal induk tersebut dibawa dari daratan
Amerika bukan berasal dari negara lain manapun. Hal yang sama juga terjadi di
kapal-kapal selam Amerika, banyak tentara AS di kapal selam yang positif Covid
19, sedangkan kapal-kapal selam yang tidak mungkin kontak langsung dengan pihak
luar tersebut telah berlayar berbulan-bulan didalam lautan . ini juga buktikan
bahwa tentara AS yang membawa Covid 19 dari darat Amerika ke dalam kapal selam.
Bukti-bukti di atas menjelaskan bahwa Covid 19 telah ada di Amerika jauh
sebelum ditemukannya virus Corona / Covid 19 di RRC. hanya pemerintah Amerika
dibawah President Trump tidak mau mengakuinya , bahkan berusaha dengan segela
cara untuk menutup fakta.
Dengan penelitihan resmi di California menhatopsi mayat-mayat membuktikan Covid
19 telah ada di Amerika jauh sebelum kasus Covid 19 muncul di RRC , ini juga
bisa menarik suatu kesimpulan bahwa Covid 19 lebih mungkin berasal dari Amerika
dari pada bermula di RRC .
Kini topeng Trump telah mulai terbuka. Trump berusaha keras menutupi fakta
dengan tidak mau umumkan kebenaran yang ada . Tujuannya agar tidak dinilai
tidak miliki kemampuan dalam mencegah dan hentikan virus Covid 19 , serta
khwatir hilang kepercayaan di mata warga masyarakat Amerika . Awalnya
pemerintah Trump menganggap enteng terhadap Covid 19 dan mengabaikan penyakit
ini , dan sengaja menutup teliga mendengar laporan dan berita tentang virus
corona , diluar dugaan awal mereka ternyata keganasan Covid 19 jauh diatas
perkiraan mereka sebelumnya. Sampai akhirnya Trump tidak mampu menutup
kenyataan lagi, dan keadaan memaksanya secara pelan mulai mengakui adanya
covid 19 di Amerika , namun bisa fakta menunjukan dalam waktu singkat angka
yang terpapar covid 19 dan angka kematian di Amerika adalah yang tertinggi di
dunia. Ini juga buktikan bahwa Covid 19 telah lama terpendam di daratan Amerika.
Saat ini kepercayan masyarakat Amerika terhadap kemampuan Trump ada di titik
terendah, jabatan presiden di priode ke 2 yg diimpikannya mungkin sudah tidak
ada harapan.
Pemerintah-pemerintah negara bagian Amerika serikat mulai menuntut tanggung
jawab Trump, mereka mengatakan Trump sangat tidak seriu. tidak mampu dan tidak
trasfaran dalam mencegah Covid 19 yang mengakibatan terjadinya mala petaka di
Amerika , dan melakukan banyak kesalahan yang dinilai sangat bodoh. Memang
Trump tetap miliki kelompok masyarakat yang mendukungnya yg selalu aktif
lalkukan mendemontrasi mendukung Trump . Namun sebagian besar masyarakat
Amerika yang menantang Trump dan meminta pertanggung jawab Trump dengan
melakukan demontrasi untuk meneriakan ketidak mampuan Trump, mereka adakan
demontrasi di depan Trump Plaza .
Saat ini ada 2 Gubernur negara bagian yang terang-terangan menantang Trump.
Mereka adalah Gubernur New York dan Gubernur California. Dalam pernyataan
resmi Gubernur New York Andrew Cuono mengatakan Trump sangat tidak terbuka dan
tidak miliki kemampuan dan sengaja tutup fakta dalam mencegah Covid 19 di
Amerika , sesuai data yang ada warga yang terpapar Covid 19 di New York saja
telah menyentuh angka 250.000. Sedangkan Gubernur California menegaskan bahwa
jika Trump tidak mengakui kesalahan dalam tangani Covid 19, California tidak
abaikan untuk merdekakan diri , dan melepas diri dari Kepemerintahan
Perserikatan Amerika Serikat. Dan akan bertindak berlaku berbagai cara sebagai
negara merdeka untuk bertidak dengan kebijakan di bidang medis mereka sendiri
dan membeli serta mendatangkan alat kesehatan sendiri dari negara lain.
Seperti kertas yang tidak mungkin mampu membungkus api, kebohongan-kebohongan
Trump terungkap dan tidak mungkin bisa ditutup lagi, saat topeng terakhirnya
dibuka maka semua kebenaran akan muncul, mungkin nantinya sejarah akan mencatat
bahwa Virus Covid 19 bermula dan berasal dari Amereka , dan karena tindakan
Trump yang sangat tidak terpuji telah membuat banyak orang mati di dunia karena
Covid 19. ini mengkin menjadi tragedi kemanusiaan terbesar di abad ini.