Iyaaa, BETUUUL, sekarang "Negara Dan Revolusi" tulisan Lenin itu, dalam bhs. Indonesia bisa dibaca di Internet: https://www.marxists.org/indonesia/archive/lenin/1917/negara/index.htm

Saya saat keluar ke HK ditahun 1976, juga membawa keluar 2 buku ukuran saku, dalam bhs. Indonesia, Lenin - "Negara dan Revolusi" dan Mao Tsetung "Kutipan Kata2 Mao", yang ditahun '67 sudah dicetak oleh Pustaba Bahasa Asing di Tiongkok. Hanya 2 buku kecil itu saja yang bisa saya bawa keluar dari Tiongkok, ... sungguh bersyukur bisa lolos dari pemeriksaan imigrasi koloni Inggris.

Tapi, ... setelah begitu banyak dan dengan mudahnya tulisan, karya-karya klasik maupun terkini yang bisa dibaca, saya jadi lebih suku membuka dan membacanya di computer saja, buku hanya sekali-kali saja saya buka, ... dan, saya selalu berpikir teori-teori itu bukan digunakan untuk dikunyah-kunyah sampai ngelotok dan hafal apa yang dikatakan Guru-guru Besar itu, yang lebih PENTING bisa digunakan untuk menganalisa dan menemukan jalan keluar bagi situasi yang dihadapi nyata! Jangan kata-kata itu dianggap sebagai KEBENARAN MUTLAK, sebagao DOGMA yang sedikitpun TIDAK BOLEH di kritik, begitu sedikit beda saja sudah dianggap nyeleweng, dianggap REMO dan, lebih celaka lalu dianggap MUSUH yang patut diganyang dan boleh diperlakukan secara TIDAK MANUSIAWI, dianiaya bahkan dibunuh seenak udelnya, ... Itulah yang selama ini terjadi saat Sovyet Uni dibawah Stalin dan Mao khususnya dimasa RBKP juga terjadi! Apapun kesalahannya, perlakukanlah manusia itu sebagai MANUSIA, ...! Apalagi kalau hanya SEBATAS perbedaan pandangan ideologi/politik, hendaknya bisa mengutamakan PENDIDIKAN, ... boleh-boleh saja diperdebatkan dan ingat, KEBENARAN Teori itu dibuktikan dalam PRAKTEK! Bukan diperdebatkan secara teori ke teori saja, ...!


Salam,

ChanCT


Sunny ambon [email protected] [GELORA45] 於 2020/5/1 下午 11:34 寫道:

State and Revolution (Negara dan Reolusi) ada di internet bisa dilihat atau dibaca.

On Fri, May 1, 2020 at 4:16 PM kh djie [email protected] <mailto:[email protected]> [GELORA45] <[email protected] <mailto:[email protected]>> wrote:

    Bung Chan,
    Buku Negara dan Revolusi hasil terjemahan dari tulisan Lenin sudah
    lama terbit di Indonesia jauh sebelum peristiwa 1965. Yang
    menterjemahkan adalah Hadi dari Lekra, yang juga anggota MPRS.
    Hadi pernah mengeluh di depan mahasiswa di Bandung kalau jumlah
    buku yang dicetak oleh bagian Agitasi dan Propaganda PKI itu
    dibatasi, dianggap tidak sesuai dengan garis politik Dua Aspek
    dari pimpinan PKI. Hadi meninggal di penjara, karena tidak diberi
    obat. Penderita sakit jantung dan diabetes.
    Istrinya terkenal di Surabaya sebagai hakim tukang becak
    Yang melanggar didenda se-ringan2nya. Kalau tak mampu bayar,
    dibayar si hakim sendiri. Kalau dia naik becak, tukang becaknya
    tidak mau dibayar. Dia tetap bayar, bilang buat jajan anak2.
    Adiknya bu hakim ini saya kenal, mahasiswi Kimia Teknik ITB, 3
    tahun di bawah saya. Waktu itu saya asistent di lab. Unit
    Processes, jadi kenal angkatan 3 tahun di atas dan 3 tahun di
    bawah saya.


Kirim email ke